Kebiasaan yang terbentuk ketika berada di jepang

Kebiasaan yang terbentuk ketika berada di jepang | Lowongan kerja tki terbaru 2018 ex magang jepang non imm GRATIS!! | Lowongan Jepang

Sebelum masuk silahkan Like Fanpage Kami...! Close Lowongan Jepang

»Gratis informasi Lowongan Magang Jepang terbaru

»Gratis tips & Konsultasi menghadapi Seleksi

Kebiasaan yang terbentuk ketika berada di jepang

Kebiasaan yang terbentuk ketika berada di jepang

Kalian tidak percaya? Coba kalian tanya teman kalian yang sedang tinggal di Jepang, apa ini benar atau tidak.

Inilah Kebiasaan Yang Akan Terbentuk Ketika Kamu Tinggal Di Jepang, Tapi Tidak Akan Berguna Di Negara Kita!


1. Lupa cara untuk mengunci pintu. Bahkan ketika kalian ingat, kalian tidak akan peduli.

Lupa cara untuk mengunci pintu.


2. Berpikir semua polisi itu baik dan ramah. Mereka bercanda dengan kamu, dan bahkan meminjamkan uang untuk ongkos taxi.

polisi jepang


3. Mereka tidak tahu uang palsu itu seperti apa karena tidak ada yang seperti itu di Jepang. Kecuali, uang fotokopi.

uang palsu jepang


4. Tidak pernah mengunci sepeda ketika berhenti di suatu tempat untuk suatu keperluan. Tidak ada yang pernah dicuri meskipun meninggalkan barang bawaan di sepeda. Di Indonesia? Kalian harus siap beli sepeda baru.

sepeda di jepang


5. Minum air keran ketika merasa haus. Kalau minum air keran di Indonesia bakalan keminum apa ya? Ecoli? Giardia? Shigella? Entamoeba histolytica? Di Indonesia, minum air keran dikira norak.

Minum air keran di jepang

6. Tidak pernah menghitung uang kembalian dari kasir. Uangnya selalu pas, dan tidak ditukar dengan permen, atau ditawarkan untuk disumbangkan.

uang kembalian dari kasir

7. Membungkukkan badan ke semua orang termasuk ke orang asing. Di Jepang, sangat umum untuk membungkukkan badan.

Membungkukkan badan ke semua orang termasuk ke orang asing


8. Tidak pernah melakukan double-check kualitas produk yang dibeli di tempat, termasuk laptop. Tidak ada barang palsu di Jepang.

double-check kualitas produk yang dibeli di tempat, termasuk laptop

9. Tidak pernah melihat kiri-kanan ketika menyeberang jalan. Di Indonesia, kayaknya perlu untuk senam leher lebih dulu.

Tidak pernah melihat kiri-kanan ketika menyeberang jalan


10. Bertelanjang kaki ketika di rumah. Kalau di Indonesia, sepertinya masih banyak yang bertelanjang kaki juga.

Bertelanjang kaki ketika di rumah


11. Tidak pernah bertanya siapa sebelum membuka pintu.

Tidak pernah bertanya siapa sebelum membuka pintu.

12. Tahu bagaimana cara membuang sampah. Sampah yang bisa dibakar atau tidak bisa dibakar? Bahkan kita harus melihat kalender untuk mengetahui sampah jenis apa yang boleh dibuang hari ini.

Kotak sampah di jepang

13. Menjadi pemakan sayuran.

pemakan sayuran








14. Mulai berpikir kalau pembajakan itu ilegal.

berpikir kalau pembajakan itu ilegal

15. Kehilangan keingintahuan untuk makan di restoran. Semua restoran terlihat sama di Jepang. Menu yang sama, harga yang sama.

restoran di jepang

16. Meletakkan payung di tempat payung di luar rumah. Tidak masalah. Tidak akan ada yang mencurinya.

Meletakkan payung di tempat payung di luar rumah

17. Tidak tahu bagaimana cara memilih sayuran yang berkualitas. Semuanya terlihat bagus di supermarket.

Tidak tahu bagaimana cara memilih sayuran yang berkualitas

18. Tidak bisa menawar. Semua harga di Jepang sudah nett.

Tidak bisa menawar. Semua harga di Jepang sudah nett.


19. Tidak tahu bagaimana cara membuka pintu, kecuali pintu rumah sendiri, karena semuanya menggunakan pintu otomatis.

pintu otomatis di jepang


20. "Sumimasen" jadi kata-kata yang umum diucapkan.

"Sumimasen"


21. Lupa cara berselisih. Jepang sangat damai.

Lupa cara berselisih. Jepang sangat damai


22. Tidak perlu membawa kertas tissue ketika pergi. Setiap toilet umum mempunyai kertas toilet.

Tidak perlu membawa kertas tissue ketika pergi


23. Terbiasa membawa 2 dompet. Satu untuk uang kertas. Satu untuk uang koin.

Terbiasa membawa 2 dompet. Satu untuk uang kertas. Satu untuk uang koin.


24. Tidak perlu khawatir tidak ada lift untuk pengguna kursi roda atau kereta bayi.

Tidak perlu khawatir tidak ada lift untuk pengguna kursi roda atau kereta bayi.


25. Percaya penuh dengan ramalan cuaca. Kalau dikatakan tidak akan hujan jam 2 siang, maka saya akan keluar jam 3 siang tanpa payung.

Percaya penuh dengan ramalan cuaca di jepang


26. Tidak perlu khawatir dengan sedikitnya jumlah makanan yang dibeli.

Tidak perlu khawatir dengan sedikitnya jumlah makanan yang dibeli


27. Cenderung percaya kalau sea food lebih murah daripada daging.

Cenderung percaya kalau sea food lebih murah daripada daging.


28. Sangat merasa bahwa membuang sampah dan meludah sembarangan adalah tindakan yang jahat.

Sangat merasa bahwa membuang sampah dan meludah sembarangan adalah tindakan yang jahat.


29. Tidak perlu khawatir akan terdiskriminasi karena perbedaan aksen.

Tidak perlu khawatir akan terdiskriminasi karena perbedaan aksen


30. Tidak perlu khawatir akan dicap aneh oleh orang karena "hanya mencoba tidak membeli" di toko mainan. Kalau di Indonesia? Mungkin penjual malah akan marah-marah.

Tidak perlu khawatir akan dicap aneh oleh orang karena "hanya mencoba tidak membeli"


31. Berpikir bahwa kota yang bersih adalah kebutuhan dasar manusia.

Berpikir bahwa kota yang bersih adalah kebutuhan dasar manusia.


32. Berpikir kalau setiap sudut tempat umum harus mempunyai vending machine.

Berpikir kalau setiap sudut tempat umum harus mempunyai vending machine.


33. Melupakan paham "barang murah semuanya jelek". Karena toko 100 yen (sekitar 10.000an) memang sangat murah tapi sangat bagus!

Melupakan paham "barang murah semuanya jelek". Karena toko 100 yen (sekitar 10.000an) memang sangat murah tapi sangat bagus!


34. Percaya kalau semua sale dan diskon di suatu toko itu benar-benar sale dan diskon. Saya rasa, di Indonesia masih ada yang menaikkan dulu harga dasar barangnya.

Percaya kalau semua sale dan diskon di suatu toko itu benar-benar sale dan diskon


35. Bersiaplah untuk terkejut ketika ada berita tentang kecelakaan. Di Jepang, sangat sedikit kecelakaan yang terjadi karena memang tingkat disiplin orang Jepang di Jalan sangatlah tinggi.

Di Jepang, sangat sedikit kecelakaan yang terjadi karena memang tingkat disiplin orang Jepang di Jalan sangatlah tinggi.


36. Berpikir kalau membuat kesalahan itu adalah hal yang aneh.

Berpikir kalau membuat kesalahan itu adalah hal yang aneh.


37. Berpikir kalau semua makanan itu aman dan bersih.

Berpikir kalau semua makanan itu aman dan bersih.


38. Terbiasa dengan menunggu transportasi publik sesuai jadwal. Waktu keterlambatan kereta api di Jepang cuma 0,19 detik!

Terbiasa dengan menunggu transportasi publik sesuai jadwal. Waktu keterlambatan kereta api di Jepang cuma 0,19 detik!


39. Merasa normal bertemu dengan orang tua dengan semangat yang tinggi.

Merasa normal bertemu dengan orang tua dengan semangat yang tinggi.


40. Percaya kalau iklan itu benar.

Percaya kalau iklan itu benar.


41. Walaupun tidak ada yang melihat, tetap mengangguk ketika sedang berbicara di telepon.

Walaupun tidak ada yang melihat, tetap mengangguk ketika sedang berbicara di telepon.

Biasanya orang Jepang mengangguk dan mengatakan "Hai, Hai..." di telepon.


Biasanya orang Jepang mengangguk dan mengatakan "Hai, Hai..." di telepon.


42. Keluar dari kereta secara otomatis untuk memberi jalan kepada orang di belakang ketika kereta nya terlalu penuh.

Keluar dari kereta secara otomatis untuk memberi jalan kepada orang di belakang ketika kereta nya terlalu penuh.


43. Menekan tombol lantai kemudian menahan tombol buka secara alami untuk pengunjung lain di dalam lift.

Menekan tombol lantai kemudian menahan tombol buka secara alami untuk pengunjung lain di dalam lift.


44. Tidak pernah membunyikan klakson ketika menyetir. Tidak pernah membunyikan bel ketika naik sepeda.

Tidak pernah membunyikan klakson ketika menyetir. Tidak pernah membunyikan bel ketika naik sepeda.


45. Berbicara "Japanglish" ketika berbicara "English".


Berbicara "Japanglish" ketika berbicara "English".


46. Tidak perlu khawatir walaupun resleting tasmu terbuka. Bahkan ketika meninggalkannya di kursi ketika pergi untuk memesan kopi starbucks.

Tidak perlu khawatir walaupun resleting tasmu terbuka. Bahkan ketika meninggalkannya di kursi ketika pergi untuk memesan kopi starbucks.


47. Berdiri di sebelah kiri eskalator, memberikan jalan untuk orang lewat di sebelah kanan (untuk Osaka, ada di sisi sebaliknya).

Berdiri di sebelah kiri eskalator, memberikan jalan untuk orang lewat di sebelah kanan (untuk Osaka, ada di sisi sebaliknya).


48. Menyimpan sampah di dalam tas dan membuangnya di rumah.

Menyimpan sampah di dalam tas dan membuangnya di rumah.


49. Selalu membawa sapu tangan dan asbak portable.

Selalu membawa sapu tangan dan asbak portable.


50. Menunggu sampai lampu lalu lintas bewarna hijau meskipun tidak ada mobil yang lewat di jalan.

Menunggu sampai lampu lalu lintas bewarna hijau meskipun tidak ada mobil yang lewat di jalan.


51. Antri untuk semua hal.

Antri untuk semua hal.


52. Merasa wajar ketika menerima bungkukan badan di tempat pelayanan umum.

Merasa wajar ketika menerima bungkukan badan di tempat pelayanan umum.


53. Meletakkan handphone dan dompet di saku belakang, setengahnya dibiarkan terlihat oleh mata orang.

Meletakkan handphone dan dompet di saku belakang, setengahnya dibiarkan terlihat oleh mata orang.

Kalau di Indonesia, sepertinya sudah hilang begitu saja diambil copet.


54. Duduk di taman dengan bebas. Di Jepang banyak sekali taman yang tersebar.

Duduk di taman dengan bebas. Di Jepang banyak sekali taman yang tersebar.


55. Membersihkan sepatu sekali dalam setahun. Kok bisa?

bersih sekali kan jalanannya? Tidak perlu lagi repot-repot membersihkan sepatu saking bersihnya jalanan di Jepang.

Lihat, bersih sekali kan jalanannya? Tidak perlu lagi repot-repot membersihkan sepatu saking bersihnya jalanan di Jepang.


56. Tidak pernah mengecek apakah ada tissue toilet di dalam toilet karena hampir semuanya adalah toilet elektronik.

Tidak pernah mengecek apakah ada tissue toilet di dalam toilet karena hampir semuanya adalah toilet elektronik.


57. Jangan merokok di jalanan. Carilah smoking area.

Jangan merokok di jalanan. Carilah smoking area.


58. Tidak perlu mencuci sayuran dengan benar. Bahkan terkadang memasaknya langsung tanpa mencucinya.

Tidak perlu mencuci sayuran dengan benar. Bahkan terkadang memasaknya langsung tanpa mencucinya.


59. Tidak panik ketika gempa terjadi.


Tidak panik ketika gempa terjadi.


60. Naik kereta api, pergi bekerja, membayar tagihan, semuanya tepat waktu.

Naik kereta api, pergi bekerja, membayar tagihan, semuanya tepat waktu.


Semua kebiasaan ini dapat terjadi karena tingkat sosial masyarakat Jepang yang tertata dengan sangat baik, contohnya, tingkat kriminalitas yang rendah.

Demikian artikel Kebiasaan yang terbentuk ketika berada di jepang semoga bermanfaat,,

Bagi Anda yang tertarik dengan kebudayaan jepang, anda bisa mengikuti program pemagangan ke jepang, pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »


reff: kaskus.co.id/thread/53684be7ab07e721518b45e3/60-kebiasaan-yg-terbentuk-ketika-km-hidup-di-jepang-tp-tdk-akan-berlaku-di-indonesia

BAGI CALON PESERTA YANG AKAN MENGIKUTI SELEKSI PEMAGANGAN KE JEPANG ANDA WAJIB MELIHAT DAN MEMPELAJARI 2 VIDEO BERIKUT »



Google+ Followers

INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG

INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG
INFO LOWONGAN KERJA PROGRAM PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG MELALUI JALUR IM JAPAN (IMM JAPAN) KERJA SAMA DISNAKERTRANS DAN JALUR SWASTA (NON IMM) UNTUK PRIA DAN WANITA

Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding

Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding
Jasa Video Shooting dan Fotografer Wedding murah di jakarta, untuk berbagai acara misalnya: Pernikahan, prewedding, ulang tahun, famili gathering, seminar, outbond, rapat, workshop dan acara lainnya yang membutuhkan documentasi.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More