April 2014

Sebelum masuk silahkan Like Fanpage Kami...! Close Lowongan Jepang

»Gratis informasi Lowongan Magang Jepang terbaru

»Gratis tips & Konsultasi menghadapi Seleksi

peserta diklat magang jepang

Diklat Pendidikan Kenshusei

Pendidikan dan Pelatihan Program Magang Jepang

seleksi magang jepang

Seleksi Magang Jepang

tes Seleksi Meliputi:Interview, dokument, psykotest, Medical Check up, FMD(lari, push up, sit up) dan Tes Bahasa Jepang dan Matematika dasar

kontrak magang jepang

Kontrak Magang Jepang

Kontrak Magang dan Proses Pemberangkatan Peserta Diklat .

hak dan kewajiban

Kerja Magang Jepang

Peserta magang di jepang wajib menyelesaikan Kontrak magang kerja di jepang selama 3 tahun sesuai dengan bidang industri dan lokasi penempatan.

sukses magang ke jepang

Sukses Magang Jepang

Peserta yang telah Menyelesaikan Kontrak Magang di jepang wajib pulang ke indonesia dan akan menerima:-Sertifikat Keterampilan dari JITCO, IM Japan, dan Tunjangan modal usaha

Larangan Melarikan diri bagi peserta magang (Menjadi Pekerja Ilegal)

Tki Ilegal di jepang
Larangan Melarikan diri bagi peserta magang (Menjadi Pekerja Ilegal)


Disesalkan bahwa sejumlah kecil dari para trainee dan peserta magang teknis yang datang ke Jepang melarikan diri, dan mengundurkan diri dari pelatihan atau kemitraan teknis.

Kasus seperti ini secara kasar dapat dibagi menjadi dua jenis: Kasus pertama adalah karena tidak ada niat untuk menerima pelatihan di Jepang, namun hanya ingin memperoleh uang.

Para trainee/peserta magang seperti ini dengan cepat akan melarikan diri begitu mereka memasuki Jepang.
Kasus kedua adalah tergoda oleh tawaran-tawaran seperti “ada tempat kerja lainnya dimana Anda dapat menghasilkan uang lebih banyak” selama pelatihan dan magang teknis.

Ingatlah bahwa ketika Anda mengikuti pelatihan, Anda di dukung oleh banyak orang, termasuk orang-orang yang berada di dalam organisasiyang mengirimkan Anda dari Negara asal, sama halnya dengan orang-orang terkait

yang ada di Jepang.

Meskipun hal ini tidak diketahui oleh orang-orang yang melarikan diri, jika melarikan diri dari pelatihan/magang
teknis akan membawa masalah bagi orang orang yang mendukung Anda. Perusahaan-perusahaan dan asosiasi-asosiasi penerima tempat para trainee yang melarikan diri akan diberi peringatan keras oleh organisasi terkait, termasuk Biro Imigrasi.


Dalam beberapa kasus, perusahaan ini mungkin saja tidak dapat menerima para trainee baru dalam waktu tiga tahun kedepan.
Rekan kerja dari para trainee atau peserta magang teknis yang melarikan diri akan diperiksa secara ketat di semua aspek, untuk mencegah lebih banyak lagi orang yang mengundurkan diri. Yang terburuk, Biro Imigrasi
dapat meninstruksikan perusahaan untuk segera memulangkan semua trainee dan peserta magang ke Negara asal mereka – meskipun mereka yang tidak ada kaitannya dengan peserta yang melarikan diri.

Organisasi yang mengirimkan para trainee yang melarikan diri harus bekerja keras untuk mengetahui dimana orang yang melarikan diri tersebut, dan dalam beberapa kasus peserta yang melarikan diri dapat mempengaruhi
keluarga mereka di Negara asal. Pada satu kasus, banyak wakil dari media masa yang mengunjungi keluarga dari trainee atau peserta magang teknis yang melarikan diri untuk memperoleh pemberitaan, dan menyebabkan
masalah bagi orang lain di daerah tempat tinggal keluarga tersebut.

Para trainee atau peserta magang teknik yang melarikan diri akan menjadi “penduduk asing ilegal” atau “pekerja ilegal” dan akan ditahan oleh polisi. Trainee atau peserta magang teknis yang melarikan diri(ILEGAL) dari kewajibannya
akan berhadapan dengan penjara, dengan atau tanpa tenaga kerja, sampai dengan 3 tahun,
atau denda dengan jumlah sampai 3.000.000 yen (27.300 dolar AS), atau keduanya.

Sebagai tambahannya, periode penolakan memasuki Jepang paling pendek akan berlaku selama satu
tahun dan paling lama sampai dengan 10 tahun.


Melarikan diri dari kewajiban menyebabkan banyak masalah, dan juga akan merusak karier
mereka yang melarikan diri. Jika Anda tergoda juga, pertimbangkanlah tujuan Anda datang ke
Jepang dan bertindaklah dengan pertimbangan yang hati-hati.


Karena itu bagi peserta yang akan mengikuti program pemagangan ke jepang jangan tergiur dengan lembaga yang mengiming-imingi system potong gaji karena organisasi penerima di jepang tidak mengenai system tersebut, lihat kembali gaji yang ditawarkan lembaga pengirim, Di Jepang ada kota-kota besar seperti
Tokyo dan Osaka, sementara ada pula kotakota kecil dan desa-desa. Pertimbangkan daerah yang akan Anda tuju.

Mohon dimengerti bahwa para calon pelatihan/ magang teknis yang datang ke Jepang bersama-sama dengan Anda mungkin akan disebarkan ke perusahaan-perusahaan yang berbeda, sehingga Anda dan teman Anda
mungkin saja terpisah. Salah memilih Lembaga Pengirim/ Sending Organization (SO) menentukan nasib peserta magang di jepang

BERIKUT DATA PESERTA KELUAR PROGRAM (MELARIKAN DIRI/ ILEGAL)

NOVIE RIANTO BENGKULU 24-06/231 PEMASANGAN PAPAN/JALUR UTK BETON TMT MELARIKAN DIRI : 11 JUNI 2013

EDWIN ROLLEN SUMATERA SELATAN 23-04/218 MENDIRIKAN PERANCAH BANGUNAN TMT MELARIKAN DIRI : 10 JUNI 2013

RESTU FEBRIAN CANDRA BENGKULU 24-04/229 PEMASANGAN RANGKA BETON BANGUNAN TMT MELARIKAN DIRI : 27 MEI 2013

ASRI HAFIZAN BENGKULU 23-05/219 PERMESINAN TMT MELARIKAN DIRI : 09 MARET 2013

ADI RANTOSO JAWA BARAT 22-08/211 PENYELESAIAN AKHIR TMT MELARIKAN DIRI : 02 MARET 2013

HERMAN SUMATERA UTARA 22-02/205 PENGECETAN BANGUNAN TMT MELARIKAN DIRI : 21 JANUARI 2013

I GUSTI KOMANG EDI SUARBAWA BALI 21-11/203 PENGOLAHAN BATU DAN PEMASANGAN TMT MELARIKAN DIRI : 20 JANUARI 2013

SYLVA BIPATRA BENGKULU 24-05/230 MENDIRIKAN PERANCAH BANGUNAN TMT MELARIKAN DIRI : 16 JANUARI 2013

DEVIS OKTORIA BENGKULU 24-05/230 MENDIRIKAN PERANCAH BANGUNAN TMT MELARIKAN DIRI : 16 JANUARI 2013

DIDIK FERMAN ALYANA JAWA TIMUR 24-04/229 PRODUKSI PENGECORAN TMT MELARIKAN DIRI : 12 JANUARI 2013

KASIRIN BENGKULU 23-04/218 PEMASANGAN RANGKA BETON BANGUNAN TMT MELARIKAN DIRI : 10 JANUARI 2013

ABDUL HALIM HASIBUAN SUMATERA UTARA 23-06/220 PERMESINAN TMT MELARIKAN DIRI : 07 JANUARI 2013

NURKHOLIS LAMPUNG 23-08/222 OPERATION MESIN PRESS LOGAM TMT MELARIKAN DIRI : 04 JANUARI 2013


Demikian informasi Larangan Melarikan diri bagi peserta magang (Menjadi Pekerja Ilegal), semoga bermanfaat.
Bagi Anda yang ingin mengikuti seleksi magang ke jepang melalui Jalur Non IMM, pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »

Kerangka kerja dasar dari program magang ke jepang

kerangka dasar program magang jepang
Kerangka kerja dasar dari program magang ke jepang:

-Program-program ini terdiri dari kerangka kerja berikut ini:


① Para Trainee dan peserta magang teknis bukanlah pekerja yang tidak memiliki keahlian.

Para trainee dan peserta magang teknis harus terlibat dalam pelatihan dan magang

untuk membantu perkembangan sumber daya manusia internasional.


② Para trainee dan peserta magang teknis harus menerima pelatihan ditempat kerja (onthe-job training /OJT) pada lokasi produksi,selain mendapatkan pendidikan di dalam kelas, agar dapat memperoleh pengetahuan praktis teknis.


③ Para trainee dan peserta magang teknis harus dievaluasi kemampuan teknis mereka untuk memastikan telah terjadinya alih keterampilan.


④ Para trainee dan peserta magang teknis diharapkan menunjukkan keterampilan teknis yang mereka dapatkan di Jepang ketika mereka kembali ke Negara asal.


⑤ Para trainee dan peserta magang teknis akan tinggal di Jepang untuk memperoleh pelatihan dan magang teknis sampai maksimal 3 tahun.


⑥ Berdasarkan “Undang-Undang Pengendalian Imigrasi dan Penerimaan Pengungsi” (selanjutnya disebut Undang-Undang Pengendalian Imigrasi), keselamatan dan kesehatan, asuransi, bimbingan kehidupan sehari-hari, dan pemondokan dari para trainee dan peserta magang teknis merupakan tanggung jawab dari organisasi penerima.


⑦ Para peserta magang teknis akan diperlakukan sebagai para pekerja dibawah tanggung jawab dari perusahaan-perusahaan yang menerima para peserta magang teknis tersebut. Hak-hak mereka sesuai undang-undang atas upah, jam kerja, keamanan dan kesehatan, kompensasi pekerja, asuransi buruh/sosial,
akan dijamin.

demikian informasi Kerangka kerja dasar dari program magang ke jepang, semoga bermanfaat
Bagi Anda yang ingin mengikuti seleksi pemagangan melalui Jalur Non IMM, pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »

PENYERAHAN ASURANSI PESERTA PEMAGANGAN KE JEPANG PT BUDI AGUNG BINATARA

 PENYERAHAN ASURANSI PESERTA PEMAGANGAN KE JEPANG PT BUDI AGUNG BINATARA

PENYERAHAN ASURANSI PESERTA PEMAGANGAN KE JEPANG PT BUDI AGUNG BINANTARA
Pada hari Selasa, tanggal 19 November 2013, Direktur Bina Pemagangan menyerahkan secara simbolis asuransi kematian peserta pemagangan ke Jepang atas nama Muhammad Ratno yang diberangkatkan oleh Budi Agung Binatara. Tampak dalam foto Direktur Bina Pemagangan didampingi oleh Pimpinan Budi Agung Binatara menyerahkan asuransi kepada orang tua alm. M. Ratno.

Demikian Info tentang PENYERAHAN ASURANSI PESERTA PEMAGANGAN KE JEPANG PT BUDI AGUNG BINANTARA semoga bermanfaat.



Bagi Anda yang ingin mengikuti seleksi pemagangan melalui PT Budi Agung Binantara, pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »

Etika sikap kerja di perusahaan jepang

Artikel kali ini membahas tentang Etika budaya dan sikap kerja di perusahaan jepang, mari kita simak bahasannya berikut :
Bagi yang ingin bekerja di sebuah Perusahaan Jepang, baik perusahaan yang terletak di Indonesia atau di Jepang, alangkah baiknya untuk memperhatikan etika bekerjanya yang khas. Etika bekerja di Perusahaan Jepang tersebut, antara lain:
JAM KERJA DI PERUSAHAAN
Etika sikap kerja di perusahaan jepangJam kerja kebanyakan perusahaan di Jepang adalah dari pukul 9 pagi sampai 5 sore. Namun baru-baru ini sistem “waktu fleksibel” semakin banyak dipakai. Ini adalah sistem dimana karyawan punya kebebasan pada batas tertentu untuk menetapkan waktu kerja mereka sendiri. Sistem waktu fleksibel ini menjadi populer karena karyawan jadi dapat menghindari jam-jam pulang pergi yang paling sibuk dan dapat bekerja sesuai dengan pola kehidupan mereka. Di sisi lain, memang benar banyak orang yang merasa tidak enak untuk pulang kantor lebih dulu dibandingkan rekan-rekan atau para bos, meskipun pekerjaan mereka hari itu sudah selesai. Karena itu jangan lupa untuk menunjukkan sikap tenggang rasa terhadap mereka. Kalaupun Anda harus pulang lebih dulu, ada baiknya mengucapkan 「お先に失礼します」 O-saki ni shitsureishimasu yang artinya “Maaf saya permisi dulu”.
2. PENYEBUTAN NAMA DI TELEPON
Sulit untuk menggunakan ungkapan penghormatan yang tepat melalui telepon. Yang terpenting adalah untuk memperjelas antara Anda dan orang yang PENYEBUTAN NAMA DI TELEPONberada di ujung telepon atau“di dalam dan di luar”. Saat berbicara tentang orang di dalam kantor, gunakanlah ungkapan yang biasa seperti saat Anda mengacu kepada diri sendiri. Misalnya, ada telepon untuk Suzuki, presiden perusahaan. Di lingkungan perusahaan, Anda biasa memanggilnya Suzuki shachô, yang artinya Presiden Suzuki. Namun bagi orang luar, jangan gunakan ungkapan penghormatan atau jabatan resmi dari orang di perusahaan Anda. Jadi dalam hal ini Anda mengatakan: 鈴木は外出しています」Suzuki wa gaishutsu shite imasu yang artinya “Suzuki tidak ada di tempat saat ini”.
Kebetulan sekali nama yang paling umum di Jepang adalah Sato, Suzuki dan Takahashi. Namun ada banyak nama keluarga lagi dan beberapa diantaranya terdengar mirip. Karena itu jika Anda tidak dapat menangkap nama seseorang di kali pertama, jangan sungkan untuk minta dengan sopan agar si penelepon kembali mengulangnya. Dalam hal ini Anda harus mengatakan: 「もう一度お名前をお願いします」 Mô ichido, o-namae o onegaishimasu, yang artinya “Mohon bisa diulang lagi namanya?”.
3. PESTA PERUSAHAAN
PESTA PERUSAHAANPerusahaan-perusahaan di Jepang sering menggelar pesta untuk para karyawannya. Yang paling umum antara lain adalah pesta untuk karyawan baru, pesta perpisahan saat ada pergantian karyawan, dan pesta akhir tahun sebagai bentuk terima kasih atas hasil kerja dan dukungan selama setahun terakhir. Diantara rekan sekerja juga merupakan hal biasa untuk makan malam bersama seusai kerja, sambil minum minuman beralkohol atau teh. Jika Anda tidak minum minuman alkohol, tidak ada salahnya menolak, tapi sebaiknya gunakan kata-kata yang sopan. Cara yang sesuai untuk menolak adalah dengan menyertakan alasan dan ucapakan 「すみません、お酒を飲めないんです」 Sumimasen, o-sake wa nomenain desu, yang artinya “Maaf, tapi saya tidak dapat minum minuman beralkohol”. Pesta-pesta ini adalah kesempatan baik untuk mengenal semua orang, dan bahkan menemukan sisi lain yang tak terduga dari rekan sekerja Anda. Jadi datanglah jika Anda diundang.
4. HÔRENSO
Unsur dasar dalam komunikasi di sebuah perusahaan dikenal dengan istilah hôrensô. Kata hôrensô dibentuk oleh suku kata pertama dari tiga kata yaitu:
報告 hôkoku yang artinya “lapor”, 連絡 renraku yang artinya “kontak” dan 相談 sôdan yang artinya“konsultasi”. Sebenarnya istilah hôrensô ini juga merupakan bentuk sindiran karena terdengar sama denganhôrensô yang berarti bayam, sejenis sayuran. Jika Anda malas dalam melakukan hôrensô dalamHÔRENSO konteks bisnis, maka Anda mungkin akan salah membuat keputusan atau mengalami masalah bisnis. Jadi pastikan untuk terusmelakukannya.
Hôkoku – “melapor” – artinya melaporkan kemajuan pekerjaan Anda secara rutin agar atasan dan rekan kerja dapat langsung memberi tanggapan jika terjadi masalah.
Renraku – “kontak” – artinya menghubungi para atasan dan rekan kerja terkait rencana kerja dan jadwal-jadwal Anda. Anda juga harus selalu memberitahu mereka jika ingin langsung pulang ke rumah setelah membuat janji di luar atau jika Anda tidak masuk kerja.
Sôdan – “konsultasi” – artinya meminta petunjuk dan saran yang diperlukan. Jika Anda masih belum berpengalaman, janganlah malu bertanya apapun. Ada sebuah pepatah lama yang berbunyi “Bertanya, hanya akan membuat malu sementara. Tapi tidak bertanya, akan membuat malu selamanya”. Jadi jangan sungkan-sungkan untuk selalu bertanya.
5. BAGAIMANA MEMUJI SESEORANG DI TEMPAT KERJA

BAGAIMANA MEMUJI SESEORANG DI TEMPAT KERJASemangat kerja kita akan semakin meningkat jika mendapat pujian. Ada berbagai ungkapan untuk memuji seseorang. Misalnya, 「さすが」sasuga berarti “Persis seperti harapan saya”「いいですね」 ii desu ne berarti “Bagus sekali”「すばらしい」 subarashii berarti “Hebat!”dan 「お見事」 o-migoto berarti “Luar biasa!”. Tapi berhati-hatilah karena pujian seperti ini mungkin tidak hanya berdampak positif, tapi dapat juga menyebabkan memburuknya hubungan. Jika Anda secara sembarangan mengulang pujian tersebut, bisa jadi akan terdengar seperti sindiran ketimbang pujian, atau malah mengisyaratkan bahwa Anda menyalahkan atau meremehkan orang lain. Harap ingat pula dua aturan dasar berikut: Saat Anda memuji seseorang, lakukan di depan orang lain dan saat menegur, lakukan ketika tidak ada orang di sekitar Anda.
6. BAGAIMANA KALAU DIRAPIKAN?
“Kirei ni shitara?”
Perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan warga asing memiliki program pelatihan untuk mengajari mereka tata krama terkait bisnis dan juga penggunaan bahasa. Namun tetap saja “ambiguitas” yang menjadi ciri khas bahasa Jepang sering memunculkan masalah yang tidak terduga. Sebagai contoh: suatu hari seorang atasan mengatakan,「きれいにしたら?」 Kirei ni shitara?” kepada seorang anak buah yang mejanya berantakan. Namun keesokan harinya meja itu masih belum rapi. Si atasan sebenarnya meminta anak buahnya itu untuk segera membersihkan mejanya agar nampak rapi saat pelanggan berkunjung ke kantor mereka. Tapi keinginan ini sama sekali tidak dipahami si anak buah. Arti harfiah dari 「きれいにしたら?」Kirei ni shitara?” adalah “Saya pikir akan lebih baik jika meja Anda dirapikan”. Namun si anak buah menganggap kata-kata atasannya ini hanya sebagai saran, dan ia tidak melakukan apapun. Atasan tadi seharusnya menyuruh anak buahnya untuk membersihkan meja dengan jelas-jelas mengatakan, “Jangan simpan apapun di meja selain komputer Anda!” Satu rahasia bekerja di Jepang adalah memahami arti sebenarnya di balik perintah yang tidak jelas.
7. UNGKAPAN UNTUK KELANCARAN KOMUNIKASI
Di Jepang, pemikiran bahwa “Keharmonian adalah hal yang terbaik” masih sangat dipegang teguh dalam dunia bisnis. Ungkapan khas yang terkait dengan semangat itu adalah o-kage sama de, yang berarti “terima kasih kepada…/berkat...”. Ungkapan itu digunakan dalam contoh seperti: “Berkat Anda, kita bisa mendapatkan kontrak itu”. Walaupun mungkin sebenarnya Anda yang melakukan sebagian besar pekerjaan itu, namun dengan menggunakan ungkapan o-kage sama de untuk mengungkapkan penghargaan atas petunjuk dan dukungan semua orang, Anda menunjukkan penghargaan yang tinggi terhadap kerja sama mereka.
Di sisi lain, jika Anda mulai dengan mengatakan Zannen nagara… yang berarti “Sayangnya…” maka hal ini mengisyaratkan bahwa Anda akan melaporkan sebuah berita buruk. Ossharu tôri desu ga… berarti “Persis seperti yang Anda katakan, namun…”. Ungkapan ini dipakai ketika Anda memberikan pandangan yang berbeda dan terkesan seperti “Saya memahami sepenuhnya apa yang ingin Anda katakan, tapi…”. Jika Anda dapat menggunakan ungkapan-ungkapan tersebut dengan mudah, berarti Anda sudah termasuk seorang pekerja Jepang!
Demikian informasi Etika sikap kerja di perusahaan jepang semoga bermanfaat,

Bagi Anda yang ingin bekerja di jepang,  Anda bisa mengikuti seleksi pemagangan ke jepang langsung berdasarkan perusahaan penerima di jepang, pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »

Informasi Budaya Kerja Orang Jepang

Informasi Budaya Kerja Orang Jepang
Artikel kali ini membahas tentang Informasi Budaya Kerja Orang Jepang, mari kita simak bahasannya berikut :

Kecepatan dan keakuratan (kualitas) menjadi 2 hal yang harus dimiliki oleh setiap organisasi baik itu organisasi profit maupun non-profit, agar bisa bertahan dan berkesinambungan di tengah perputaran informasi dan teknologi yang sangat cepat.

Namun aktualnya, 2 hal tersebut tidak semerta-merta dapat terwujud begitu saja. Setiap faktor penggerak organisasi harus saling bersinergi dan memiliki kapasitas untuk dapat mendukung terwujudnya gerak organisasi yang cepat dan akurat.

Apapun bentuk organisasi yang ada, pondasi utama yang menggerakannya adalah Manusia. Jika ditelusuri ke titik awal maka kita dapat menemui 2 faktor utama pembentuk Manusia yang berkualitas, yaitu, Pengetahuan (knowledge) dan Keahlian (skill) atau sering juga diistilahkan dengan KnowHow.

Salah satu pengetahuan yang penting untuk dimiliki oleh tiap elemen organisasi (karyawan, direksi, stakeholder) adalah tentang Budaya Kerja Organisasi Maju dan membiasakan budaya kerja tersebut sebagai bentuk penguasaan (skill).

Organisasi maju yang saya maksud adalah organisasi/perusahaan yang mampu menghasilkan barang/servis berkualitas tinggi dengan kecepatan tinggi pula.

Untuk itu, sebagai perwakilan budaya kerja organisasi maju, maka tidaklah salah kalau kita menilik atau lebih tepatnya menganalisa tentang budaya kerja masyarakat Jepang.

Apa sebenarnya pola pikir dasar dan budaya kerja masyarakat Jepang sehingga mereka bisa menghasilkan produk berkualitas tinggi dan dengan kecepatan yang tinggi pula? Saya akan menyajikan dari satu sudut yang berbeda, mari kita simak..

1. Membukukan “Otak” dan “Otot”

Poin ini adalah salah satu basic thinking yang dimiliki orang Jepang (organisasi di Jepang) dan benar-benar dilakukan dengan maksimal. Seiring waktu dan pergantian generasi, orang yang memiliki pengetahuan dan keahlian akan menua dan berhenti. Apabila “otak”(red:pengetahuan) dan “otot”(red:keahlian) mereka tidak rajin dibukukan dalam bentuk manual, materi, foto, video dan bentuk rekam lainnya maka berhentinya mereka jadi awal putusnya pengetahuan dan knowledge yang dimiliki organisasi. Dengan begitu pondasi perlahan merapuh dan berimbas pada melemahnya kekuatan organisasi secara keseluruhan.


2. Manualisasi (transfer ilmu)

Tidak hanya pengalaman senior yang mereka bukukan, tetapi segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan akan mereka bukukan secara maksimal hingga hal yang kecil. Misalnya, bagaimana cara melakukan meeting yang benar, bagaimana cara menulis notulen yang efektif dan poin penting minimal yang harus ditulis. Terutama untuk hal yang basic.


3. Tettei shita Kyouiku (Training secara maksimal)

Training tidak selalu menyebut kegiatan transfer ilmu yang diberi subjek Training ini dan training itu. Namun kegiatan training sesungguhnya yang dilakukan oleh pelaku organisasi di Jepang adalah menyertakan junior (orang-orang yang baru masuk atau belum berpengalaman) bersama seniornya untuk ikut banyak pekerjaan. Memperlihatkan dan menjelaskan pada mereka secara detil kemudian memberi kesempatan pada junior untuk melakukan pekerjaan sendiri dengan di bawah pengawasan hingga akhirnya junior ini memiliki skill dan bisa bekerja mandiri.


Senior memiliki kemampuan mengajarkan secara bertahap, mampu menjelaskan secara detil, mengajarkan trik-trik khusus dalam bekerja dan sudah tentu mengajarkan manual yang telah mereka buat sebelumnya.


4. Pola pikir yang mendarah daging “What`s the next step?” and “What should I do?”

Ini pola pikir yang membuat kerja mereka cepat, mereka mengenyahkan sikap saling menyalahkan dan saling lempar tanggung jawab. Pada hakikatnya mereka memahami bahwa masalah wajar saja muncul di tengah kerja, namun masalah tersebut dianalisa bukan untuk mencari siapa yang bersalah tetapi dicari jalan keluar bersama. Setiap bagian memperjelas tanggung jawabnya masing-masing sehingga mereka jelas apa yang harus dikerjakan, ketika terbentur masalah dengan segera dikomunikasikan dengan atasan atau pihak-pihak terkait.

Pola pikir ini dibekali dengan kemampuan bertanya yang baik, dan pekerja yang melakukan pekerjaan harus merekam pekerjaannya dalam bentuk data, dan yang lainnya secara detil dan akurat.


5. Apa dasarnya?

Mereka akan malu mengajukan pendapat, menjawab sesuatu, melaporkan sesuatu yang terkait pekerjaan kalau tidak ada dasar yang valid (terpercaya). Baik itu data dan materi yang akurat maupun pengalaman kerja orang-orang yang kompeten.


6. Planning yang hebat

Sejak awal mereka dilatih untuk membuat rencana yang matang sebelum bekerja. Tidak hanya pekerjaan besar, pekerjaan-pekerjaan kecilpun mereka dibiasakan untuk merencanakannya terlebih dahulu. Mereka memprediksikan lebih dulu kemungkinan-kemungkinan kendala yang akan dihadapi sehingga mereka juga mempersiapkan beberapa jalur/cara untuk menyelesaikan pekerjaannya.


7. Senior & Junior

Jepang salah satu Negara yang kental dengan senioritas. Yang muda patuh pada yang tua. Sistem ini sudah menjadi sistem keseluruhan masyarakat Jepang, yang senior wajib mengajari juniornya dan berhak dihormati. Junior wajib menghormati dan mengikuti dan berhak untuk diajari.

8. Communication skill

Bagi yang pernah belajar di jepang atau setidaknya tinggal di Jepang dalam waktu yang agak lama akan tahu bahwa sejak pendidikan dini mereka diajarkan (dari sekolah dan lingkungan) bagaimana cara berkomunikasi yang baik, dimulai dari cara berbahasa berdasar lawan bicaranya, cara meminta tolong yang baik, cara menyampaikan sesuatu yang tidak menyinggung orang lain, dsb.

Dengan kemampuan komunikasi ini sangat meminimalisir perselisihan saat bekerja dengan orang lain. Yang juga berefek positif terwujudnya kerjasama yang baik dan lingkungan kerja yang ringan untuk berkomunikasi.


9. Make clear (perjelas)

Jangan buat pekerjaan serba mengambang, jangan biarkan pekerja mengira-ngira sendiri.

Perjelas apa yang harus dilakukan, siapa yang bertanggung jawab, sampai kapan harus dikerjakan, dengan siapa harus bekerjasama, bagaimana alur mengerjakannya. Ketidak jelasan adalah awal saling menyalahkan dan lempar tanggung jawab.


Demikian 9 poin penting pola pikir dan budaya masyarakat jepang dalam bekerja pada satu organisasi/perusahaan.

Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda yang sedang berusaha memperbaiki budaya kerja negeri ini.

Salam perubahan.

Ditulis oleh,

Gagat sukmono, B.Eng

(Pendidikan S1 teknik di Jepang dan bekerja di perusahaan Jepang sejak 2009)

Demikian Informasi Budaya Kerja Orang Jepang semoga bermanfaat, baca juga artikel>> Rahasia kesuksesan orang jepang
Bagi Anda yang ingin bekerja di jepang, Anda bisa mengikuti seleksi pemagangan melalui jalur non imm langsung berdasarkan perusahaan penerima di jepang/Accepting organization pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »

BAGI CALON PESERTA YANG AKAN MENGIKUTI SELEKSI PEMAGANGAN KE JEPANG ANDA WAJIB MELIHAT DAN MEMPELAJARI 2 VIDEO BERIKUT »



Google+ Followers

INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG

INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG
INFO LOWONGAN KERJA PROGRAM PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG MELALUI JALUR IM JAPAN (IMM JAPAN) KERJA SAMA DISNAKERTRANS DAN JALUR SWASTA (NON IMM) UNTUK PRIA DAN WANITA

Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding

Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding
Jasa Video Shooting dan Fotografer Wedding murah di jakarta, untuk berbagai acara misalnya: Pernikahan, prewedding, ulang tahun, famili gathering, seminar, outbond, rapat, workshop dan acara lainnya yang membutuhkan documentasi.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More