Jobs Lowongan magang jepang Non IMM (swasta) Terbaru 2015

peserta diklat magang jepang

Diklat Pendidikan Kenshusei

Pendidikan dan Pelatihan Program Magang Jepang

seleksi magang jepang

Seleksi Magang Jepang

tes Seleksi Meliputi:Interview, dokument, psykotest, Medical Check up, FMD(lari, push up, sit up) dan Tes Bahasa Jepang dan Matematika dasar

kontrak magang jepang

Kontrak Magang Jepang

Kontrak Magang dan Proses Pemberangkatan Peserta Diklat .

hak dan kewajiban

Kerja Magang Jepang

Peserta magang di jepang wajib menyelesaikan Kontrak magang kerja di jepang selama 3 tahun sesuai dengan bidang industri dan lokasi penempatan.

sukses magang ke jepang

Sukses Magang Jepang

Peserta yang telah Menyelesaikan Kontrak Magang di jepang wajib pulang ke indonesia dan akan menerima:-Sertifikat Keterampilan dari JITCO, IM Japan, dan Tunjangan modal usaha

Pengiriman TKI (Tenaga Kerja Luar Negri) Ke jepang Tahun 2015


Pengiriman TKI (Tenaga Kerja Luar Negri) Ke jepang Tahun 2015

Kali ini kami akan sharing informasi mengenai "Pengiriman TKI (Tenaga Kerja Luar Negri) Ke jepang Tahun 2015" selamat menyimak


BNP2TKI akan mengirimkan kembali 348 orang dengan perincian 82 orang perawat rumah sakit (Nurse atau Kangoshi) dan 266 perawat orangtua jompo (careworker atau Kaigofukushishi ) ke Jepang untuk penempatan tahun 2015. Jumlah ini meningkat 100 persen dari kuota penempatan tahun 2014 sebanyak 156 TKI kesehatan.
“Kita terus meningkatkan kualitas perawat ke Jepang seiring dengan adanya kepercayaan masyarakat Jepang untuk meminta lebih banyak perawat dari Indonesia,” ujar Kepala BNP2TKI, Gatot Abdullah Mansyur ketika membuka Pembukaan Interview, Aptitude Test — tes kemampuan analisis verbal, numerical dan kepribadian – dan Japanese Quiz pada program Penempatan TKI Nurse dan Careworker ke Jepang di Hotel Alila, Jakarta, Selasa (26 atau 8 atau 2014).
Turut mendampingi Kepala BNP2TKI, Deputi Penempatan BNP2TKI, Agusdin Subiantoro, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI, Haposan Saragih, Manager Director JICWELS (Japan International Corporation Welfare Services), dan Staf Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan, Kemenkes, Heni.
Menurut Gatot, dalam kunjungan Asosiasi Panti Lansia dan Anggota Parlemen dari LDP Prefecture Ibaraki ke BNP2TKI pada April 2014 lalu dikabarkan bahwa kebutuhan perawat dan pendamping lansia di Jepang hingga tahun 2025 berjumlah 1 juta orang. Peningkatan kebutuhan ini dikarenakan jumlah orangtua yang kian meningkat (aging society) sebagai konsekwensi dari peningkatan standar kesehatan yang cukup baik di Jepang.
Mantan Dubes RI untuk Arab Saudi ini menjelaskan, program penempatan TKI Kesehatan ini juga diberikan pemerintah Jepang kepada para perawat dari Filipina dan Vietnam.
Sejak 2008-2014 Penempatan TKI nurse dan careworker berjumlah 1.235 Perinciannya, tahun 2008 sebanyak 208 orang terdiri dari 104 nurse dan 104 careworker, tahun 2009 sebanyak 362 orang terdiri dari 173 nurse dan 189 careworker.
Tahun 2010 sebanyak 116 orang terdiri dari 39 nurse dan 77 careworker, tahun 2011 sebanyak 105 orang terdiri dari 47 nurse dan 58 careworker, tahun 2012 sebanyak 101 orang terdiri dari 29 nurse dan 72 careworker dan tahun 2013 sebanyak 156 orang terdiri dari 48 nurse dan 108 careworker dan tahun 2014 sebanyak 187 orang terdiri dari 41 nurse dan 146 careworker.
Ada 6 tahapan dalam seleksi penerimaan TKI ke Jepang dimulai dengan tes keperawatan, tes psikologi, tes interview, medical tes, matching dan pelatihan bahasa Jepang di Indonesia selama 6 bulan. Untuk seleksi interview kali ini diikuti 468 orang kandidat yang pelaksanaanya diadakan di Jakarta dan di Medan, Sumatera Utara.
Kepada para kandidat, Gatot mengingatkan agar mereka belajar sungguh-sungguh, disiplin dan menunjukkan keyakinan untuk bisa bekerja di Jepang.
Dia menegaskan orang Jepang itu dikenal sebagai pekerja keras, disiplin dan mereka menyukai para perawat dan pendamping lansia dari Indonesia karena sebelumnya dikenal disiplin, pekerja keras dan ramah. Citra ini harus dipertahankan dan tingkatkan yaitu melalui kualitas dan profesionalitas.
“Selain anda, juga ada pesaing pekerja dari Filipina dan Vietnam,” katanya. Gatot mengatakan, penempatan TKI perawat ke Jepang berdasarkan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) antara BNP2TKI atas nama Pemerintah Indonesia dengan JICWELS yakni lembaga bentukan pemerintah Jepang yang membawahi program G to G penempatan TKI perawat – di Jakarta pada Mei 2008.
Program itu untuk menindaklanjuti kesepakatan sebelumnya, antara Indonesia-Jepang Economic Partnership (IJEPA) yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe di Tokyo, Jepang pada 20 Agustus 2007.
Menurutnya, peluang bekerja TKI perawat di Jepang cukup besar. Hingga 2015, mereka butuh 1 juta pekerja kesehatan untuk merawat orang Jepang dan orangtua lanjut usia (lansia) di Jepang yang jumlah kini cukup tinggi.
Proses Seleksi
Total peserta seleksi Interview TKI Perawat dan Careworker tahun 2014 untuk penempatan tahun 2015 berjumlah 468 orang. Perinciannya, untuk di Jakarta pada Selasa- Rabu (26-27 atau 8) untuk TKI Perawat (Nurse) diikuti oleh 99 orang di mana dari jumlah itu ada 3 orang yang tidak hadir. Adapun untuk TKI Careworker diikuti 170 peserta yang akan diadakan pada 1-3 September di Hotel Sari Pasifik Jakarta. Selain di Jakarta, seleksi juga diadakan di Hotel Santika Medan, Sumut, pada Sabtu-Minggu, 30-31 Agustus 2014 yang diikuti 71 peserta terdiri dari 5 orang TKI Perawat dan 66 orang TKI Pendamping Lansia.
Gatot mengatakan, proses seleksi penempatan TKI kesehatan ini dilakukan secara terbuka dan transparan. Bahkan para calon TKI dijaga kerahasiaanya karena CTKI akan mendapatkan ID dan Password yang hanya dapat dibuka oleh mereka.
“Jangan percaya kepada perorangan atau lembaga yang menyatakan dapat membantu anda untuk bisa matching dan bekerja di Jepang. Hal ini saya pastikan tidak mungkin karena proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan serta menjaga kerahasiaan masing-masing peserta,” terang Gatot.
Ditambahkannya, kelulusan itu murni hasil kemampuan anda sendiri setelah dinyatakan lulus oleh JICWELS. Peran BNP2TKI hanya sebagai fasilitator program dan tidak memiliki otoritas untuk membantu kelulusan anda.
Setelah lulus seleksi interview, para kandidat harus melakukan medical check up dengan biaya sebesar Rp1.000.000 dan ditanggung peserta. Biaya tersebut akan diganti oleh pemerintah Jepang bilamana CTKI berangkat ke Jepang. Proses matching adalah proses saling memilih antara calon TKI dan calon pengguna jasa rumah sakti atau panti lansia. Pada proses ini CTKI akan memilih 10 institusi rumahsakit (TKI Perawat) atau institusi 10 panti lansia (TKI Careworker). Bilama matching akan mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama 6 bulan di Indonesia dan di Jepang, sedangkan yang tidak matching mengikuti proses matching kedua dengan memilih 20 institusi rumahsakit (TKI Perawat) atau institusi panti lansia atau sisanya. Bagi yang matching akan mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama 6 bulan di Indonesia dan 6 bulan di Jepang. Bagi yang tidak matching pertama dan matching kedua dinyatakan gugur.
Selama pelatihan di Jepang, mereka mendapatkan uang saku per hari sebesar USD 10 atau USD 300 per bulan. Untuk TKI nurse akan diikat kontrak kerja selama tiga tahun, dan TKI careworker selama empat tahun. (sumber www.bnp2tki.go.id)
Demikian Informasi Tentang "Pengiriman TKI (Tenaga Kerja Luar Negri) Ke jepang Tahun 2015" semoga bisa membantu
Bagi Yang ingin Mendaftar Seleksi Magang Jepang
daftar magang jepang

Bebas Visa Jepang tahun 2015 bagi WNI pemegang E-Paspor

Berikut peraturan terbaru kebijakan bebas visa jepang tahun 2015 bagi warga negara indonesia pemegang E-Paspor  yang di kutip dari website kedutaan jepang www.id.emb-japan.go.jp

Seperti telah disampaikan pada 30 September lalu, bahwa Bebas VISA bagi WNI pemegang e-paspor, dengan melakukan registrasi pra keberangkatan, akan secara aktif diberlakukan mulai 1 Desember 2014.

    Dengan terwujudnya kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pariwisata Jepang yang mentargetkan 20 juta wisatawan ke Jepang, sebagai strategi pertumbuhan Jepang, dan utamanya dapat berperan besar dalam upaya mempererat hubungan Jepang-Indonesia.

1.TARGET
    Warga Negara Indonesia pemegang IC passport/e-paspor (paspor dengan logo chip di bagian sampul depan) sesuai standar ICAO (International Civil Aviation Organization), melakukan registrasi e-paspor di Kantor Perwakilan Negara Jepang (Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal Jepang/Kantor Konsulat Jepang) di Indonesia sebelum keberangkatan.

2.BUKTI REGISTRASI BEBAS VISA
    WNI yang telah melakukan registrasi e-paspor akan diberikan bukti registrasi oleh Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Tujuan Perjalanan:kunjungan singkat (wisata, bisnis, kunjungan keluarga, kunjungan teman, atau kunjungan singkat lainnya)

  • Durasi masa tinggal:15 hari

  • Masa berlaku:3 tahun atau sampai batas akhir berlaku paspor (bila masa berlaku paspor kurang dari 3 tahun. Mengikuti masa berlaku terpendek.)

  • Biaya:gratis

  • Proses Registrasi:2 hari kerja (hasil proses diserahkan hari berikutnya)
    3.TATA CARA REGISTRASI PRA KEBERANGKATAN
    (1)Pemohon atau perwakilan pemohon membawa e-paspor dan formulir aplikasi (formulir terlampir: PDF atauDOC) ke Kantor Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat di Indonesia untuk diregistrasi.
    (2)Kedutaan/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat akan menerima berkas permohonan, melakukan proses registrasi, menempelkan sticker bebas VISA, dan menyerahkannya pada pemohon kembali.
    (3)Yang bersangkutan dapat melakukan perjalanan ke Jepang untuk durasi tinggal maksimal 15 hari, berkali-kali hingga masa berlaku sticker tersebut habis, tanpa perlu melakukan registrasi lagi di tiap kali perjalanan.
    (4)Bagi pemohon Bebas VISA yang tidak dikabulkan permohonannya, harus melakukan permohonan VISA seperti biasa.
    4.PERHATIAN
    (1)WNI pemegang paspor selain e-paspor tetap memerlukan VISA untuk masuk ke Jepang. Bebas VISA hanya berlaku untuk kunjungan maksimal 15 hari, bila berencana untuk tinggal lebih dari 15 hari, atau tujuan bekerja di Jepang, wajib mengajukan permohonan VISA dengan mengikuti peraturan yang berlaku.
    (2)Bila ada penggantian paspor atau perubahan nama di paspor, wajib melakukan registrasi kembali dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.
    (3)WNI pemegang e-paspor yang masuk ke Negara Jepang tanpa melakukan registrasi bebas VISA sebelumnya, akan dicekal di Bandara Jepang. Karena itu, registrasi ini wajib dilakukan sebelum keberangkatan. Selain itu, ada kalanya petugas Imigrasi Bandara akan menanyakan tujuan kedatangan, durasi tinggal, ataupun informasi lainnya yang dibutuhkan, termasuk meminta unjuk tiket pulang-pergi maupun tiket menuju Negara lain. Dari hasil tanya jawab oleh petugas Imigrasi tersebut dimungkinan yang bersangkutan tidak dapat masuk ke Jepang.
    (4)Bagi WNI yang pernah dideportasi, dalam masa cekal, pernah melakukan pelanggaran hukum baik di Jepang dan atau pelanggaran hukum di Negara lain dan pernah menjalani masa tahanan 1 tahun atau lebih, tidak dapat masuk ke Jepang meskipun telah melakukan registrasi pra keberangkatan.

    PERBEDAAN PASPOR BIASA DAN E-PASPOR SESUAI STANDAR ICAO
    (SAMPUL)
    Demikian Artikel Bebas Visa Jepang tahun 2015 bagi WNI pemegang E-Paspor semoga bermanfaat, Sebaiknya Anda juga membaca Artikel yang berhubungan:
    >> Aturan dan kondisi visa ke jepang

    >> Kebijakan Penerbitan Visa Jepang

    >> Izin Masuk dan Izin tinggal di jepang

    >> Prosedur pengajuan visa ke jepang

    >> wilayah kerja kantor permohonan visa ke jepang

    Website penting :
    >> Info terbaru lowongan kerja di jepang

    reff: www.id.emb-japan.go.jp

    LOWONGAN KERJA PROGRAM INTERCOMPANY (EKS JEPANG BISA MENGIKUTI)


    curious-231









    LOWONGAN KERJA PROGRAM INTERCOMPANY (EX JAPAN/UMUM)
    Program ini terlibat dalam penelitian dan pengembangan produk baru, yang berfokus pada perusahaan IT dan Produsen Terkemuka di Jepang. Program pekerja di bidang seperti mobil, elektronik konsumen, ponsel, semikonduktor, lingkungan, peralatan medis, dan lain- lain. Sebagai perusahaan Jepang yang telah mengalami perkembangan globalisasi dalam beberapa tahun terakhir, ada lebih dan lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan cabang di luar negeri dan pabrik, Oleh karena itu, tidak hanya menguasai bahasa inggris tetapi juga memiliki pengetahuan tentang kondisi lingkungan di berbagai negara yang di perlukan dan telah diubah ke waktu yang kita butuhkan untuk memproduksi( mengembangkan produk) dalam perspektif baru.

    JENIS PEKERJAAN
    Mechanical Engineer, Electrical & Elctronic Engineer, Process Engineer, Software Engineer ( kami Seleksi pekerjaan berdasarkan keahlian dan pengalaman anda ) 
    【Contoh】
    ■Mechanical Engineering/Drawing, Analysis, Drafting, CAD Operator(3D/2D) 
    ■Electrical Design, Wiring Examination, Plant Engineering/Maintenance 
    ■Electronic Circuit/Circuit Board/LSI Design/Development/Examination/Evaluation, Process, Control ECU 
    ■Industrial Technology, Start Up Production Line, Mold Design, Jig Design, NC Machining, Process Control 
    ■Embedded Control Development, Microcomputer Control, Firmware Development 
    ■Business Application Program Development, Application Development 【Penanganan / perawatan Produk・Penempatan kerja Contoh】 Peralatan Transportasi dan Suku Cadang dari Mobil/Pesawat/Kapal Peralatan Transportasi dari Belt Conveyor/Industri Robot/Peralatan konstruksi. Mobile Phone/PC/Audio/TV/Pendingin/ Elektronik rumah tangga/ Semikondutor/Peralatan Presisi/Lingkungan・berhubungan peralatan Medis Petrokimia /Pabrik Plat Baja

    SYARAT PELAMAR

    Diutamakan Pengalaman Kerja atau Lulusan Universitas insinyur (S-1 Tehnik) Menguasai bahasa Jepang : Minim Japanese Business N2 atau min. N3, Max Usia 35Tahun

    LOKASI KERJA
    Jepang (Tokyo, Osaka, Nagoya)

    GAJI BULANAN
    Minimum gaji per bulan JPY190.000 ( sama dengan USD1,900 nilai tukar Agustus 2014) Keahlian dan pengalaman di pertimbangkan Lembur,Biaya terkait perjalanan bekerja, Subsidi sewa( JPY10,000-20,000) Potensi Penghasilan 22,3 juta - 30 juta/Bulan

    BONUS, KESEJAHTERAAN
    Gaji meningkat : setiap 1 tahun sekali Bonus : 2 kali dalam setahun Mess Karyawan untuk sendiri atau keluarga Asuransi Sosial Sistem Pendukung relokasi biaya

    LIBURAN, LIBURAN DIBAYAR
    Sistem lima hari kerja Libur Nasional Musim Panas & Libur Tahun Baru Acara Liburan Keluarga Paid Holiday Perawatan, Cuti Jumlah Total Liburan : Sekitar 117 hari"

    Tidak ada pungutan biaya apapun selama proses seleksi, sampai peserta dinyatakan lolos dan jaminan Berangkat,

    BIAYA YANG DIKELUARKAN PESERTA INTERPROGRAM DI INDONESIA
    1. Biaya Medical Check Up (para kandidate yang mengatur, bisa dilakukan di Klinik Prodia dan medical lengkap meliputi test darah, urine, rontgen, anti HIV, Anti Narkoba, PAP TB, utk biaya ditanggung oleh peserta)

    2. Biaya Passport (para kandidate sendiri yang mengatur, bisa dibuatkan di immigrasi manapun)

    3. Biaya Tiket (para kandidate sendiri yang mengatur, jadi peserta diharuskan membeli tiket sendiri ditravel agent yang dianggap paling murah)

    BIAYA PESERTA INTERPROGRAM DI JEPANG

    1. Biaya Makan
    2. Biaya Mess
    3. Biaya Transportasi

    Bagi peserta yang ingin mendaftar, silahkan kirimkan cv, foto copy ijasah terakhir dan melampirkan sertificate n2/n3,

    kirim via email ke : seleksi@outlook.co.id (sebelum tanggal 26 September 2014)
    (Pendaftaran berikutnya dipersilahkan, Kami kolektifkan jadwal sesuai dengan permintaan dari user jepang)

    Jadwal interview Program Intercompany oleh Sachou dari Jepang pada hari senin tgl 29 September 2014 jam 10 bertempat di Central Park Jakarta

    Tips Mencari Lowongan Kerja ke jepang

    Tips Mencari Lowongan Kerja ke jepang
    Kali ini saya akan membahas bagaimana kita bisa mendapatkan pekerjaan di jepang melalui Artikel Tips Mencari Lowongan Kerja ke jepang

    Kalau Anda tertarik untuk bekerja ke Jepang  ada baiknya mempersiapkan ketrampilan bahasa Jepang , jadi pada saatnya nanti akan menjadi poin lebih bagi pencari kerja. Tanpa kemampuan berbahasa Jepang, bekerja di negara tersebut hampir tidak mungkin untuk dilakukan.Namun Anda tidak usah khawatir karena kemampuan bahasa yang diperlukan tidak sampai level fasih, namun cukup untuk perkacapan standard sehari hari. Pihak yang merekrut Anda juga bukanlah orang yang bodoh, jadi sebelum diberangkatkan, calon pekerja akan diberikan kesempatan untuk belajar bahasa dan juga ketrampilan lain selama beberapa bulan atau bahkan mungkin selama setahun, jadi cukup untuk menguasai bahasa Jepang untuk percakapan dan komunikasi sehari hari dan juga menguasai beberapa huruf kanji dasar.


    Berikut Tips Mencari Lowongan Kerja ke jepang :

    A.Melalui Hello Work (ハローワーク), lembaga milik pemerintah ini membantu warga Jepang maupun warga negara asing (gaikokujin) yang berdomisili tetap di Jepang. Cukup datang saja di kantor Hello Work bagian Gaikokujin corner yang ada di setiap kota, daftar dan konseling pekerjaan. Staff akan memperkenalkan ke perusahaan yang butuh tenaga kerja, dan staff hello work akan membuat janji untuk interview di tempat perusahaan yang butuh tenaga kerja tersebut. Istilahnya Hello Work itu perantara. Karena milik pemerintah, tidak dipungut biaya sepeser pun. Bila interview ditolak, berapa kali datang ke Hello Work untuk dicarikan pekerjaan lagi pun tidak ada masalah.

    B. Mencari sendiri melalui majalah "Town Work", baitoru dot com dan sebagainya, yang disediakan gratis di konbini, (tentu kalau tidak bisa baca kanji akan sangat kesulitan). Bagi yang bisa baca dan bahasa Jepang lancar, tinggal telpon saja lowongan yang ada dan minta janji untuk interview.

    C.Melalui "Haken kaisha" (employment agency), karena ini milik swasta, gaji per jam dipotong berapa persen olehnya. Tapi tidak jadi masalah karena kebanyakan pekerjaan dari haken kaisha bergaji tinggi dan ditempatkan di Industri-Industri besar. Banyak orang asing yang ada di jepang menggunakan jasa haken kaisha untuk bekerja.

    Demikian Tips Mencari Lowongan Kerja di jepang. Yang jadi masalah adalah, bagaimana Anda bisa mendapat visa dengan izin kerja/ Tinggal di jepang?


    Cara pertama adalah melamar di perusahaan Jepang yang ada di Indonesia dengan penempatan kerja di Jepang (cara ini berlaku juga bagi ex japan yang ingin kembali kerja ke jepang melalui visa intercompany). Contoh: Toshiba, Yamaha, Honda, PT. Sanyo Medical Indonesia, PT. Toyota Tsusho Mechanical & Enginnering Service Indonesia, PT. Keihin Indonesia dll.


    Cara kedua jadi kenshusei/jishusei (maksimal 3 tahun) kerja magang (tidak berlaku bagi ex jepang). Lowongan untuk bagian ini yang tersedia dan jumlah yang relatif cukup besar. Kabar baiknya lagi adalah tidak menuntut pendidikan yang tinggi. Jenis pekerjaan yang dibutuhkan hampir sebagian besar adalah untuk pekerja pabrik, operator mesin, konstruksi, pertanian serta peternakan. Birokrasi penyalurannya adalah lewat Lembaga Sending/Sending Organization(SO) Dibawah Naungan JITCO (Japan International Training Cooperation Organization), Untuk SO Jalur IM Japan proses seleksi bekerja sama dengan Kantor depnaker, sedangkan untuk jalur Non IM Japan Informasi job terbaru bisa Anda baca melalui website Dagangku.com menu "Magang Jepang"


    Cara ketiga sekolah di jepang, sambil cari kerja sambilan. Setelah lulus, cari lowongan kerja di perusahaan sebagai karyawan tetap atau kontrak (Berlaku juga bagi eks kenshusei yang ingin kembali bekerja ke jepang). Sehingga visa diurus sama perusahaan. untuk mencari pekerjaan bidang ini silahkan baca Artikel >>" Info kerja Paruh waktu di jepang "


    Cara terakhir adalah menikah dengan orang berwarga negara Jepang (Berlaku juga bagi ex-japan yang ingin bekerja kembali di jepang). untuk bagian ini penjelasannya silahkan baca melalui artikel >> " Prosedur menikah sama orang jepang "


    Demikian Artikel Tips Mencari Lowongan Kerja ke jepang untuk keterangan tahap selanjutnya

    Penjelasannya silahkan baca Artikel >> " Prosedur Izin Masuk dan Tinggal di Jepang

    Jepang Butuh 50 Ribu Pekerja Asing Terutama Bidang Konstruksi

    Berikut Kami sampaikan Info berita tentang Jepang Butuh 50 Ribu Pekerja Asing Terutama Bidang Konstruksi

    Warga Jepang mengibarkan bendera Negaranya saat menyambut gembira Jepang menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 di Tokyo
    Warga Jepang mengibarkan bendera Negaranya saat menyambut gembira Jepang menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, (8/9). (AP Photo/Greg Baker)

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah Jepang menyatakan salah satu elemen strategis bagi pertumbuhan ekonomi domestik adalah membuka pintu lebih luas bagi pekerja asing yang ingin bekerja di negara tersebut. Seorang sumber di pemerintahan mengatakan minat investor asing masih tinggi terhadap Jepang. Namun, investor juga ingin melihat bagaimana negara ini mengatasi jumlah angkatan kerja yang mulai menua.

    Meskipun Jepang ingin membuka pintu lebih luas bagi pekerja asing, hal ini tidaklah mudah. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, menurut sumber tersebut, tengah dalam proses membuat perubahan kebijakan dan akan berhati-hati mengumumkan perihal pekerja asing tersebut. Pemerintah Jepang disebut akan mengizinkan "secara bertahap dan tenang" lebih banyak pekerja asing dengan keterampilan teknis tingkat rendah hingga menengah untuk bekerja di negara ini.
    Langkah pertama yang mungkin akan dilakukan adalah memasukkan pekerja asing lebih banyak untuk bidang konstruksi, di mana jumlah masyarakat Jepang dengan keterampilan dalam industri ini telah menurun. Tercatat pada 1997 angka pekerja domestik dengan kemampuan konstruksi telah menurun sebanyak satu juta orang dari sebelumnya berjumlah 4,5 juta orang.
    Padahal, Jepang sedang membutuhkan banyak pekerja di bidang konstruksi bangunan untuk melaksanakan pekerjaan rekonstruksi di wilayah Tohoku, yang dilanda gempa bumi besar pada 2011. Pekerja konstruksi juga dibutuhkan untuk persiapan penyelenggaraan olimpiade di Tokyo pada 2020.
    "Diperkirakan butuh 40 ribu sampai 50 ribu pekerja asing," kata seorang pejabat senior di Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang, seperti dilansirJapan Daily Press, Kamis, 6 Februari 2014.
    I

    ndustri lain yang membutuhkan banyak pekerja asing adalah bidang keperawatan. Saat ini Jepang sudah memiliki perjanjian kemitraan ekonomi dengan Indonesia dan Filipina, di mana Jepang menerima 1.000 perawat untuk diberikan pelatihan. Cepatnya pertumbuhan angka penduduk berusia lanjut menjadikan masalah keperawatan sebagai hal penting di masa depan.

    Bagi Anda yang ingin bekerja di jepang khususnya bidang konstruksi
    pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »
    Demikian info berita tentang Jepang Butuh 50 Ribu Pekerja Asing Terutama Bidang Konstruksi semoga bisa membantu Anda dalam mencari pekerjaan di negara jepang

    Pelajar Indonesia Paling Dicari Perusahaan Jepang

    Pelajar Indonesia Paling Dicari Perusahaan Jepang
    Berdasarkan data Career Office APU tahun 2013, job placement rate untuk anak-anak Indonesia pada 2012 lalu mencapai angka 100 persen, sementara pada 2012 lalu turun sedikit, hanya 96,7 persen.

    Berikut kami sampaikan informasi berita tentang Pelajar Indonesia Paling Dicari Perusahaan Jepang


    BEPPU, KOMPAS.com - Kantor karir (career office) Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), Beppu, Jepang, menempatkan para pelajar Indonesia sebagai pelajar paling diincar perusahaan-perusahaan multinasional Jepang. Kemampuan bahasa Jepang dan Inggris para pelajar Indonesia dinilai sangat baik, sebaik kemampuan studi di bidangnya masing-masing.

    Demikian dipaparkan Masako Posselius, Manager Career Office Ritsumeikan APU, di kantornya di Kampus APU, Kamis (19/6/2014). Masako, yang juga menjabat Global Career Development Facilitator (Japan), bahkan menegaskan bahwa lulusan Indonesia banyak dicari karena dianggap sangat kreatif, selain punya passion dan kemampuan bahasa lebih baik dibandingkan pelajar asal Asia Tenggara lainnya.

    "Terutama untuk bahasa Jepang. Anak-anak Indonesia banyak dicari untuk mengisi banyak posisi manajer eksekutif. Mereka dinilai kreatif sehingga kerap dipercaya mampu membawa visi dan misi perusahaan," ujar Masako.

    Berdasarkan data Career Office APU tahun 2013, job placement rate untuk anak-anak Indonesia pada 2012 lalu mencapai angka 100 persen, sementara pada 2012 lalu turun sedikit, hanya 96,7 persen. Masako mengatakan, pada 2013 lalu, 73 persen dari total pelajar asal Indonesia di APU pun tercatat paling aktif mencari pekerjaan.

    "Jadi, persentase anak Indonesia yang mendapatkan pekerjaan di Jepang itu 65 persen, yang bekerja di Indonesia 17 persen, sedangkan sisanya yang 17,5 persen itu di negara lain atau melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi," kata Masako.

    Mesih berdasarkan data Career Office APU, pada 2013 lalu tercatat sebanyak 355 perusahaan Jepang mendatangi APU untuk menggelar rekrutmen tenaga kerja first graduate. Kunjungan dan rekrutmen yang disebut dengan "On Campus Recruiting" itu kerap dijadikan kesempatan bagi para mahasiswa Ritsumeikan APU, khususnya mahasiswa tingkat 3 dan 4, untuk mulai merancangjob hunting.


    "Karena pada saat itu para mahasiswa hanya mulai fokus pada akhir masa studinya dan serius dengan aktivitas riset mereka untuk menyelesaikan studi. Sejauh ini, para alumni dan perusahaan selalu puas dengan capaian anak-anak Indonesia yang mereka rekrut," kata Masako.

    M Latief/KOMPAS.comDi Ritsumeikan APU, jumlah mahasiswa Indonesia yang mencapai 217 orang, menduduki posisi keempat dari 5.480 total mahasiswa internasional yang menimba ilmu di perguruan tinggi itu.

    Non-akademik

    Di Ritsumeikan APU, jumlah mahasiswa Indonesia yang mencapai 217 orang, menduduki posisi keempat dari 5.480 total mahasiswa internasional yang menimba ilmu di perguruan tinggi itu. Berdasarkan data Mei 2014, dengan total 202 mahasiswa tingkat sarjana (S-1) dan 14 mahasiswa pascasarjana (S-2), serta 1 mahasiswa non-gelar, jumlah mahasiswa Indonesia secara berurutan berada di bawah China (572 mahasiswa), Korea (513 mahasiswa), serta Vietnam (336 mahasiswa).

    Namun demikian, menurut Dahlan Nariman, Vice Dean of Admission-Associate Professor Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), secara kualitas anak-anak Indonesia tidak kalah dibandingkan para mahasiswa asal ketiga negara di atasnya. Selama 5 tahun terakhir, lanjut dia, kemampuan akademik dan non-akademik anak-anak Indonesia justeru dianggap lebih baik.

    "Untuk akademik rata-rata GPA atau IPK anak Indonesia itu 3,00. Sementara yang dianggap paling menonjol dari anak-anak Indonesia itu khususnya dari sisi non-akademik. Para mahasiswa Indonesia dinilai paling kreatif untuk urusan non-akademik dan selalu unggul dibanding anak lain," ujar Dahlan.

    Dahlan mengatakan, berdasarkan survei Carrier Office Ritsumeikan APU pada 2013 lalu spesifikasi kebutuhan sumber daya manusia yang diinginkan perusahaan-perusahaan internasional Jepang tidak hanya menitik beratkan pada kemampuan teknis (skil) dan potensi akademik. Lebih dari itu, beberapa variabel non-teknis (non-skil) sangat mereka butuhkan dari para sarjana lulusan perguruan tinggi.

    "Kepemimpinan, kemampuan menemukan masalah, kemampuan mengeksekusi rencana, memberi inspirasi orang di sekitarnya, suka belajar dan memperbaiki diri, serta punya semangat kerjasama yang tinggi. Kriteria itulah yang utama," kata Dahlan.
    Penulis: Latief



    Demikian Info berita Pelajar Indonesia Paling Dicari Perusahaan Jepang semoga menambah motivasi anda untuk bekerja di perusahaan jepang
    Bagi Anda yang ingin mengikuti seleksi program magang ( belajar sambil bekerja) di perusahaan jepangpendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »

    Pendaftaran Tenaga Kerja Luar Negri (CTKI) Program G to G ke Jepang

    Pendaftaran  Tenaga Kerja Luar Negri
    Pengumuman Pendaftaran Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI)
    Program G to G ke Jepang



    untuk Jabatan Calon Nurse (Kongoshi) dan Calon Careworker (Kaigofukushishi)

    Penempatan Tahun 2015

    Nomor : PENG. 180 /PEN-PPP/IV/2014


    Sehubungan dengan pelaksanaan penempatan CTKI Program Government to Government (G to G) ke Jepang untuk jabatan Calon Nurse (Kangoshi) dan Calon Careworker (Kaigofukushishi) dalam rangka Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) untuk penempatan tahun 2015, bersama ini diberitahukan kepada CTKI yang berminat bekerja ke Jepang sebagai berikut:


    A. PENDAFTARAN

    Pendaftaran dilakukan langsung oleh CTKI di tempat pendaftaran dengan mengisi formulir pendaftaran, Formulir 5 untuk pendaftar Calon Kangoshi, dan Formulir 6 untuk pendaftar Calon Kaigofukushishi yang diisi dalam bahasa Inggris dengan jelas dan lengkap serta melampirkan persyaratan yang telah ditentukan.


    B. TEMPAT PENDAFTARAN

    I. Calon Nurse (Kangoshi)


    Pendaftaran Calon Nurse (Kangoshi) dilakukan di :


    - Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan (Pusrengun SDMK)


    Kementerian Kesehatan RI

    Jl Hang Jebat III/F3 Lantai 6 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Telp: 021 - 725 8830

    Fax: 021 - 725 8618


    - Kantor Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI), Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga kerja Indonesia (UPTP3TKI) atau Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI) sebagaimana alamat dibawah ini.


    II. Calon Careworker (Kaigofukushishi)


    Pendaftaran Calon Careworker (Kaigofukushishi) dilakukan oleh BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI di masing-masing daerah sebagai berikut:


    1. BP3TKI Banda Aceh

    Jl Soekarno-Hatta No: 17 Banda Aceh

    Kec. Lueng Bata Kota Banda Aceh

    Telp : (0651) 7410355, 636959

    Fax : (0651) 49186


    2. BP3TKI Medan

    Jl Mustofa Nomor : 15/121 Medan

    Telp : (061) 77808329, 6611748

    Fax : (061) 6611732


    3. BP3TKI Pekanbaru

    Jl Tamansari Gg. Tamansari I Kel: Tangkerang Selatan Pekanbaru 28125

    Telp : (0761) 31374, 37544, 38894, 7079765

    Fax : (0761) 34479


    4. BP3TKI Tanjung Pinang

    Jl DI Panjaitan Km 9 Kompleks Bintan Center Blok O No: 3 Tanjung Pinang - Kepulauan Riau

    Telp : (0771) 7004553

    Fax : (0771) 7447250


    5. BP3TKI Palembang

    Jl Dwikora II No: 1220 Palembang 30137

    Telp/Fax: : (0711) 359404, 312062


    6. BP3TKI Serang

    Jl Ciwaru Raya Kompleks Depag No: 2 Serang Banten

    Telp : (0254) 204970

    Fax : (0254) 207963


    7. BP3TKI Ciracas, Jakarta

    Jl Pengantin Ali No: 1 Ciracas, Jakarta Timur

    Telp : (021) 87781840

    Fax : (021) 87781841


    8. BP3TKI Bandung

    Jl Soekarno Hatta No: 301 Bandung 40234

    Telp/Fax: : (022) 5204091


    9. BP3TKI Semarang

    Jl Kalipepe II, Semarang 50236

    Telp : (024) 7475039, 74763260, 8311711, 8311713

    Fax: : (024) 76481772, 7477273


    10. BP3TKI Yogyakarta

    Jl Sambisari 311A Juwangan Purwomartani Kalasan - Sleman Yogyakarta

    Telp/Fax : (0274) 497403


    11. UPTP3TKI Surabaya

    Jl Jagir Wonokromo No: 358, Surabaya 60244

    Telp : (031) 8415858

    Fax : (031) 8411445


    12. BP3TKI Denpasar Bali

    Jl Mawar No: 25 Kereneng, Denpasar - Bali

    Telp : (0361) 244886


    13. BP3TKI Mataram

    Jl Adi Sucipto No: 9, Mataram

    Telp : (0370) 642240, 633797

    Fax : (0370) 639712


    14. BP3TKI Pontianak

    Jl Urat Badawi No: 82 B, Pontianak

    Telp : (0561) 741564

    Fax : (0561) 735244


    15. BP3TKI Banjar Baru

    Jl Rosela I No: 17 Simapang 4 Sei Ulin Banjarbaru 70714

    Telp : (0511) 4782352, 4781638

    Fax : (0511) 4782352


    16. BP3TKI Nunukan

    Jl Tien Soeharto No: 49 Nunukan

    Telp : (0556) 21018

    Fax : (0556) 21018


    17. BP3TKI Makassar

    Jl Paccinang Raya N0. 104 Tello Makassar

    Telp : (0411) 442322, 425038

    Fax : (0411) 425039


    18. BP3TKI Manado

    Jl 17 Agustus, Manado

    Telp : (0431) 856977

    Fax : (0341) 864309


    19. BP3TKI Kupang

    Jl Perintis Kemerdekaan I No: 6 Oebufu, Kupang

    Telp : (0380) 825355

    Fax : (0380) 839653


    20. LP3TKI Lampung

    Jl Untung Suropati No: 21 A

    Telp: (0721) 8011 422

    Fax: (0721) 774385

    Bandar Lampung


    21. LP3TKI Padang

    Jl Delma No: 7B, Kel: Ujung Gurun, Padang Barat

    Telp/Fax: (o751) 38016


    Padang


    22. LP3TKI Palu

    Jl Zebra 1A, No: 31, Palu, Sulawesi Tengah

    Telp/Faks (0451) 481132

    Palu


    23. LP3TKI Kendari

    Jl Kancil Lorong Garesha No: 1, Anduonohu, Sulawesi Tenggara

    Kendari


    24. LP3TKI Gorontalo

    Jl Rambutan, Kel: Huangobotu, Kec: Dungingi, Sulawesi Utara Gorontalo


    C. WAKTU PENDAFTARAN

    Waktu pendaftaran CTKI Program G to G Ke Jepang dilaksanakan pada tanggal 2 Mei - 27 Juni 2014.


    D. PERSYARATAN CTKI


    Pendaftaran CTKI Program G to G Ke Jepang untuk jabatan Calon Nurse (Kangoshi) dan Calon Careworker (Kaigofukushishi) diperuntukkan bagi CTKI yang belum pernah bekerja di Jepang dalam Kerangka Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) atau Program G to G.


    Persyaratan pendaftaran CTKI Calon Nurse (Kangoshi) dapat dilihat melalui website www.bppsdmk.kemkes.go.id, atau www.bnp2tki.go.id atau daftar langsung ke Pusrengun SDMK, Kemkes Jl Hang Jebat III/F3 Lantai 6, Kebayoran baru, Jakarta Selatan atau di 24 BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI seluruh Indonesia.


    Persyaratan pendaftaran CTKI Calon Careworker (Kaigofukushishi) dapat dilihat melalui website www.bnp2tki.go.id atau daftar langsung di 24 BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI seluruh Indonesia


    Berkas lamaran disampaikan ke Pusrengun SDMK, Kementerian Kesehatan atau 24 BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI harus melengkapi persyaratan sebagai berikut :


    Persyaratan pendaftaran CTKI Program G to G Ke Jepang sbb:


    Syarat Khusus CTKI Calon Nurse (Kangoshi)
    Berusia 23 sampai dengan 35 tahun per 31 Juli 2014 atau telah lulus serendah-rendahnya D3 Keperawatan dan telah memiliki pengalaman kerja sebagai perawat minimal komulatif 2 tahun sejak tanggal kelulusan atau telah lulus S1 Keperawatan dan Ners dan telah memiliki pengalaman kerja sebagai perawat minimal komulatif 1 tahun sejak tanggal kelulusan;
    Melampirkan fotocopy ijazah pendidikan serendah-rendahnya D3 Keperawatan atau S1 Keperawatan dan Ners dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose;
    Melampirkan fotocopy transkrip nilai pendidikan serendah-rendahnya D3 Keperawatan atau S1 Keperawatan dan Ners dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose;
    Melampirkan fotocopy Surat Tanda Registrasi (STR) dari Kemkes/MTKI dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose;
    Melampirkan surat keterangan pengalaman kerja atau surat keterangan kerja sebagai perawat sekurang-kurangnya 2 tahun komulatif per 31 Agustus 2014 sejak tanggal kelulusan untuk lulusan D3 Keperawatan atau sekurang-kurangnya 1 tahun komulatif per 31 Agustus 2014 sejak tanggal kelulusan untuk lulusan S1 Keperawatan dan Ners).

    Syarat Khusus CTKI Calon Careworker (Kaigofukushishi)
    Berusia 21 sampai dengan 35 tahun per 31 Juli 2014 atau telah lulus serendah-rendahnya D3 Keperawatan.
    Melampirkan fotocopy ijazah pendidikan serendah-rendahnya lulusan D3 Keperawatan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose;
    Melampirkan fotocopy transkrip nilai pendidikan serendah-rendahnya lulusan D3 Keperawatan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose;
    Melampirkan surat pernyataan bersedia ditempatkan sebagai Careworker (Kigofukushishi) di Jepang, ditandatangani diatas materai Rp 6.000 diketik manual atau komputer.

    Syarat Umum CTKI Calon Nurse (Kangoshi) dan CTKI Calon Careworker (Kaigofukushishi)
    Fotocopy KTP yang masih berlaku;
    Fotocopy Paspor sekurang-kurangnya masih berlaku 1 (satu) tahun ke depan;
    Fotocopy Akte Kelahiran atau Surat Kenal Lahir;
    Fotocopy Kartu Pencari Kerja/AK1 yang dilegalisir dengan cap basah atau embose;
    Asli Surat Ijin dari Orang Tua/Wali/Suami/Isteri yang ditandatangani diatas materai Rp 6.000 diketik manual atau komputer wajib diketahui Lurah atau Kepala Desa;
    Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku;
    Asli Medical Check Up dengan hasil Fit yang masih berlaku dan tidak cacat fisik yang mengganggu dalam bekerja, dan bagi wanita tidak dalam keadaan hamil;
    Pas Foto berwarna terbaru dengan latar belakang putih, menghadap kedepan dan tampak jelas dengan ukuran 3x4 Cm sebanyak 6 (enam) lembar;
    Bagi wanita tidak pernah bertato dan laki-laki tidak pernah bertato dan tidak pernah bertindik;
    Membuat surat pernyataan tidak akan mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus matching yang ditandatangani diatas materai Rp 6.000 diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh Orang Tua/Wali/Suami/Isteri;
    Membuat surat pernyataan tidak akan menuntut ganti rugi apabila dalam proses penempatan ditemukan kasus yang diakibatkan oleh calon TKI sehingga calon TKI dikeluarkannya dari tempat pelatihan yang ditandatangani diatas materai Rp 6.000 diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh Orang Tua/Wali/Suami/Isteri;
    Fotocopy sertifikat kemampuan bahasa Jepang, bahasa Inggris atau bahasa lainnya dan sertifikat keterampilan lainnya (BCLS, BTLS, atau PPGD) bila ada.

    Catatan :
    Untuk ijazah dan Transkrip Nilai dalam bahasa Inggris yang tidak diterbitkan oleh Lembaga Pendidikan dapat diterjemahkan dalam bahasa Inggris dan dilegalisir oleh Penerjemah yang berstatus tersumpah dan fotokopinya dapat dilegalisir oleh Lembaga Penerjemah.
    Pendaftar harus menunjukkan dokumen asli dari persyaratan yang difotocopy.
    Data pada KTP, Paspor, Ijazah dan Akte Kelahiran atau Akte Kenal Lahir harus sama.
    Semua fotokopi dalam ukuran normal dan menggunakan kertas A4.


    F. Jenis Jenis Pemeriksaan MEDICAL CHECK UP


    Medical check Up dilaksanakan di sarana pemeriksaan kesehatan TKI yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dengan jenis-jenis pemeriksaan kesehatan sebagai berikut:


    (1) PHYSICAL REPORT


    a. Height

    b. Weight

    c. Color Vision

    d. Blood Pressure

    e. Visual Acuity

    f. Audiometry


    (2) EPIDEMIC DISEASE


    a. Hepatitis

    - HBs Ag


    b. Syphilis

    - VDRL


    (3) LABORATORY REPORT


    a. Urinalyst

    - Urine Glucose

    - Urien Protein

    - Urien Blood


    b. Liver Function

    - Serum GOT

    - Serum GPT


    c. T-Cholestrol


    d. Anemia

    - Hemotocrit


    e. Blood Type

    - ABO

    - RH


    f. Chest X-Ray

    - Finding


    (4) EXAM FOR POSITITIVES


    a. Hepatitis

    - Hbe Ag

    - Hbe Ab


    b. Sypilis

    - TPHA


    c. Chest P.A-Finding


    (5) Electro Encepalog Graph (EEG)


    (6) TREADMILL


    G. TAHAPAN PROSES SELEKSI
    Penyampaian Berkas Lamaran

    Berkas lamaran CTKI Calon Nurse (Kangoshi) dimasukkan dalam stofmap warna biru, dihalaman muka ditulis nama, alamat, nomor telepon yang mudah dihubungi dan e-mail (para CTKI harus memiliki alamat e-mail karena diperlukan pada saat proses matching). Berkas lamaran disampaikan langsung oleh calon TKI ke Pusrengun SDMK, Kementerian Kesehatan atau ke 24 BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI di seluruh Indonesia.


    Berkas lamaran CTKI Calon Careworker (Kaigofukushishi) dimasukkan ke dalam stofmap warna kuning, dihalaman muka ditulis nama, alamat, dan nomor telepon yang mudah dihubungi dan e-mail (para CTKI harus memiliki alamat e-mail karena diperlukan pada saat proses matching). Berkas lamaran disampaikan langsung oleh calon TKI ke 24 BP3TKI/UPTP3TKI/LP3TKI di seluruh Indonesia.


    Berkas lamaran yang masuk akan dilakukan seleksi administrasi mengenai kelengkapan dan keabsahan persayaratan pendaftaran.
    Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan

    Para CTKI Program G to G ke Jepang untuk jabatan Calon Nurse (kangoshi) dan Calon Careworker (Kaigofukushishi) setelah lulus Seleksi Administrasi harus mengikuti serangkaian tes untuk menilai kualifikasi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari CTKI yang akan ditempatkan dengan jadwal waktu dan tempat akan ditentukan kemudian di Jakarta atau ditempat lain.


    Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk mengetahui seberapa besar kemampuan CTKI dalam bidang Keperawatan. Biaya Tes Tertulis Kemampuan keperawatan ditanggung oleh masing-masing CTKI sebesar Rp 250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
    Tes Psikologi

    Tes Psikologi yaitu tes untuk mengetahui seberapa besar minat, kepribadian, inteligensi, moral dan komitmen dari CTKI terhadap program ini.


    Untuk mendapatkan CTKI yang berkualitas maka setiap CTKI Program G to G Ke Jepang yang telah memenuhi syarat administratif akan dilakukan Tes Psikologi yaitu berupa tes minat dan tes kepribadian, ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar minat yang ditunjukkan oleh calon pedaftar terhadap program ini, CTKI mendaftar karena keinginan pribadi atau tidak. Sedangkan tes kepribadian dilakukan untuk mengetahui tingkat kematangan diri dalam diri setiap pendaftar, untuk mengetahui seberapa besar tingkat kemandirian, penyesuaian terhadap lingkungan kerja nantinya, kemampuan dia untuk bekerja dibawah tekanan, kestabilan emosinya, kedisiplinan, kemauan terhadap melayani orang lain, moralitas, komitmen, dan kepatuhan terhadap peraturan yang ada. Dengan demikian nantinya dapat diketahui sedari awal para pendaftar yang memiliki kualifikasi terbaik.


    Tes Psikologi dilaksanakan oleh BNP2TKI bekerjasama dengan Lembaga Jasa Psikologi yang telah ditetapkan, kepada CTKI Program G to G Ke Jepang setelah Seleksi Administrasi dan lulus Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan. Tes psikologi akan dilaksanakan selama 1 (satu) hari dengan jadwal waktu dan tempat akan ditentukan kemudian di Jakarta atau ditempat lain dengan biaya ditanggung masing-masing CTKI sebesar Rp 250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
    Interview, Japanese Quiz, dan Aptitude Test

    Para CTKI yang lulus Seleksi Administrasi, lulus Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan dan memenuhi syarat psikologis diharuskan mengikuti Interview, Japanese Quiz dan Aptitude Test oleh JICWELS dan Interview oleh institusi pengguna rumah sakit atau panti lansia yang dimulai dengan dilakukannya presentasi seputar Penempatan CTKI Program G to G ke Jepang oleh JICWELS. Waktu dan tempat pelaksanaan akan ditentukan kemudian di Jakarta atau ditempat lain.


    Pada saat interview dengan JICWELS, CTKI akan diminta menandatangani pernyataan bersedia untuk diambil gambarnya melalui video.


    Selama proses seleksi tersebut diatas JICWELS akan membagikan password dan nomor ID kepada masing-masing CTKI Calon Nurse (Kangoshi) dan CTKI Calon Careworker (Kaigofukushishi) untuk pelaksanaan proses matching melalui website JICWELS.
    Medical Check Up

    Bagi Calon Nurse (Kangoshi)dan Calon Careworker (Kaigofukushishi) yang telah lulus Seleksi Administrasi, Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan dan memenuhi persyaratan psikologis serta telah melaksanakan Interview, Japanese Quiz dan Aptitude Test oleh JICWELS dan Interview oleh rumah sakit atau panti lansia, diharuskan melakukan medical check up di lembaga pemeriksaan kesehatan yang ditetapkan dengan biaya sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) yang dibayar oleh CTKI kepada lembaga pemeriksaan kesehatan yang ditetapkan, jika yang bersangkutan FIT dan tidak cacat secara fisik yang dapat mengganggu dalam bekerja (bagi wanita tidak sedang hamil) dapat mengikuti proses matching, sedangkan yang tidak FIT dinyatakan gugur dari proses seleksi.


    Biaya medical check up akan diganti oleh Pemerintah Jepang bilamana hasilnya Fit, memenuhi syarat, matching, lulus ujian bahasa Jepang/JLPT minimal level 5 dan berangkat bekerja ke Jepang.
    Proses Matching

    Bagi CTKI yang hasil medical check up nya FIT dapat mengikuti proses selanjutnya yaitu proses matching yang diselenggarakan oleh JICWELS sebagai berikut:
    CTKI membuka website JICWELS dengan password dan ID yang diberikan, untuk mengetahui daftar rumah sakit atau panti lansia yang meminta dan jumlah permintaan.
    CTKI melakukan analisa data rumah sakit atau panti lansia antara lain dari sisi domisili/lokasi, besarnya institusi, gaji pokok, tunjangan, fasilitas yang diberikan, asrama, perpustakaan, kesempatan belajar, hari libur, cuti, perlindungan dan sebagainya.
    Setelah itu CTKI memilih 10 (sepuluh) institusi rumah sakit atau panti lansia yang sesuai dengan keinginannya untuk dikirim ke JICWELS melalui website dengan daftar pilihan yang disusun sesuai dengan urutan prioritas dari nomor 1 sampai dengan nomor 10 (Preference Order List).
    CTKI akan mendapatkan laporan hasil preference order list (Report) bilamana anda saling memilih atau cocok (matching) maka diterbitkan letter of consent, bila setuju maka di klik Agree dan bila tidak setuju Disagree, selanjutnya mengikuti proses matching kedua. Bilamana hasil report belum matching maka akan keluar daftar penilaian dari masing institusi dengan klasifikasi nilai A,B,C dan D.
    Bagi yang Disagree dan belum matching dapat melakukan proses matching kedua yaitu melakukan pilihan rumah sakit atau panti lansia sebanyak-banyaknya 20 institusi atau sisa institusi yang belum terpenuhi permintaannya dan mengirim ke website JICWELS (Preference Order List).
    Bilamana hasilnya matching akan keluar letter of consent, bila setuju maka pilih Agree bila tidak setuju pilih Disagree artinya tidak menyetujui atau mengundurkan diri dan bagi CTKI yang tidak matching dinyatakan gugur.

    H. PELATIHAN BAHASA JEPANG


    CTKI Program G to G ke Jepang yang telah matching diharuskan mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama 6 (enam) bulan di Indonesia dan 6 (enam) bulan di Jepang, kecuali bagi CTKI yang sudah memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang level 1 atau level 2 (berdasarkan sertifikat yang ditentukan Pemerintah Jepang). Peserta pelatihan bahasa Jepang di Indonesia dan di Jepang diasramakan dengan biaya pelatihan, asrama (akomodasi dan konsumsi) ditanggung oleh Pemerintah Jepang dan CTKI selama mengikuti pelatihan di Indonesia dan di Jepang mendapat allowance dari Pemerintah Jepang sebesar US $ 10 per orang per hari.


    Selama pelaksanaan pelatihan 6 bulan di Indonesia akan dilakukan medical check up kedua, bilamana hasilnya UNFIT dinyatakan gugur tidak dapat melanjutkan pelatihan, dan bilamana hasilnya FIT akan diminta menandatangani perjanjian kerja.


    Pada waktu selesai pelatihan bahasa Jepang di Indonesia akan dilakukan ujian oleh Pelaksana Pelatihan, apabila lulus maka mengikuti proses pemberangkatan dan bilamana belum lulus akan dilakukan test JLPT dengan hasil lulus minimal N5, bagi yang tdak lulus N5 walaupun sudah matching dan menandatangani kontrak kerja dinyatakan gugur dan tidak bisa berangkat mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Jepang dan tidak bisa bekerja di Jepang.


    I. MEDICAL CHECK UP ULANG


    Sebelum masa berakhirnya pelatihan bahasa Jepang selama 6 (enam) bulan di Indonesia CTKI diharuskan melakukan medical checek up ulang, bilamana hasilnya FIT dan lulus ujian bahasa Jepang akan diberangkatkan dan bilamana hasilnya UNFIT atau tidak lulus ujian akan dibatalkan. Diminta selama pelatihan bahasa Jepang para CTKI harus selalu menjaga kesehatan. Biaya medical check up ulang sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah) ditanggung oleh TKI dan akan diganti oleh Pemerintah Jepang bilamana hasilnya fit, memenuhi syarat, lulus ujian bahasa Jepang dan berangkat bekerja ke Jepang.


    J. KONTRAK KERJA, ASURANSI, KTKLN DAN PRE DEPARTURE ORIENTATION


    Para CTKI harus mengerti dan memahami isi kontrak kerja dan penjelasan dari JICWELS, maka jika menyetujui kontrak kerja CTKI menandatangani kontrak kerja yang diketahui oleh BNP2TKI, kontrak kerja tersebut telah ditandatangani terlebih dahulu oleh institusi rumah sakit atau panti lansia dan diketahui JICWELS.


    CTKI Program G to G ke Jepang membayar biaya asuransi perlindungan TKI sebesar Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) untuk pertanggungan perlindungan TKI selama masa pra dan purna penempatan, sedangkan selama masa penempatan bekerja di Jepang diasuransikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Jepang.


    BNP2TKI menerbitkan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) bagi CTKI yang sudah memenuhi persyaratan dengan biaya gratis.


    CTKI Program G to G ke Jepang diharuskan mengikuti Pre Departure Orientation (PDO) selama 3 (tiga) hari sebelum pemberangkatan, dengan biaya sebesar Rp 600.000 (enam ratus ribu rupiah) yang ditanggung oleh CTKI.


    O. PEMBERANGKATAN KE JEPANG


    Pemberangkatan CTKI Program G to G ke Jepang antara lain ditentukan berdasarkan terbitnya visa kerja dari Imigrasi Jepang melalui Imigrasi di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, oleh karena itu jika CTKI tidak pernah bermasalah baik di Indonesia maupun di Jepang maka visa kerja dapat diterbitkan, jika CTKI pernah bermasalah baik di Indonesia maupun di Jepang maka kemungkinan tidak dapat diterbitkan visa kerja, dengan demikian TKI yang tidak terbit visa kerjanya dinyatakan gugur.


    P. BIAYA PENEMPATAN YANG DITANGGUNG PEMERINTAH JEPANG


    Biaya yang ditanggung oleh Pemerintah Jepang dalam pelaksanaan penempatan TKI nurse dan TKI careworker ke Jepang program G to G (Economic Partnership Agreement - EPA) adalah :
    Biaya tiket penerbangan dan airport tax dari Jakarta menuju ke Jepang.
    Biaya apply visa kerja di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta.
    Biaya pelatihan bahasa Jepang, akomodasi dan konsumsi.
    Biaya medical check up dan biaya medical check up ulang, jika TKI memenuhi syarat dan berangkat.
    Allowance/tunjangan bagi TKI nurse dan careworker selama mengikuti pelatihan bahasa Jepang sebesar US $ 10 / hari.

    BIAYA PENEMPATAN YANG DITANGGUNG TKI


    Biaya penempatan yang ditanggung oleh CTKI Program G to G ke Jepang yang dinyatakan matching dan berangkat bekerja ke Jepang adalah sebagai berikut:


    BIAYA PENEMPATAN TKI NURSE DAN CAREWORKER KE JEPANG TAHUN 2014




    Nomor

    Kegiatan

    Biaya

    Keterangan


    1.

    Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan

    Rp 250.000

    Bagi CTKI yang lulus Seleksi Administrasi


    2.

    Tes Psikologi

    Rp 250.000

    Bagi CTKI yang lulus Tes Tertulis Kemampuan Keperawatan


    3.

    Medical Check Up (MCU)

    Rp 1.000.000 *)

    Bagi CTKI yang memenuhi persyaratan psikologi dan mengikuti seleksi JICWELS melakukan MCU. Biaya MCU akan diganti bilamana Calon TKI matching, mengikuti pelatihan dan lulus tes bahasa atau lulus N5Â dan berangkat mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Jepang


    4.

    Medical Check Up (MCU) ulang

    Rp 500.000 **)

    Bagi CTKI mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Indonesia dan lulus tes bahasa Jepang atau lulus N5. Biaya MCU akan diganti bilamana CTKI matching dan berangkat mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Jepang.


    5.

    Biaya Asuransi Perlindungan Pra dan Purna Penempatan

    Rp 100.000

    Bagi CTKI yang sudah menandatangani kontrak kerja


    6.

    Biaya Pre Departure Orientation (PDO) selama 3 (tiga) hari.

    Rp 600.000

    Bagi CTKI yang sudah menandatangani kontrak kerja dan sebelum di berangkatkan ke Jepang


    Biaya Total Bagi TKI yang berangkat bekerja ke Jepang

    Rp 1.200.000

    *)**) Biaya medical check up Rp 1.500.000 diganti/dikembalikan oleh Pemerintah Jepang kepada TKI yang berangkat.



    • PROSES PENEMPATAN


    Selama proses pelaksanaan penempatan CTKI Program G to G ke Jepang dilakukan oleh BNP2TKI bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, dan selanjutnya dapat dipantau/diakses melalui website www.bnp2tki.go.id, www.bppsdmk.depkes.go.id, dan www.jicwels.jp.


    • KETENTUAN PROGRAM


    Program ini hanya berlaku bagi para CTKI yang belum pernah bekerja di Jepang sebagai Calon Nurse atau Calon Careworker dalam program G to G (EPA).


    Demikian pengumuman ini disampaikan, bilamana terjadi kesalahan atau kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya.


    Jakarta, 30 April 2014

    Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah


    ttd


    DR Ir Haposan Saragih M Agr

    NIP: 19610303 198603 1002


    Tembusan Kepada Yth:
    Kepala BNP2TKI (sebagai laporan);
    Deputi Bidang Penempatan;
    Kepala Pusat Rengun SDMK, Kemenkes;
    Kepala BP3TKI dan LP3TKI di Seluruh Indonesia.
    Lowongan Kerja Untuk SMA/SMK, D3, Maupun S1 Gaji 15-25 Juta/Bulan Program magang ke jepang, pendaftaran dapat dilakukan secara Online dengan mengakses tautan dibawah »
    demikian informasi Pendaftaran Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) Program G to G ke Jepang, semoga bermanfaat

    BAGI CALON PESERTA YANG AKAN MENGIKUTI SELEKSI PEMAGANGAN KE JEPANG ANDA WAJIB MELIHAT DAN MEMPELAJARI 2 VIDEO BERIKUT »



    Sebelum masuk silahkan Like Fanpage Kami...! Close

    »Gratis info lowongan kerja Magang Jepang terbaru

    »Gratis tips & Konsultasi menghadapi Seleksi

    Google+ Followers

    INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG

    INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG
    INFO LOWONGAN KERJA PROGRAM PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG MELALUI JALUR IM JAPAN (IMM JAPAN) KERJA SAMA DISNAKERTRANS DAN JALUR SWASTA (NON IMM) UNTUK PRIA DAN WANITA

    Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding

    Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding
    Jasa Video Shooting dan Fotografer Wedding murah di jakarta, untuk berbagai acara misalnya: Pernikahan, prewedding, ulang tahun, famili gathering, seminar, outbond, rapat, workshop dan acara lainnya yang membutuhkan documentasi.
    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More