Diklat Pendidikan Kenshusei

Pendidikan dan Pelatihan Program Magang Jepang

Seleksi Magang Jepang

tes Seleksi Meliputi:Interview, dokument, psykotest, Medical Check up, FMD(lari, push up, sit up) dan Tes Bahasa Jepang dan Matematika dasar

Kontrak Magang Jepang

Kontrak Magang dan Proses Pemberangkatan Peserta Diklat .

Kerja Magang Jepang

Peserta magang di jepang wajib menyelesaikan Kontrak magang kerja di jepang selama 3 tahun sesuai dengan bidang industri dan lokasi penempatan.

Sukses Magang Jepang

Peserta yang telah Menyelesaikan Kontrak Magang di jepang wajib pulang ke indonesia dan akan menerima:-Sertifikat Keterampilan dari JITCO, IM Japan, dan Tunjangan modal usaha

Translate

LOWONGAN KERJA PROGRAM INTERCOMPANY (EKS JEPANG BISA MENGIKUTI)


curious-231

LOWONGAN KERJA PROGRAM INTERCOMPANY (EKS JEPANG BISA MENGIKUTI)Program ini terlibat dalam penelitian dan pengembangan produk baru, yang berfokus pada perusahaan IT dan Produsen Terkemuka di Jepang. Program pekerja di bidang seperti mobil, elektronik konsumen, ponsel, semikonduktor, lingkungan, peralatan medis, dan lain- lain. Sebagai perusahaan Jepang yang telah mengalami perkembangan globalisasi dalam beberapa tahun terakhir, ada lebih dan lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan cabang di luar negeri dan pabrik, Oleh karena itu, tidak hanya menguasai bahasa inggris tetapi juga memiliki pengetahuan tentang kondisi lingkungan di berbagai negara yang di perlukan dan telah diubah ke waktu yang kita butuhkan untuk memproduksi( mengembangkan produk) dalam perspektif baru.

JENIS PEKERJAAN

Mechanical Engineer, Electrical & Elctronic Engineer, Process Engineer, Software Engineer ( kami Seleksi pekerjaan berdasarkan keahlian dan pengalaman anda ) 
【Contoh】
■Mechanical Engineering/Drawing, Analysis, Drafting, CAD Operator(3D/2D) 
■Electrical Design, Wiring Examination, Plant Engineering/Maintenance 
■Electronic Circuit/Circuit Board/LSI Design/Development/Examination/Evaluation, Process, Control ECU 
■Industrial Technology, Start Up Production Line, Mold Design, Jig Design, NC Machining, Process Control 
■Embedded Control Development, Microcomputer Control, Firmware Development 
■Business Application Program Development, Application Development 【Penanganan / perawatan Produk・Penempatan kerja Contoh】 Peralatan Transportasi dan Suku Cadang dari Mobil/Pesawat/Kapal Peralatan Transportasi dari Belt Conveyor/Industri Robot/Peralatan konstruksi. Mobile Phone/PC/Audio/TV/Pendingin/ Elektronik rumah tangga/ Semikondutor/Peralatan Presisi/Lingkungan・berhubungan peralatan Medis Petrokimia /Pabrik Plat Baja

SYARAT PELAMAR
Diutamakan Pengalaman Kerja atau Lulusan Universitas insinyur (S-1 Tehnik) Menguasai bahasa Jepang : Minim Japanese Business N2 atau min. N3

LOKASI KERJA
Jepang (Tokyo, Osaka, Nagoya)

GAJI BULANAN
Minimum gaji per bulan JPY190.000 ( sama dengan USD1,900 nilai tukar Agustus 2014) Keahlian dan pengalaman di pertimbangkan Lembur,Biaya terkait perjalanan bekerja, Subsidi sewa( JPY10,000-20,000) Potensi Penghasilan 22,3 juta - 30 juta/Bulan

BONUS, KESEJAHTERAAN
Gaji meningkat : setiap 1 tahun sekali Bonus : 2 kali dalam setahun Mess Karyawan untuk sendiri atau keluarga Asuransi Sosial Sistem Pendukung relokasi biaya

LIBURAN, LIBURAN DIBAYAR

Sistem lima hari kerja Libur Nasional Musim Panas & Libur Tahun Baru Acara Liburan Keluarga Paid Holiday Perawatan, Cuti Jumlah Total Liburan : Sekitar 117 hari"

Tidak ada pungutan biaya apapun selama proses seleksi, sampai peserta dinyatakan lolos dan jaminan Berangkat,

BIAYA YANG DIKELUARKAN PESERTA INTERPROGRAM DI INDONESIA
1. Biaya Medical Check Up (para kandidate yang mengatur, bisa dilakukan di Klinik Prodia dan medical lengkap meliputi test darah, urine, rontgen, anti HIV, Anti Narkoba, PAP TB, utk biaya ditanggung oleh peserta)

2. Biaya Passport (para kandidate sendiri yang mengatur, bisa dibuatkan di immigrasi manapun)

3. Biaya Tiket (para kandidate sendiri yang mengatur, jadi peserta diharuskan membeli tiket sendiri ditravel agent yang dianggap paling murah)

PESERTA INTERPROGRAM DI JEPANG
1. Biaya Makan
2. Biaya Mess
3. Biaya Transportasi

Bagi peserta yang ingin mendaftar, silahkan kirimkan cv, foto copy ijasah terakhir dan melampirkan sertificate n2/n3,

kirim via email ke : seleksi@outlook.co.id (sebelum tanggal 26 September 2014)

Jadwal interview Program Intercompany oleh Sachou dari Jepang pada hari senin tgl 29 September 2014 jam 10 bertempat di Central Park Jakarta

Tips Mencari Lowongan Kerja ke jepang

Kali ini saya akan membahas bagaimana kita bisa mendapatkan pekerjaan di jepang melalui Artikel Tips Mencari Lowongan Kerja ke jepang

Kalau Anda tertarik untuk bekerja ke Jepang  ada baiknya mempersiapkan ketrampilan bahasa Jepang , jadi pada saatnya nanti akan menjadi poin lebih bagi pencari kerja. Tanpa kemampuan berbahasa Jepang, bekerja di negara tersebut hampir tidak mungkin untuk dilakukan.Namun Anda tidak usah khawatir karena kemampuan bahasa yang diperlukan tidak sampai level fasih, namun cukup untuk perkacapan standard sehari hari. Pihak yang merekrut Anda juga bukanlah orang yang bodoh, jadi sebelum diberangkatkan, calon pekerja akan diberikan kesempatan untuk belajar bahasa dan juga ketrampilan lain selama beberapa bulan atau bahkan mungkin selama setahun, jadi cukup untuk menguasai bahasa Jepang untuk percakapan dan komunikasi sehari hari dan juga menguasai beberapa huruf kanji dasar.


Berikut Tips Mencari Lowongan Kerja ke jepang :


A.Melalui Hello Work (ハローワーク), lembaga milik pemerintah ini membantu warga Jepang maupun warga negara asing (gaikokujin) yang berdomisili tetap di Jepang. Cukup datang saja di kantor Hello Work bagian Gaikokujin corner yang ada di setiap kota, daftar dan konseling pekerjaan. Staff akan memperkenalkan ke perusahaan yang butuh tenaga kerja, dan staff hello work akan membuat janji untuk interview di tempat perusahaan yang butuh tenaga kerja tersebut. Istilahnya Hello Work itu perantara. Karena milik pemerintah, tidak dipungut biaya sepeser pun. Bila interview ditolak, berapa kali datang ke Hello Work untuk dicarikan pekerjaan lagi pun tidak ada masalah.


B. Mencari sendiri melalui majalah "Town Work", baitoru dot com dan sebagainya, yang disediakan gratis di konbini, (tentu kalau tidak bisa baca kanji akan sangat kesulitan). Bagi yang bisa baca dan bahasa Jepang lancar, tinggal telpon saja lowongan yang ada dan minta janji untuk interview.


C.Melalui "Haken kaisha" (employment agency), karena ini milik swasta, gaji per jam dipotong berapa persen olehnya. Tapi tidak jadi masalah karena kebanyakan pekerjaan dari haken kaisha bergaji tinggi dan ditempatkan di Industri-Industri besar. Banyak orang asing yang ada di jepang menggunakan jasa haken kaisha untuk bekerja.


Demikian Tips Mencari Lowongan Kerja di jepang. Yang jadi masalah adalah, bagaimana Anda bisa mendapat visa dengan izin kerja/ Tinggal di jepang?


Cara pertama adalah melamar di perusahaan Jepang yang ada di Indonesia dengan penempatan kerja di Jepang (cara ini berlaku juga bagi ex japan yang ingin kembali kerja ke jepang melalui visa intercompany). Contoh: Toshiba, Yamaha, Honda, PT. Sanyo Medical Indonesia, PT. Toyota Tsusho Mechanical & Enginnering Service Indonesia, PT. Keihin Indonesia dll.


Cara kedua jadi kenshusei/jishusei (maksimal 3 tahun) kerja magang (tidak berlaku bagi ex jepang). Lowongan untuk bagian ini yang tersedia dan jumlah yang relatif cukup besar. Kabar baiknya lagi adalah tidak menuntut pendidikan yang tinggi. Jenis pekerjaan yang dibutuhkan hampir sebagian besar adalah untuk pekerja pabrik, operator mesin, konstruksi, pertanian serta peternakan. Birokrasi penyalurannya adalah lewat Lembaga Sending/Sending Organization(SO) Dibawah Naungan JITCO (Japan International Training Cooperation Organization), Untuk SO Jalur IM Japan proses seleksi bekerja sama dengan Kantor depnaker, sedangkan untuk jalur Non IM Japan Informasi job terbaru bisa Anda baca melalui website Dagangku.com menu "Magang Jepang"


Cara ketiga sekolah di jepang, sambil cari kerja sambilan. Setelah lulus, cari lowongan kerja di perusahaan sebagai karyawan tetap atau kontrak (Berlaku juga bagi eks kenshusei yang ingin kembali bekerja ke jepang). Sehingga visa diurus sama perusahaan. untuk mencari pekerjaan bidang ini silahkan baca Artikel >>" Info kerja Paruh waktu di jepang "


Cara terakhir adalah menikah dengan orang berwarga negara Jepang (Berlaku juga bagi ex-japan yang ingin bekerja kembali di jepang). untuk bagian ini penjelasannya silahkan baca melalui artikel >> " Prosedur menikah sama orang jepang "


Demikian Artikel Tips Mencari Lowongan Kerja ke jepang untuk keterangan tahap selanjutnya

Penjelasannya silahkan baca Artikel >> " Prosedur Izin Masuk dan Tinggal di Jepang

Jepang Butuh 50 Ribu Pekerja Asing Terutama Bidang Konstruksi

Berikut Kami sampaikan Info berita tentang Jepang Butuh 50 Ribu Pekerja Asing Terutama Bidang Konstruksi

Warga Jepang mengibarkan bendera Negaranya saat menyambut gembira Jepang menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, (8/9). (AP Photo/Greg Baker)

TEMPO.COJakarta - Pemerintah Jepang menyatakan salah satu elemen strategis bagi pertumbuhan ekonomi domestik adalah membuka pintu lebih luas bagi pekerja asing yang ingin bekerja di negara tersebut. Seorang sumber di pemerintahan mengatakan minat investor asing masih tinggi terhadap Jepang. Namun, investor juga ingin melihat bagaimana negara ini mengatasi jumlah angkatan kerja yang mulai menua.

Meskipun Jepang ingin membuka pintu lebih luas bagi pekerja asing, hal ini tidaklah mudah. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, menurut sumber tersebut, tengah dalam proses membuat perubahan kebijakan dan akan berhati-hati mengumumkan perihal pekerja asing tersebut. Pemerintah Jepang disebut akan mengizinkan "secara bertahap dan tenang" lebih banyak pekerja asing dengan keterampilan teknis tingkat rendah hingga menengah untuk bekerja di negara ini.

Langkah pertama yang mungkin akan dilakukan adalah memasukkan pekerja asing lebih banyak untuk bidang konstruksi, di mana jumlah masyarakat Jepang dengan keterampilan dalam industri ini telah menurun. Tercatat pada 1997 angka pekerja domestik dengan kemampuan konstruksi telah menurun sebanyak satu juta orang dari sebelumnya berjumlah 4,5 juta orang. 

Padahal, Jepang sedang membutuhkan banyak pekerja di bidang konstruksi bangunan untuk melaksanakan pekerjaan rekonstruksi di wilayah Tohoku, yang dilanda gempa bumi besar pada 2011. Pekerja konstruksi juga dibutuhkan untuk persiapan penyelenggaraan olimpiade di Tokyo pada 2020.

"Diperkirakan butuh 40 ribu sampai 50 ribu pekerja asing," kata seorang pejabat senior di Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang, seperti dilansirJapan Daily Press, Kamis, 6 Februari 2014.

Industri lain yang membutuhkan banyak pekerja asing adalah bidang keperawatan. Saat ini Jepang sudah memiliki perjanjian kemitraan ekonomi dengan Indonesia dan Filipina, di mana Jepang menerima 1.000 perawat untuk diberikan pelatihan. Cepatnya pertumbuhan angka penduduk berusia lanjut menjadikan masalah keperawatan sebagai hal penting di masa depan.
Bagi Anda yang ingin bekerja di jepang khususnya bidang konstruksi, pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »
Demikian info berita tentang Jepang Butuh 50 Ribu Pekerja Asing Terutama Bidang Konstruksi semoga bisa membantu Anda dalam mencari pekerjaan di negara jepang

Pelajar Indonesia Paling Dicari Perusahaan Jepang

Berdasarkan data Career Office APU tahun 2013, job placement rate untuk anak-anak Indonesia pada 2012 lalu mencapai angka 100 persen, sementara pada 2012 lalu turun sedikit, hanya 96,7 persen.

Berikut kami sampaikan informasi berita tentang Pelajar Indonesia Paling Dicari Perusahaan Jepang

BEPPU, KOMPAS.com - Kantor karir (career office) Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), Beppu, Jepang, menempatkan para pelajar Indonesia sebagai pelajar paling diincar perusahaan-perusahaan multinasional Jepang. Kemampuan bahasa Jepang dan Inggris para pelajar Indonesia dinilai sangat baik, sebaik kemampuan studi di bidangnya masing-masing.

Demikian dipaparkan Masako Posselius, Manager Career Office Ritsumeikan APU, di kantornya di Kampus APU, Kamis (19/6/2014). Masako, yang juga menjabat Global Career Development Facilitator (Japan), bahkan menegaskan bahwa lulusan Indonesia banyak dicari karena dianggap sangat kreatif, selain punya passion dan kemampuan bahasa lebih baik dibandingkan pelajar asal Asia Tenggara lainnya.

"Terutama untuk bahasa Jepang. Anak-anak Indonesia banyak dicari untuk mengisi banyak posisi manajer eksekutif. Mereka dinilai kreatif sehingga kerap dipercaya mampu membawa visi dan misi perusahaan," ujar Masako.

Berdasarkan data Career Office APU tahun 2013, job placement rate untuk anak-anak Indonesia pada 2012 lalu mencapai angka 100 persen, sementara pada 2012 lalu turun sedikit, hanya 96,7 persen. Masako mengatakan, pada 2013 lalu, 73 persen dari total pelajar asal Indonesia di APU pun tercatat paling aktif mencari pekerjaan.

"Jadi, persentase anak Indonesia yang mendapatkan pekerjaan di Jepang itu 65 persen, yang bekerja di Indonesia 17 persen, sedangkan sisanya yang 17,5 persen itu di negara lain atau melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi," kata Masako.

Mesih berdasarkan data Career Office APU, pada 2013 lalu tercatat sebanyak 355 perusahaan Jepang mendatangi APU untuk menggelar rekrutmen tenaga kerja first graduate. Kunjungan dan rekrutmen yang disebut dengan "On Campus Recruiting" itu kerap dijadikan kesempatan bagi para mahasiswa Ritsumeikan APU, khususnya mahasiswa tingkat 3 dan 4, untuk mulai merancangjob hunting.

"Karena pada saat itu para mahasiswa hanya mulai fokus pada akhir masa studinya dan serius dengan aktivitas riset mereka untuk menyelesaikan studi. Sejauh ini, para alumni dan perusahaan selalu puas dengan capaian anak-anak Indonesia yang mereka rekrut," kata Masako.
M Latief/KOMPAS.comDi Ritsumeikan APU, jumlah mahasiswa Indonesia yang mencapai 217 orang, menduduki posisi keempat dari 5.480 total mahasiswa internasional yang menimba ilmu di perguruan tinggi itu.
Non-akademik

Di Ritsumeikan APU, jumlah mahasiswa Indonesia yang mencapai 217 orang, menduduki posisi keempat dari 5.480 total mahasiswa internasional yang menimba ilmu di perguruan tinggi itu. Berdasarkan data Mei 2014, dengan total 202 mahasiswa tingkat sarjana (S-1) dan 14 mahasiswa pascasarjana (S-2), serta 1 mahasiswa non-gelar, jumlah mahasiswa Indonesia secara berurutan berada di bawah China (572 mahasiswa), Korea (513 mahasiswa), serta Vietnam (336 mahasiswa).

Namun demikian, menurut Dahlan Nariman, Vice Dean of Admission-Associate Professor Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), secara kualitas anak-anak Indonesia tidak kalah dibandingkan para mahasiswa asal ketiga negara di atasnya. Selama 5 tahun terakhir, lanjut dia, kemampuan akademik dan non-akademik anak-anak Indonesia justeru dianggap lebih baik.

"Untuk akademik rata-rata GPA atau IPK anak Indonesia itu 3,00. Sementara yang dianggap paling menonjol dari anak-anak Indonesia itu khususnya dari sisi non-akademik. Para mahasiswa Indonesia dinilai paling kreatif untuk urusan non-akademik dan selalu unggul dibanding anak lain," ujar Dahlan.

Dahlan mengatakan, berdasarkan survei Carrier Office Ritsumeikan APU pada 2013 lalu spesifikasi kebutuhan sumber daya manusia yang diinginkan perusahaan-perusahaan internasional Jepang tidak hanya menitik beratkan pada kemampuan teknis (skil) dan potensi akademik. Lebih dari itu, beberapa variabel non-teknis (non-skil) sangat mereka butuhkan dari para sarjana lulusan perguruan tinggi.

"Kepemimpinan, kemampuan menemukan masalah, kemampuan mengeksekusi rencana, memberi inspirasi orang di sekitarnya, suka belajar dan memperbaiki diri, serta punya semangat kerjasama yang tinggi. Kriteria itulah yang utama," kata Dahlan.
Penulis: Latief



Demikian Info berita Pelajar Indonesia Paling Dicari Perusahaan Jepang semoga menambah motivasi anda untuk bekerja di perusahaan jepang

Bagi Anda yang ingin mengikuti seleksi program magang ( belajar sambil bekerja) di perusahaan jepangpendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »

Pendaftaran Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) Program G to G ke Jepang

Pengumuman Pendaftaran Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI)
Program G to G ke Jepang
untuk Jabatan Calon Nurse (Kongoshi) dan Calon Careworker (Kaigofukushishi)
Penempatan Tahun 2015
Nomor : PENG. 180 /PEN-PPP/IV/2014
Sehubungan dengan pelaksanaan penempatan CTKI Program Government to Government (G to G) ke Jepang untuk jabatan Calon Nurse (Kangoshi) dan Calon Careworker (Kaigofukushishi) dalam rangka Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) untuk penempatan tahun 2015, bersama ini diberitahukan kepada CTKI yang berminat bekerja ke Jepang sebagai berikut:
A. PENDAFTARAN
Pendaftaran dilakukan langsung oleh CTKI di tempat pendaftaran dengan mengisi formulir pendaftaran, Formulir 5 untuk pendaftar Calon Kangoshi, dan Formulir 6 untuk pendaftar Calon Kaigofukushishi yang diisi dalam bahasa Inggris dengan jelas dan lengkap serta melampirkan persyaratan yang telah ditentukan.
B. TEMPAT PENDAFTARAN
I. Calon Nurse (Kangoshi)
Pendaftaran Calon Nurse (Kangoshi) dilakukan di :
- Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan (Pusrengun SDMK)
Kementerian Kesehatan RI
Jl Hang Jebat III/F3 Lantai 6 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Telp: 021 - 725 8830
Fax: 021 - 725 8618
- Kantor Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI), Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga kerja Indonesia (UPTP3TKI) atau Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI) sebagaimana alamat dibawah ini.
II. Calon Careworker (Kaigofukushishi)
Pendaftaran Calon Careworker (Kaigofukushishi) dilakukan oleh BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI di masing-masing daerah sebagai berikut:
1. BP3TKI Banda Aceh
Jl Soekarno-Hatta No: 17 Banda Aceh
Kec. Lueng Bata Kota Banda Aceh
Telp : (0651) 7410355, 636959
Fax : (0651) 49186
2. BP3TKI Medan
Jl Mustofa Nomor : 15/121 Medan
Telp : (061) 77808329, 6611748
Fax : (061) 6611732
3. BP3TKI Pekanbaru
Jl Tamansari Gg. Tamansari I Kel: Tangkerang Selatan Pekanbaru 28125
Telp : (0761) 31374, 37544, 38894, 7079765
Fax : (0761) 34479
4. BP3TKI Tanjung Pinang
Jl DI Panjaitan Km 9 Kompleks Bintan Center Blok O No: 3 Tanjung Pinang - Kepulauan Riau
Telp : (0771) 7004553
Fax : (0771) 7447250
5. BP3TKI Palembang
Jl Dwikora II No: 1220 Palembang 30137
Telp/Fax: : (0711) 359404, 312062
6. BP3TKI Serang
Jl Ciwaru Raya Kompleks Depag No: 2 Serang Banten
Telp : (0254) 204970
Fax : (0254) 207963
7. BP3TKI Ciracas, Jakarta
Jl Pengantin Ali No: 1 Ciracas, Jakarta Timur
Telp : (021) 87781840
Fax : (021) 87781841
8. BP3TKI Bandung
Jl Soekarno Hatta No: 301 Bandung 40234
Telp/Fax: : (022) 5204091
9. BP3TKI Semarang
Jl Kalipepe II, Semarang 50236
Telp : (024) 7475039, 74763260, 8311711, 8311713
Fax: : (024) 76481772, 7477273
10. BP3TKI Yogyakarta
Jl Sambisari 311A Juwangan Purwomartani Kalasan - Sleman Yogyakarta
Telp/Fax : (0274) 497403
11. UPTP3TKI Surabaya
Jl Jagir Wonokromo No: 358, Surabaya 60244
Telp : (031) 8415858
Fax : (031) 8411445
12. BP3TKI Denpasar Bali
Jl Mawar No: 25 Kereneng, Denpasar - Bali
Telp : (0361) 244886
13. BP3TKI Mataram
Jl Adi Sucipto No: 9, Mataram
Telp : (0370) 642240, 633797
Fax : (0370) 639712
14. BP3TKI Pontianak
Jl Urat Badawi No: 82 B, Pontianak
Telp : (0561) 741564
Fax : (0561) 735244
15. BP3TKI Banjar Baru
Jl Rosela I No: 17 Simapang 4 Sei Ulin Banjarbaru 70714
Telp : (0511) 4782352, 4781638
Fax : (0511) 4782352
16. BP3TKI Nunukan
Jl Tien Soeharto No: 49 Nunukan
Telp : (0556) 21018
Fax : (0556) 21018
17. BP3TKI Makassar
Jl Paccinang Raya N0. 104 Tello Makassar
Telp : (0411) 442322, 425038
Fax : (0411) 425039
18. BP3TKI Manado
Jl 17 Agustus, Manado
Telp : (0431) 856977
Fax : (0341) 864309
19. BP3TKI Kupang
Jl Perintis Kemerdekaan I No: 6 Oebufu, Kupang
Telp : (0380) 825355
Fax : (0380) 839653
20. LP3TKI Lampung
Jl Untung Suropati No: 21 A
Telp: (0721) 8011 422
Fax: (0721) 774385
Bandar Lampung
21. LP3TKI Padang
Jl Delma No: 7B, Kel: Ujung Gurun, Padang Barat
Telp/Fax: (o751) 38016
Padang
22. LP3TKI Palu
Jl Zebra 1A, No: 31, Palu, Sulawesi Tengah
Telp/Faks (0451) 481132
Palu
23. LP3TKI Kendari
Jl Kancil Lorong Garesha No: 1, Anduonohu, Sulawesi Tenggara
Kendari
24. LP3TKI Gorontalo
Jl Rambutan, Kel: Huangobotu, Kec: Dungingi, Sulawesi Utara Gorontalo
C. WAKTU PENDAFTARAN
Waktu pendaftaran CTKI Program G to G Ke Jepang dilaksanakan pada tanggal 2 Mei - 27 Juni 2014.
D. PERSYARATAN CTKI
Pendaftaran CTKI Program G to G Ke Jepang untuk jabatan Calon Nurse (Kangoshi) dan Calon Careworker (Kaigofukushishi) diperuntukkan bagi CTKI yang belum pernah bekerja di Jepang dalam Kerangka Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) atau Program G to G.
Persyaratan pendaftaran CTKI Calon Nurse (Kangoshi) dapat dilihat melalui website www.bppsdmk.kemkes.go.id, atau www.bnp2tki.go.id atau daftar langsung ke Pusrengun SDMK, Kemkes Jl Hang Jebat III/F3 Lantai 6, Kebayoran baru, Jakarta Selatan atau di 24 BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI seluruh Indonesia.
Persyaratan pendaftaran CTKI Calon Careworker (Kaigofukushishi) dapat dilihat melalui website www.bnp2tki.go.id atau daftar langsung di 24 BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI seluruh Indonesia
Berkas lamaran disampaikan ke Pusrengun SDMK, Kementerian Kesehatan atau 24 BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI harus melengkapi persyaratan sebagai berikut :
Persyaratan pendaftaran CTKI Program G to G Ke Jepang sbb:
Syarat Khusus CTKI Calon Nurse (Kangoshi)
  • Berusia 23 sampai dengan 35 tahun per 31 Juli 2014 atau telah lulus serendah-rendahnya D3 Keperawatan dan telah memiliki pengalaman kerja sebagai perawat minimal komulatif 2 tahun sejak tanggal kelulusan atau telah lulus S1 Keperawatan dan Ners dan telah memiliki pengalaman kerja sebagai perawat minimal komulatif 1 tahun sejak tanggal kelulusan;
  • Melampirkan fotocopy ijazah pendidikan serendah-rendahnya D3 Keperawatan atau S1 Keperawatan dan Ners dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose;
  • Melampirkan fotocopy transkrip nilai pendidikan serendah-rendahnya D3 Keperawatan atau S1 Keperawatan dan Ners dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose;
  • Melampirkan fotocopy Surat Tanda Registrasi (STR) dari Kemkes/MTKI dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose;
  • Melampirkan surat keterangan pengalaman kerja atau surat keterangan kerja sebagai perawat sekurang-kurangnya 2 tahun komulatif per 31 Agustus 2014 sejak tanggal kelulusan untuk lulusan D3 Keperawatan atau sekurang-kurangnya 1 tahun komulatif per 31 Agustus 2014 sejak tanggal kelulusan untuk lulusan S1 Keperawatan dan Ners).
Syarat Khusus CTKI Calon Careworker (Kaigofukushishi)
  • Berusia 21 sampai dengan 35 tahun per 31 Juli 2014 atau telah lulus serendah-rendahnya D3 Keperawatan.
  • Melampirkan fotocopy ijazah pendidikan serendah-rendahnya lulusan D3 Keperawatan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose;
  • Melampirkan fotocopy transkrip nilai pendidikan serendah-rendahnya lulusan D3 Keperawatan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose;
  • Melampirkan surat pernyataan bersedia ditempatkan sebagai Careworker (Kigofukushishi) di Jepang, ditandatangani diatas materai Rp 6.000 diketik manual atau komputer.
Syarat Umum CTKI Calon Nurse (Kangoshi) dan CTKI Calon Careworker (Kaigofukushishi)
  • Fotocopy KTP yang masih berlaku;
  • Fotocopy Paspor sekurang-kurangnya masih berlaku 1 (satu) tahun ke depan;
  • Fotocopy Akte Kelahiran atau Surat Kenal Lahir;
  • Fotocopy Kartu Pencari Kerja/AK1 yang dilegalisir dengan cap basah atau embose;
  • Asli Surat Ijin dari Orang Tua/Wali/Suami/Isteri yang ditandatangani diatas materai Rp 6.000 diketik manual atau komputer wajib diketahui Lurah atau Kepala Desa;
  • Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku;
  • Asli Medical Check Up dengan hasil Fit yang masih berlaku dan tidak cacat fisik yang mengganggu dalam bekerja, dan bagi wanita tidak dalam keadaan hamil;
  • Pas Foto berwarna terbaru dengan latar belakang putih, menghadap kedepan dan tampak jelas dengan ukuran 3x4 Cm sebanyak 6 (enam) lembar;
  • Bagi wanita tidak pernah bertato dan laki-laki tidak pernah bertato dan tidak pernah bertindik;
  • Membuat surat pernyataan tidak akan mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus matching yang ditandatangani diatas materai Rp 6.000 diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh Orang Tua/Wali/Suami/Isteri;
  • Membuat surat pernyataan tidak akan menuntut ganti rugi apabila dalam proses penempatan ditemukan kasus yang diakibatkan oleh calon TKI sehingga calon TKI dikeluarkannya dari tempat pelatihan yang ditandatangani diatas materai Rp 6.000 diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh Orang Tua/Wali/Suami/Isteri;
  • Fotocopy sertifikat kemampuan bahasa Jepang, bahasa Inggris atau bahasa lainnya dan sertifikat keterampilan lainnya (BCLS, BTLS, atau PPGD) bila ada.
Catatan :
  1. Untuk ijazah dan Transkrip Nilai dalam bahasa Inggris yang tidak diterbitkan oleh Lembaga Pendidikan dapat diterjemahkan dalam bahasa Inggris dan dilegalisir oleh Penerjemah yang berstatus tersumpah dan fotokopinya dapat dilegalisir oleh Lembaga Penerjemah.
  2. Pendaftar harus menunjukkan dokumen asli dari persyaratan yang difotocopy.
  3. Data pada KTP, Paspor, Ijazah dan Akte Kelahiran atau Akte Kenal Lahir harus sama.
  4. Semua fotokopi dalam ukuran normal dan menggunakan kertas A4.
F. Jenis Jenis Pemeriksaan MEDICAL CHECK UP
Medical check Up dilaksanakan di sarana pemeriksaan kesehatan TKI yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dengan jenis-jenis pemeriksaan kesehatan sebagai berikut:
(1) PHYSICAL REPORT
a. Height
b. Weight
c. Color Vision
d. Blood Pressure
e. Visual Acuity
f. Audiometry
(2) EPIDEMIC DISEASE
a. Hepatitis
- HBs Ag
b. Syphilis
- VDRL
(3) LABORATORY REPORT
a. Urinalyst
- Urine Glucose
- Urien Protein
- Urien Blood
b. Liver Function
- Serum GOT
- Serum GPT
c. T-Cholestrol
d. Anemia
- Hemotocrit
e. Blood Type
- ABO
- RH
f. Chest X-Ray
- Finding
(4) EXAM FOR POSITITIVES
a. Hepatitis
- Hbe Ag
- Hbe Ab
b. Sypilis
- TPHA
c. Chest P.A-Finding
(5) Electro Encepalog Graph (EEG)
(6) TREADMILL
G. TAHAPAN PROSES SELEKSI
  1. Penyampaian Berkas Lamaran
Berkas lamaran CTKI Calon Nurse (Kangoshi) dimasukkan dalam stofmap warna biru, dihalaman muka ditulis nama, alamat, nomor telepon yang mudah dihubungi dan e-mail (para CTKI harus memiliki alamat e-mail karena diperlukan pada saat proses matching). Berkas lamaran disampaikan langsung oleh calon TKI ke Pusrengun SDMK, Kementerian Kesehatan atau ke 24 BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI di seluruh Indonesia.
Berkas lamaran CTKI Calon Careworker (Kaigofukushishi) dimasukkan ke dalam stofmap warna kuning, dihalaman muka ditulis nama, alamat, dan nomor telepon yang mudah dihubungi dan e-mail (para CTKI harus memiliki alamat e-mail karena diperlukan pada saat proses matching). Berkas lamaran disampaikan langsung oleh calon TKI ke 24 BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI di seluruh Indonesia.
Berkas lamaran yang masuk akan dilakukan seleksi administrasi mengenai kelengkapan dan keabsahan persayaratan pendaftaran.
  • Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan
Para CTKI Program G to G ke Jepang untuk jabatan Calon Nurse (kangoshi) dan Calon Careworker (Kaigofukushishi) setelah lulus Seleksi Administrasi harus mengikuti serangkaian tes untuk menilai kualifikasi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari CTKI yang akan ditempatkan dengan jadwal waktu dan tempat akan ditentukan kemudian di Jakarta atau ditempat lain.
Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk mengetahui seberapa besar kemampuan CTKI dalam bidang Keperawatan. Biaya Tes Tertulis Kemampuan keperawatan ditanggung oleh masing-masing CTKI sebesar Rp 250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
  • Tes Psikologi
Tes Psikologi yaitu tes untuk mengetahui seberapa besar minat, kepribadian, inteligensi, moral dan komitmen dari CTKI terhadap program ini.
Untuk mendapatkan CTKI yang berkualitas maka setiap CTKI Program G to G Ke Jepang yang telah memenuhi syarat administratif akan dilakukan Tes Psikologi yaitu berupa tes minat dan tes kepribadian, ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar minat yang ditunjukkan oleh calon pedaftar terhadap program ini, CTKI mendaftar karena keinginan pribadi atau tidak. Sedangkan tes kepribadian dilakukan untuk mengetahui tingkat kematangan diri dalam diri setiap pendaftar, untuk mengetahui seberapa besar tingkat kemandirian, penyesuaian terhadap lingkungan kerja nantinya, kemampuan dia untuk bekerja dibawah tekanan, kestabilan emosinya, kedisiplinan, kemauan terhadap melayani orang lain, moralitas, komitmen, dan kepatuhan terhadap peraturan yang ada. Dengan demikian nantinya dapat diketahui sedari awal para pendaftar yang memiliki kualifikasi terbaik.
Tes Psikologi dilaksanakan oleh BNP2TKI bekerjasama dengan Lembaga Jasa Psikologi yang telah ditetapkan, kepada CTKI Program G to G Ke Jepang setelah Seleksi Administrasi dan lulus Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan. Tes psikologi akan dilaksanakan selama 1 (satu) hari dengan jadwal waktu dan tempat akan ditentukan kemudian di Jakarta atau ditempat lain dengan biaya ditanggung masing-masing CTKI sebesar Rp 250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
  • Interview, Japanese Quiz, dan Aptitude Test
Para CTKI yang lulus Seleksi Administrasi, lulus Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan dan memenuhi syarat psikologis diharuskan mengikuti Interview, Japanese Quiz dan Aptitude Test oleh JICWELS dan Interview oleh institusi pengguna rumah sakit atau panti lansia yang dimulai dengan dilakukannya presentasi seputar Penempatan CTKI Program G to G ke Jepang oleh JICWELS. Waktu dan tempat pelaksanaan akan ditentukan kemudian di Jakarta atau ditempat lain.
Pada saat interview dengan JICWELS, CTKI akan diminta menandatangani pernyataan bersedia untuk diambil gambarnya melalui video.
Selama proses seleksi tersebut diatas JICWELS akan membagikan password dan nomor ID kepada masing-masing CTKI Calon Nurse (Kangoshi) dan CTKI Calon Careworker (Kaigofukushishi) untuk pelaksanaan proses matching melalui website JICWELS.
  • Medical Check Up
Bagi Calon Nurse (Kangoshi)dan Calon Careworker (Kaigofukushishi) yang telah lulus Seleksi Administrasi, Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan dan memenuhi persyaratan psikologis serta telah melaksanakan Interview, Japanese Quiz dan Aptitude Test oleh JICWELS dan Interview oleh rumah sakit atau panti lansia, diharuskan melakukan medical check up di lembaga pemeriksaan kesehatan yang ditetapkan dengan biaya sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) yang dibayar oleh CTKI kepada lembaga pemeriksaan kesehatan yang ditetapkan, jika yang bersangkutan FIT dan tidak cacat secara fisik yang dapat mengganggu dalam bekerja (bagi wanita tidak sedang hamil) dapat mengikuti proses matching, sedangkan yang tidak FIT dinyatakan gugur dari proses seleksi.
Biaya medical check up akan diganti oleh Pemerintah Jepang bilamana hasilnya Fit, memenuhi syarat, matching, lulus ujian bahasa Jepang/JLPT minimal level 5 dan berangkat bekerja ke Jepang.
  • Proses Matching
Bagi CTKI yang hasil medical check up nya FIT dapat mengikuti proses selanjutnya yaitu proses matching yang diselenggarakan oleh JICWELS sebagai berikut:
  • CTKI membuka website JICWELS dengan password dan ID yang diberikan, untuk mengetahui daftar rumah sakit atau panti lansia yang meminta dan jumlah permintaan.
  • CTKI melakukan analisa data rumah sakit atau panti lansia antara lain dari sisi domisili/lokasi, besarnya institusi, gaji pokok, tunjangan, fasilitas yang diberikan, asrama, perpustakaan, kesempatan belajar, hari libur, cuti, perlindungan dan sebagainya.
  • Setelah itu CTKI memilih 10 (sepuluh) institusi rumah sakit atau panti lansia yang sesuai dengan keinginannya untuk dikirim ke JICWELS melalui website dengan daftar pilihan yang disusun sesuai dengan urutan prioritas dari nomor 1 sampai dengan nomor 10 (Preference Order List).
  • CTKI akan mendapatkan laporan hasil preference order list (Report) bilamana anda saling memilih atau cocok (matching) maka diterbitkan letter of consent, bila setuju maka di klik Agree dan bila tidak setuju Disagree, selanjutnya mengikuti proses matching kedua. Bilamana hasil report belum matching maka akan keluar daftar penilaian dari masing institusi dengan klasifikasi nilai A,B,C dan D.
  • Bagi yang Disagree dan belum matching dapat melakukan proses matching kedua yaitu melakukan pilihan rumah sakit atau panti lansia sebanyak-banyaknya 20 institusi atau sisa institusi yang belum terpenuhi permintaannya dan mengirim ke website JICWELS (Preference Order List).
  • Bilamana hasilnya matching akan keluar letter of consent, bila setuju maka pilih Agree bila tidak setuju pilih Disagree artinya tidak menyetujui atau mengundurkan diri dan bagi CTKI yang tidak matching dinyatakan gugur.
H. PELATIHAN BAHASA JEPANG
CTKI Program G to G ke Jepang yang telah matching diharuskan mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama 6 (enam) bulan di Indonesia dan 6 (enam) bulan di Jepang, kecuali bagi CTKI yang sudah memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang level 1 atau level 2 (berdasarkan sertifikat yang ditentukan Pemerintah Jepang). Peserta pelatihan bahasa Jepang di Indonesia dan di Jepang diasramakan dengan biaya pelatihan, asrama (akomodasi dan konsumsi) ditanggung oleh Pemerintah Jepang dan CTKI selama mengikuti pelatihan di Indonesia dan di Jepang mendapat allowance dari Pemerintah Jepang sebesar US $ 10 per orang per hari.
Selama pelaksanaan pelatihan 6 bulan di Indonesia akan dilakukan medical check up kedua, bilamana hasilnya UNFIT dinyatakan gugur tidak dapat melanjutkan pelatihan, dan bilamana hasilnya FIT akan diminta menandatangani perjanjian kerja.
Pada waktu selesai pelatihan bahasa Jepang di Indonesia akan dilakukan ujian oleh Pelaksana Pelatihan, apabila lulus maka mengikuti proses pemberangkatan dan bilamana belum lulus akan dilakukan test JLPT dengan hasil lulus minimal N5, bagi yang tdak lulus N5 walaupun sudah matching dan menandatangani kontrak kerja dinyatakan gugur dan tidak bisa berangkat mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Jepang dan tidak bisa bekerja di Jepang.
I. MEDICAL CHECK UP ULANG
Sebelum masa berakhirnya pelatihan bahasa Jepang selama 6 (enam) bulan di Indonesia CTKI diharuskan melakukan medical checek up ulang, bilamana hasilnya FIT dan lulus ujian bahasa Jepang akan diberangkatkan dan bilamana hasilnya UNFIT atau tidak lulus ujian akan dibatalkan. Diminta selama pelatihan bahasa Jepang para CTKI harus selalu menjaga kesehatan. Biaya medical check up ulang sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah) ditanggung oleh TKI dan akan diganti oleh Pemerintah Jepang bilamana hasilnya fit, memenuhi syarat, lulus ujian bahasa Jepang dan berangkat bekerja ke Jepang.
J. KONTRAK KERJA, ASURANSI, KTKLN DAN PRE DEPARTURE ORIENTATION
Para CTKI harus mengerti dan memahami isi kontrak kerja dan penjelasan dari JICWELS, maka jika menyetujui kontrak kerja CTKI menandatangani kontrak kerja yang diketahui oleh BNP2TKI, kontrak kerja tersebut telah ditandatangani terlebih dahulu oleh institusi rumah sakit atau panti lansia dan diketahui JICWELS.
CTKI Program G to G ke Jepang membayar biaya asuransi perlindungan TKI sebesar Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) untuk pertanggungan perlindungan TKI selama masa pra dan purna penempatan, sedangkan selama masa penempatan bekerja di Jepang diasuransikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Jepang.
BNP2TKI menerbitkan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) bagi CTKI yang sudah memenuhi persyaratan dengan biaya gratis.
CTKI Program G to G ke Jepang diharuskan mengikuti Pre Departure Orientation (PDO) selama 3 (tiga) hari sebelum pemberangkatan, dengan biaya sebesar Rp 600.000 (enam ratus ribu rupiah) yang ditanggung oleh CTKI.
O. PEMBERANGKATAN KE JEPANG
Pemberangkatan CTKI Program G to G ke Jepang antara lain ditentukan berdasarkan terbitnya visa kerja dari Imigrasi Jepang melalui Imigrasi di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, oleh karena itu jika CTKI tidak pernah bermasalah baik di Indonesia maupun di Jepang maka visa kerja dapat diterbitkan, jika CTKI pernah bermasalah baik di Indonesia maupun di Jepang maka kemungkinan tidak dapat diterbitkan visa kerja, dengan demikian TKI yang tidak terbit visa kerjanya dinyatakan gugur.
P. BIAYA PENEMPATAN YANG DITANGGUNG PEMERINTAH JEPANG
Biaya yang ditanggung oleh Pemerintah Jepang dalam pelaksanaan penempatan TKI nurse dan TKI careworker ke Jepang program G to G (Economic Partnership Agreement - EPA) adalah :
  • Biaya tiket penerbangan dan airport tax dari Jakarta menuju ke Jepang.
  • Biaya apply visa kerja di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta.
  • Biaya pelatihan bahasa Jepang, akomodasi dan konsumsi.
  • Biaya medical check up dan biaya medical check up ulang, jika TKI memenuhi syarat dan berangkat.
  • Allowance/tunjangan bagi TKI nurse dan careworker selama mengikuti pelatihan bahasa Jepang sebesar US $ 10 / hari.
  • BIAYA PENEMPATAN YANG DITANGGUNG TKI
Biaya penempatan yang ditanggung oleh CTKI Program G to G ke Jepang yang dinyatakan matching dan berangkat bekerja ke Jepang adalah sebagai berikut:
BIAYA PENEMPATAN TKI NURSE DAN CAREWORKER KE JEPANG TAHUN 2014
NomorKegiatanBiayaKeterangan
1.Tes Tertulis Kemampuan KeperawatanRp 250.000Bagi CTKI yang lulus Seleksi Administrasi
2.Tes PsikologiRp 250.000Bagi CTKI yang lulus Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan
3.Medical Check Up (MCU)Rp 1.000.000 *)Bagi CTKI yang memenuhi persyaratan psikologi dan mengikuti seleksi JICWELS melakukan MCU. Biaya MCU akan diganti bilamana Calon TKI matching, mengikuti pelatihan dan lulus tes bahasa atau lulus N5  dan berangkat mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Jepang
4.Medical Check Up (MCU) ulangRp 500.000 **)Bagi CTKI mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Indonesia dan lulus tes bahasa Jepang atau lulus N5. Biaya MCU akan diganti bilamana CTKI matching dan berangkat mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Jepang.
5.Biaya Asuransi Perlindungan Pra dan Purna PenempatanRp 100.000Bagi CTKI yang sudah menandatangani kontrak kerja
6.Biaya Pre Departure Orientation (PDO) selama 3 (tiga) hari.Rp 600.000Bagi CTKI yang sudah menandatangani kontrak kerja dan sebelum di berangkatkan ke Jepang
Biaya Total Bagi TKI yang berangkat bekerja ke JepangRp 1.200.000*)**) Biaya medical check up Rp 1.500.000 diganti/dikembalikan oleh Pemerintah Jepang kepada TKI yang berangkat.
• PROSES PENEMPATAN
Selama proses pelaksanaan penempatan CTKI Program G to G ke Jepang dilakukan oleh BNP2TKI bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, dan selanjutnya dapat dipantau/diakses melalui website www.bnp2tki.go.id, www.bppsdmk.depkes.go.id, dan www.jicwels.jp.
• KETENTUAN PROGRAM
Program ini hanya berlaku bagi para CTKI yang belum pernah bekerja di Jepang sebagai Calon Nurse atau Calon Careworker dalam program G to G (EPA).
Demikian pengumuman ini disampaikan, bilamana terjadi kesalahan atau kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya.
Jakarta, 30 April 2014
Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah
ttd
DR Ir Haposan Saragih M Agr 
NIP: 19610303 198603 1002
Tembusan Kepada Yth:
  • Kepala BNP2TKI (sebagai laporan);
  • Deputi Bidang Penempatan;
  • Kepala Pusat Rengun SDMK, Kemenkes;
  • Kepala BP3TKI dan LP3TKI di Seluruh Indonesia.
Lowongan Kerja Untuk SMA/SMK, D3, Maupun S1 Gaji 15-25 Juta/Bulan, pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »
demikian informasi Pendaftaran Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) Program G to G ke Jepang, semoga bermanfaat

Jepang merupakan salah satu Negara dengan Pertanian Modern Di Dunia

Jepang merupakan salah satu Negara dengan Pertanian Modern Di Dunia
Inilah daftar negara-negara yang menurut saya pertaniaannya patut di contoh :


1. Jepang
Sebagai negara dengan budaya teknologi yang tinggi, Jepang menerapkan juga teknologi untuk bidang pertaniannya. Pertanian di negara ini sangat diatur secara detail, dikerjakan secara serius, mengutamakan teknologi namun tetap ramah lingkungan. Dengan keunikan pengelolaannya itu, Badan Pertaniannya PBB (FAO) menjadikan daerah pertaniaan di Jepang masuk dalam daftar Warisan Penting Sistem Pertaniaan Global (GIAHS). Dengan porsi lahan pertanian hanya 25 % saja, masyarakat Jepang benar-benar memanfaatkan lahan mereka secara efisien, mereka menanam di pekarangan, ruang bawah tanah, pinggiran rel kereta, di atas gedung, pokoknya setiap lahan yang dapat dimanfaatkan mereka optimalkan.
Pasca Tsunami yang meluluh lantahkan sebagian lahan pertaniannya, jepang merencanakan sitem pertanian yang lebih modern. Sistem pertanian yang dijalankan oleh robot, seperti traktor tanpa awak, mesin tanam dan mesin panen. Untuk menghalau hama jepang akan menggunakan teknologi lampu LED.



2. Belanda
Menurut saya negara ini sangat mengagumkan dalam hal pengelolaan pertaniannya. Dengan luas wilayah yang relatif kecil bila dibandingkan Indonesia, pada tahun 2011 Belanda mampu menjadi negara peringkat 2 untuk negara pengekspor produk pertanian terbesar didunia dengan nilai ekspor mencapai 72,8 miliar Euro. Produk andalannya adalah benih dan bunga. Sektor pertanian merupakan pendorong utama ekonomi di Belanda dengan menyumbang 20% pendapatan nasionalnya.
Kunci dari majunya pertanian di Belanda adalah Riset. Kebijakan-kebijakan dan teknologi di adopsi dari riset-riset yang dilakukan para ahli. Salah satu pusat riset pertanian yang terkenal disana adalah universitas Wageningen.


3. Amerika Serikat
Amerika Serikat terkenal sebagai penghasil kacang kedelai, gandum, kapas, kentang dan tembakau di dunia. Harga produk-produk tersebut sangat mempengaruhi  harga di dunia. Pertanian di sana dikerjakan dengan luas kepemilikan lahan yang luas, dikerjakan dengan teknologi pertanian yang hampir separuhnya dilakukan oleh mesin. Sistem irigasi dalam pengelolaan air pun di buat lebih efisien.


4. Taiwan
Hasil ekspor produk pertanian di negara ini adalah USD 11,8 miliar atau 1,5% pendapatan nasionalnya. Seperti juga di negara dengan pertanian lainnya, separuh pengerjaan dilakukan dengan teknologi canggih. Contohnya dalam penanaman padi, mereka menerapkan sistem yang sangat berbeda dengan Indonesia. Bila di Indonesia bibit padi di semai pada satu hamparan sebelum dipindah pada lahan sawah, di Taiwan bibit padi dimasukan suatu wadah pot segi empat dengan ketinggian 2 cm, saat tanam menggunakan mesin dengan kecepatan 3 jam/ha. Cara ini dapat menghemat waktu, tenaga, biaya serta menghasilkan pertumbuhan padi lebih baik, karena pada saat tanam tidak perlu mencabut bibit dari persemaiaan yang akan membuat tanaman stress dan memerlukan waktu untuk adaptasi.


Dari kesemua negara yang saya sebutkan tadi, ada “benang merah” yang membuat mereka maju dan terdepan dalam teknologi pertaniaan, yaitu dukungan pemerintahnya melalui kebijakan-kebijakan yang berpihak terhadap petani, mengatur dan menata pengelolaan pertanian menjadi teratur, tertata dan mensejahterakan. Saya amat yakin, dalam hal sumberdaya manusia Indonesia pun tak kalah hebat, tinggal bagaimana menciptakan suasana yang kondusif di pertanian kita, Malaysia dan Thailand pun udah mulai menata pertaniaannya, sektor ini maju pesat di sana. Tentu kita tidak ingin tertinggal…


Demikian Informasi Jepang merupakan salah satu Negara dengan Pertanian Modern Di Dunia Semoga bermanfaat, 

Bagi Anda yang tertarik mempelajari teknologi pertanian di jepang,  Anda bisa mengikuti magang ke jepang bidang pertanian, pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »
Baca Juga Artikel yang berhubungan :
}} Dahsyatnya Teknology Pertanian Jepang Harga Melon Yubari Mencapai 284 Juta}} Teknologi Pertanian Masa depan Jepang


reff:www.nico03soil.wordpress.com 

BAGI CALON PESERTA YANG AKAN MENGIKUTI SELEKSI PEMAGANGAN KE JEPANG ANDA WAJIB MELIHAT DAN MEMPELAJARI 2 VIDEO BERIKUT »



Tanggapan

Google+ Followers

INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG

INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG
INFO LOWONGAN KERJA PROGRAM PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG MELALUI JALUR IM JAPAN (IMM JAPAN) KERJA SAMA DISNAKERTRANS DAN JALUR SWASTA (NON IMM) UNTUK PRIA DAN WANITA

Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding

Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding
Jasa Video Shooting dan Fotografer Wedding murah di jakarta, untuk berbagai acara misalnya: Pernikahan, prewedding, ulang tahun, famili gathering, seminar, outbond, rapat, workshop dan acara lainnya yang membutuhkan documentasi.
Exit Like Halaman Kami untuk konsultasi Program magang jepang

Backlink

Auto Backlink
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More