Mei 2013

Sebelum masuk silahkan Like Fanpage Kami...! Close Lowongan Jepang

»Gratis informasi Lowongan Magang Jepang terbaru

»Gratis tips & Konsultasi menghadapi Seleksi

peserta diklat magang jepang

Diklat Pendidikan Kenshusei

Pendidikan dan Pelatihan Program Magang Jepang

seleksi magang jepang

Seleksi Magang Jepang

tes Seleksi Meliputi:Interview, dokument, psykotest, Medical Check up, FMD(lari, push up, sit up) dan Tes Bahasa Jepang dan Matematika dasar

kontrak magang jepang

Kontrak Magang Jepang

Kontrak Magang dan Proses Pemberangkatan Peserta Diklat .

hak dan kewajiban

Kerja Magang Jepang

Peserta magang di jepang wajib menyelesaikan Kontrak magang kerja di jepang selama 3 tahun sesuai dengan bidang industri dan lokasi penempatan.

sukses magang ke jepang

Sukses Magang Jepang

Peserta yang telah Menyelesaikan Kontrak Magang di jepang wajib pulang ke indonesia dan akan menerima:-Sertifikat Keterampilan dari JITCO, IM Japan, dan Tunjangan modal usaha

Tujuan magang ke jepang

Apakah kenshusei? Siapakah kenshusei? Apa tujuan mereka? Apa misi mereka? Apa harapan mereka?..

Apakah kenshusei? Siapakah kenshusei? Apa tujuan mereka? Apa misi mereka? Apa harapan mereka?..

Adalah Kenshusei, dekiru dake benkyo shite, gamang shite, gambarimasu. 
Kenshusei adalah...trainee, peserta magang, peserta pelatihan kerja di Jepang. Dekiru dake adalah...hanya bisa, hanya dapat melakukan. Benkyo 
shite adalah...belajar, melakukan sesuatu hal tentang belajar. Gamang shite adalah...sabar, tahan, melakukan sesuatu dengan iklhas tidak dengan menahan marah (jepang: tsurai??).Gambarimasu adalah...berusaha, melakukan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh.

Trainee datang ke Jepang ditujukan untuk belajar teknologi, ketrampilan, pengetahuan kerja, industri dan belajar tentang kehidupan jepang. Setelah
kembali ke tanah air diharapkan bisa menyumbangkan semua teknologi, ketrampilan, pengetahuan yang didapat untuk membangun Indonesia, pada umumnya, lingkungan sekitarnya, keluarganya, minimal pasti buat dirinya sendiri.

Pasti...karena dipaksakan untuk hidup di Jepang, secara tidak langsung pasti sudah melakukan proses belajar ,orang jepang sendiri bilang "taihen". Karena mungkin itulah hidup, perlu ditempa biar
kuat. Seperti keris...yang konon para empu membuat keris dari besi yang semula mempunyai berat 40-50 kg ditempa, dipanaskan, ditempa sehingga bisa menjadi keris yang "sakti". Seperti juga keramik...yang dulunya hanyalah tanah liat yang kotor, jelek setelah diaduk, dibanting, dibakar, jika tanah liat bisa bicara mungkin akan teriak kesakitan, tapi akhirnya menjadi keramik yang bagus dan bermanfaat. Seperti juga mutiara...yang katanya terbentuk dari sebutir pasir yang masuk kedalam kerang, karena sakit kerang tersebut mengeluarkan getah, selama bertahun-tahun sampai akhirnya pasir tersebut menjadi mutiara yang bagus dan mahal harganya.
Konon ada seekor anak kerang bertanya kepada ibunya,"Bu,kenapa selama hidup kita harus sakit seperti ini?"ibunya menjawab,"Tuhan memang tidak memberi kita tangan untuk bisa mengeluarkan pasir dari tubuh kita."

Demikian Artikel tentang Tujuan magang ke jepang  semoga bermanfaat, Bagi peserta yang ingin mengikuti program ini silahkan daftar klik >> disini

Artikel Lain Yang Berhubungan
>>Internship/Pekerjaan setelah lulus kuliah di jepang

Beasiswa Kuliah ke JEPANG Terbaru

Berikut Informasi Beasiswa Kuliah ke JEPANG Terbaru 

Program ini ditujukan untuk siswa-siswi Indonesia lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas (S-1), College of Technology (D-3) atau Professional Training College (D-2) di Jepang mulai tahun akademik 2014 (April 2014).
Pelamar hanya bisa mendaftar 1 (satu) program dari S-1, D-3, atau D-2.



PROGRAM
1.Undergraduate (S-1)
Masa studi 5 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang (kecuali jurusan kedokteran umum, gigi, hewan, dan sebagian farmasi lama masa studi adalah 7 tahun).



  • Syarat:
    lulusan SLTA; nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8,4; lahir antara 2 April 1992 dan 1 April 1997. Bagi pelamar S-1 IPS, bisa mendaftar dengan JLPT level N3 atau lebih. Pelamar SLTA jurusan IPS tidak bisa mendaftar IPA.



  • Materi ujian tertulis:
    IPS:Bahasa Inggris, Matematika dan Bahasa Jepang (bagi pendaftar dengan JLPT)
    IPA-a:Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, dan Fisika
    IPA-b,c:Bahasa Inggris, Matematika, Kimia, dan Biologi



  • Pilihan jurusan:
    IPS:
    Laws, Politics, Pedagogy, Sociology, Literature, History, Japanese language, Economics, Business Administration, and others.
    IPA-a:
    Science (Mathematics, Physics, Chemistry); Electric and Electronic Studies (Electronics, Electrical Engineering, Information Engineering); Mechanical Studies (Mechanical Engineering, Naval Architecture); Civil Engineering and Architecture (Civil Engineering, Architecture, Environmental Engineering); Chemical Studies (Applied Chemistry, Chemical Engineering, Industrial Chemistry, Textile Engineering); and other fields (Metallurgical Engineering, Mining Engineering, Maritime Engineering, Biotechnology)
    IPA-b:
    Agricultural Studies (Agriculture, Agricultural Chemistry, Agricultural Engineering, Animal Science, Veterinary Medicine, Forestry, Food Science, Fisheries); Hygienic Studies (Pharmacy, Hygienics, Nursing); Science (Biology)
    IPA-c:Medicine; Dentistry
    2.College of Technology (D-3)
    Masa studi 4 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang. College of Technology memiliki program 5 tahun yang dirancang bagi lulusan SLTP. Siswa penerima Beasiswa Monbukagakusho (lulusan SLTA) akan masuk College of Technology sebagai mahasiswa tahun ketiga. Studi teknik sebagian besar terdiri dari eksperimen / percobaan dan latihan-latihan praktek. Lulusan dari sekolah ini diharapkan menjadi ahli teknik (engineer).



  • Syarat:
    lulusan SLTA Jurusan IPA; nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8,0; lahir antara tgl. 2 April 1992 dan tgl. 1 April 1997



  • Materi ujian tertulis:
    Matematika dan Kimia/Fisika (tergantung kategori jurusan seperti tertulis di bawah)



  • Pilihan jurusan:
    Kimia:Jurusan yang terkait pada bidang kimia seperti “Materials Engineering” dll.
    Fisika:
    Jurusan lain seperti “Mechanical Engineering”, “Electrical and Electronic Engineering”, “Information, Communication, and Network Engineering”, “Architecture and Civil Engineering”, Maritime Engineering” dll.
    3.Specialized Training College (D-2)
    Masa studi 3 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang. Specialized Training College terpisah dari sistem pendidikan Jepang yang biasa. Sekolah ini menawarkan pelatihan praktis kejuruan.



  • Syarat:
    lulusan SLTA; nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8,0; lahir antara tgl. 2 April 1992 dan tgl. 1 April 1997. Bagi pelamar D-2 IPS, bisa mendaftar dengan JLPT level N4 atau lebih.



  • Materi ujian tertulis:
    Bahasa Inggris, Matematika dan Bahasa Jepang (bagi pendaftar dengan JLPT)



  • Pilihan jurusan:
    IPA:
    Civil Engineering and Architecture; Electrical and Electronic Engineering; Wireless Communication; Computer; Information Processing.
    IPS:
    Nourishment; Cooking; Nursery Teacher Training; Nursing Welfare; Social Welfare; Management; Travel; Bussiness; Harmony Dressmaking; Music; Art; Design; Photograph; dll
    Catatan :
    1.Bagi sekolah yang tidak menggunakan standar nasional (misalnya dengan standard IB), nilai akan disetarakan sesuai di atas.
    2.Semua soal ujian dalam bahasa Inggris.
    3.
    Lulusan dari S-1 bisa meneruskan ke S-2, dan lulusan D-3 dan D-2 bisa meneruskan ke S-1 sebagai siswa tahun ketiga. Namun untuk melanjutkan beasiswa, tergantung pada prestasi dan hasil seleksi. Para siswa tentunya harus mengikuti ujian masuk dan masa perpanjangan beasiswa maksimal 2 tahun.


    FASILITAS
    1. Bebas biaya ujian masuk, biaya kuliah dan uang pendaftaran
    2. Tiket kelas ekonomi p.p. Indonesia (Jakarta) - Jepang
    3. Tunjangan ¥117.000/bulan (Besar tunjangan tahun 2013. Untuk tahun 2014 dan tahun selanjutnya ada kemungkinan mengalami perubahan)
    4. Tanpa ikatan dinas

    PROSEDUR PENDAFTARAN
    1. Masa pendaftaran: Pendaftaran Tahap 1 mulai tanggal 1 Mei s/d 24 Mei 2013 untuk lulusan 2012 dan Sebelumnya, dan Pendaftaran Tahap 2 mulai 27 Mei s/d 14 Juni 2013 untuk lulusan 2013. Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan boleh mendaftar.
    2. Pelamar melakukan registrasi di http://www.beasiswamext.or.id.
      Setiap pelamar hanya boleh mendaftar 1 program saja.
    3. Pelamar mencetak [Data Pendaftar] yang dikirimkan ke email pelamar, ditempelkan foto, dan dikirimkan beserta fotokopi nilai Ujian Nasional yang dilegalisir (bisa menggunakan dokumen sementara dari sekolah apabila nilai asli dari Kemdiknas belum keluar) dan fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Jepang (untuk pendaftar dengan JLPT), ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta. Dokumen bisa diantar langsung atau dikirimkan via pos ke :
      Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang
      Jl. M.H.Thamrin 24 Jakarta 10350
      (Cantumkan nomor registrasi pada Kanan Amplop dan dokumen pelengkap)
    4. Dokumen harus sudah tiba maksimal tanggal 24 Mei 2013 untuk tahap 1 dan 14 Juni 2013 untuk tahap 2.
    5. Hanya pelamar dengan dokumen lengkap akan kami proses. Dokumen yang dikirimkan tidak akan dikembalikan.

    PROSEDUR SELEKSI
    1. Pengumuman seleksi dokumen akan ditampilkan di website kedutaan Jepang tanggal 1 Juli 2013.
      Bagi yang lolos seleksi dokumen akan dipanggil untuk mengikuti ujian tertulis (8 / 9 Juli 2013).
      Tidak semua pelamar akan dipanggil ujian tertulis.
    2. Mereka yang lulus ujian tertulis akan dipanggil untuk wawancara di Jakarta (dalam bahasa Indonesia) bulan Agustus. Bagi yang lulus wawancara akan direkomendasikan ke Monbukagakusho.
    3. Mereka yang lolos seleksi di Monbukagakusho akan menjadi penerima beasiswa. Penetapan penerima beasiswa ditentukan pada bulan Januari 2014. Bagi peserta yang lolos, akan berangkat ke Jepang pada awal april 2014.

      Demikian Info Beasiswa Kuliah ke JEPANG Terbaru   semoga bermanfaat, Baca juga artikel

      Website penting:

    Lowongan Magang ke jepang pemda Daerah Istimewa Yogjakarta

    Pemda DIY Buka Program Pemagangan Tenaga Kerja Keluar Negeri dan Dalam Negeri
    YOGYAKARTA (27/03/2013) portal.jogjaprov.go.id.

     – Salah satu penyebab kemiskinan di DIY adalah diakibatkan masih tingginya angka pengangguran serta peluang lapangan kerja. Demikian dikemukakan Gubernur DIY Sri Sultan HB X dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Gubernur DIY, Paku Alam IX ketika membuka Program Pemagangan Dalam dan Luar Negeri di Inna Garuda, Rabu (27/03/2013). 

    Jumlah penduduk miskin yang ada adalah 15,88 persen dari total jumlah penduduk DIY, yang disebabkan antara lain karena tingginya angka pengangguran, dimana hingga di tahun 2012 DIY memiliki penganggur terbuka sebanyak 77.150 orang. Karena itu diperlukan berbagai upaya penurunan tingkat pengangguran supaya angka kemiskinan di DIY dapat ikut diturunkan. Program penanganan pengangguran yang salah satunya adalah dengan adanya fasilitasi kegiatan pemagangan baik dalam maupun luar negeri, merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah DIY dalam penanganan pengangguran. Di bagian yang lain Gubernur DIY berharap kepada para peserta pemagangan, untuk belajar dan berlatih secara sungguh - sungguh, sehingga setelah selesai mengikuti program pemagangan, peserta sudah siap bekerja di dunia kerja yang sebenarnya. 

    Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, Ir. Budi Antono M.Si menyampaikan laporan bahwa Pembukaan Pemagangan Dalam Negeri dan Luar Negeri ini diikuti oleh perwakilan yang berjumlah 400 orang, 35 peserta magang yang akan berangkat ke Jepang, 25 peserta magang dari dana APBD dan 340 peserta magang dari dana APBN. Acara dilanjutkan dengan penyerahan perlengkapan pemagangan kepada perwakilan peserta oleh juga penyerahan tanda penghargaan kepada perusahaan tempat magang oleh Wakil Gubernur DIY Sementara itu Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementrian Naker dan Transmigrasi Republik Indonesia, Ir. Abdulwahab P, Ms.c antara lain mengemukakan bahwa, program pemagangan ini bertujuan untuk menyiapkan anak –anak untuk dapat mandiri dan mengembangkan karir, yang akan berguna kelak, apakah akan bekerja di perusahaan atau berwirausaha. 

    Dengan program pemagangan ini diharapkan dapat meningkatkan proporsi masyarakat yang melakukan wirausaha, sehingga, juga meningkatkan jumlah partisipan dan tenaga kerja yang berpartisipasi di sektorekonomi, tambahnya. 

    Lebih lanjut Dirjen mengingatkan kepada peserta yang akan berangkat ke Jepang, untuk bisa menyesuaikan dengan budaya kerja yang ada disana, menyiapkan mental dan fisik untuk dituntut menghasilkan produk - produk yang memiliki kualitas dunia. Turut hadir dalam acara ini Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementrian Naker danTransmigrasi Republik Indonesia, Ir. Abdul Wahab P, Ms.c., Wakil Ketua Komisi D DPRD DIY Putut Wiryawan, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Sulistyo. CN. SH. M.Si. (teb/vet)


    Demikian Info Lowongan Magang ke jepang pemda Daerah Istimewa Yogjakarta  semoga bermanfaat, Baca juga artikel

    Website penting:

    Peserta Pemagangan di Jepang Dapat Asuransi Jiwa

    Peserta Magang di Jepang Dapat Asuransi Jiwa
    Salah satu peserta magang jepang program The Association for International Manpower Development of Medium and Small Enterprises Japan (IMM Japan) asal Sulawesi Selatan, Asriadi Arifin mengalami kecelakaan lalu lintas di Jepang, pada 8 Mei 2008, dan meninggal esok harinya di rumah sakit setempat.Ahli waris korban meninggal mendapatkan asuransi jiwa sebesar Rp 1,995 miliar (20 juta yen) sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 8 tahun 2008. Aturan tersebut mengatur tentang tata cara perizinan dan penyelenggaraan pemagangan di luar negeri. Setiap warga negara Indonesia yang mengikuti program magang jepang atau di luar negeri dijamin asuransi oleh penyelenggara pemagangan."Khusus untuk peserta pemagangan di luar negeri melalui kerjasama IMM Japan, semua peserta magang mendapat jaminan asuransi kesehatan, kecelakaan, dan kematian, sesuai dengan MoU antara Depnakertrans dengan IMM Japan," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno saat penyerahan asuransi secara simbolis kepada orang tua Asriadi, Arifin Paita, di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2009.Asriadi berangkat ke Jepang untuk menjalani program pemagangan pada 24 Agustus 2005 dan sesuai jadwal akan selesai menjalani magang pada 22 Agustus 2008. Asriadi magang di sebuah perusahaan logam di Shizuoka, Jepang. Namun, nahas menimpanya pada 8 Mei 2008 mengalami kecelakaan mobil dan meninggal esok harinya, 11 Mei. Jenazah dimakamkan di Sopeng Sulawesi Selatan."Karena kecelakaan bukan di tempat kerja, maka perlu negosiasi dengan perusahaan asuransi untuk ganti rugi kecelakaan. Tapi kemudian, pengadilan di sana mengabulkan tuntutan klaim sebesar 30 juta yen, dipotong dengan biaya hukum pengacara, sehingga yang bisa diterima ahli waris sebesar 20 juta yen atau hampir Rp 2 miliar," kata Erman.Sebelumnya, IMM Japan telah membayarkan klaim asuransi dari program pemagangannya sebesar 7 juta yen pada 8 September 2008. "Asriadi anak yang rajin saat menjalani program magang dan saya yakin jika tidak mengalami musibah kecelakaan maka nantinya akan sukses," kata Presiden Direktur IMM Japan Kyoei Yanagisawa yang turut menyaksikan penyerahan asuransi jiwa tersebut.Menurut data Depnakertrans, dari tahun 1993 hingga bulan Juni 2009, peserta program magang jepang dan di luar negeri telah mencapai 37.264 orang. "Sebagian besar melalui program IMM diberangkatkan ke Jepang, yakni sebanyak 29.207 orang," ujar Erman.

    Bagi  peserta yang berminat mengikuti program magang ke jepang bisa baca keterangannya di www.dagangku.com

    Demikian Info Peserta Pemagangan di Jepang Dapat Asuransi Jiwa  semoga bermanfaat, Baca juga artikel

    Website penting:
    bisnis.vivanews.com

    Biaya yang di perlukan peserta magang ke jepang

    kami tidak bisa memberikan pastinya berapa bianyany krn semua proses itu hanya sebagai penunjang keperluan peserta sendiri

    ESTIMASI PEMBIAYAAN PROGRAM PEMAGANGAN.

    Berikut ini kami jabarkan rincian biaya untuk mengikuti program Pemagangan IM japan dari awal (nol).

    Biaya biaya yang kami tulis adalah acuan kasar,karena ada kemungkinan masing-masing peserta akan berbeda pengeluarannya dikarenakan lokasi,kondisi kesehatan ,proses pendidikan ,maupun proses menunggu pemberangkatan.Semuanya dipakai untuk keperluan pribadi peserta.

    Biaya dibawah ini dibayarkan secara bertahap sesuai dengan proses yang sedang di lakukan.Hal ini kami maksudkan agar transparansi program pemagangan tetap terjaga.

    Secara Umum proses untuk pergi ke jepang kami kategorikan menjadi 4 bagian:

    1. Diklat Pendidikan Kenshusei

    2. Perekrutan

    3. Pendidikan Pra pemberangkatan 2 bulan di daerah

    4. Persiapan pemberangkatan di pusat,

    I. Pendidikan Bahasa .

    -.Proses pendidikan / 3-6Bulan Rp.3.500.000

    -.Persiapan medical dasar Rp. 500.000

    siswa akan memperoleh buku modul dan seragam Jiro saat Pendaftaran meliputi:

    -Pendidikan bahasa jepang standart N3

    - Seragam

    -Asrama

    -Teknik wawancara

    - FMD

    - medical checkup

    _shikyubento=manajeman keuangan, sikap, mental, kebudayaan jepang dll

    II. Proses pra pendaftaran

    4.Perkiraan transportasi /3 bln Rp. 450.000

    5.pengurusan dokumen seleksi Rp. 70.000

    Dokumen yang dimaksudkan adalah mengurus legalisir STTB,SKCK,KK,AK-1,Pas photo,Surat dokter,Materai.

    III. Proses seleksi

    6.Medical Ceck up tahap 1 Rp. 300.000

    IV. Pelatihan Tahap 1 (Daerah)

    7.Biaya hidup pelatihan /2 bulan Rp.2.500.000

    8.Pasport,airpot tax,Visa Rp. 1. 500.000

    V. Pelatihan Tahap II (Pusat)

    9.Transportasi ke Pusat Rp. 100.000

    10.Medical ceck II Rp. 700.000

    11.Uang saku 10.000 yen Rp.1.050.000

    12.Persiapan baju,kebutuhan sementara

    di Jepang. Rp. 500.000

    13. Biaya hidup di Cevest Rp. 500.000

    VI. Pemberangkatan Ke Jepang

    Sekali lagi kami tekankan bahwa informasi diatas adalah hitungan kasar dan Untuk keperluan pribadi .Dinas tidak memungut biaya.

    Biaya diatas dikenakan pada siswa yang prosedurnya lancar (artinya tidak perlu penyembuhan penyakit,mudah menerima pelajaran ,dan dokumen sama sekali tidak bermasalah).

    Sedangkan yang melalui jalur swasta Besarnya biaya itu tergantung kontrak kerja dengan perusahaan di jepang dengan sistem paket pendidikan dan pemberangkatan, rata2 membutuhkan biaya antara 10-30 jt tergantung kontrak kerja dan Lokasi penempatan karena untuk jalur swasta, peserta Sendiri yang harus menanggung Dana Penjamin Untuk Masuk Ke Jepang.
    Baca penjelasan Artikel Tentang >>Dana Penjamin Untuk Masuk Ke Jepang

    bagi yang tidak mampu juga bisa mengikuti program kurs TKI yang di sediakan perbankan Negri seperti Mandiri, BNI dll


    Kami infokan bahwa sebenernya hampir semua peserta di kelas kami berasal dari keluarga yang tidak mampu, namun kami memberikan solusi sebagai berikut>>

    pada saat mereka sudah seleksi dan CE Turun, berarti siswa sudah mendat jaminan Lokasi penempatan dan gaji, Untuk Proses pemberangkatan membutuhkan dana sekitar 10-25 juta untuk persiapan, uang saku dan pemberangkatan

    sedang mereka tidak punya uang sama sekali, Peserta magang bisa mengikuti Program Kurs Tki/magang Yang di Sediakan Oleh Bank Pemerentah sebesar 40-50jt dengan angsuran 1,5jt/bln selama 3 thn,

    jadi logikanya = Uang pinjaman bank - Biaya berangkat=50jt-25jt (sisa 25jt uang Anda)

    Besarnya Angsuran Bank = Rp.1.500.000/bulan

    sedangkan gaji anda di jepang=+-15.000.000/bulan

    - Bulan pertama Anda kerja di jepang

    15jt Gaji Anda- 1,5jt(angsuran dibank)=Anda masih menyimpan Gaji sekitar=13,5 Jt/Bulan + Uang Sisa Pinjam diBank 25jt

    jadi di bulan pertama Anda mempunyai Uang sekitar 38,5 Jt(yang tadinya Tidak punya uang sama sekali)

    - Bulan Ke dua

    15jt Gaji Anda- 1,5jt(angsuran dibank)+ 38,5 jt

    =Rp49 jt

    bla..bla dan seterusnya dan hutang siswa akan lunas dengan sendirinya


    Bagi peserta wilayah jateng pembiayaan pemberangakatan oleh Pemda, untuk wilayah di luar jateng  Bisa mengikuti Program Pembiayaan Oleh Bank

    Bila kita ingin hasil yang besar tentu kita juga harus bisa merubah sikap , tindakan yang besar pula dan Bergantung pada Yang Maha Besar

    Salam,,

    Demikian Artikel Biaya yang di perlukan peserta magang ke jepang semoga bermaanfaat, Silahkan baca

    Artikel Lain Yang Berhubungan

    >>Prosedur masuk ke negara Jepang

    >>Dana Penjamin Untuk Masuk Ke Jepang

    >>Biaya Hidup dan Harga Barang di Jepang

    >>Biaya Pendidikan di jepang

    >>Info Kerja Paruh Waktu di jepang

    >>Info cara mendapatkan Beasiswa kuliah ke jepang

    >>Asuransi kesehatan di Jepang

    >>Internship/Pekerjaan setelah lulus kuliah di jepang

    Website Penting:
    >> Info Job Magang jepang Terbaru

    Kisah Alumni pemagangan ke jepang

    beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian
    naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda
    menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan
    .” Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?” tanya si pemuda. 
    “Oh… saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua”,jawab ibu itu.” Wouw… hebat sekali putra ibu” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

    Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.” Kalau saya tidak salah ,anak yang di Singapore tadi , putra yang kedua ya
    bu??Bagaimana dengan kakak adik-adik nya??””
    Oh ya tentu ” si Ibu bercerita :”Anak saya yang
    ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat kerja di perkebunan di Lampung, yang kelima
    menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh
    menjadi Dosen di Semarang.””

    Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh. ” Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ??” Sambil menghela napas panjang,ibu itu menjawab, ” anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak”. Dia menggarap
    sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.”
    Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu….. kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu,
    adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani ??? “
    ….Dengan tersenyum ibu itu menjawab,
    ” Ooo …tidak tidak begitu nak….Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena
    dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia magang ke jepang selama 3 tahun, dia belikan sebidang tanah dan rumah di jogja dan dari hasil kerja kerasnya itulah dia menjadi tulang punggung keluarga”

    P.S:
    Semua orang di dunia ini penting. Buka matamu, pikiranmu, hatimu. Intinya adalah kita tidak bisa
    membuat ringkasan sebelum kita membaca buku itu sampai selesai. Orang bijak berbicara “Hal
    yang paling penting adalah bukanlah SIAPAKAH KAMU tetapi APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN”



    Demikian Artikel tentang Kisah Alumni pemagangan ke jepang semoga bermanfaat, Baca juga artikel

    Website penting:

    sistem pendidikan dasar di SD Negeri Jepang

    Anak saya bersekolah di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) kota Tokyo, Jepang. Pekan lalu, saya diundang untuk menghadiri acara “open school” di sekolah tersebut. Kalau di Indonesia, sekolah ini mungkin seperti SD Negeri yang banyak tersebar di pelosok nusantara. Biaya sekolahnya gratis dan lokasinya di sekitar perumahan.

    Pada kesempatan itu, orang tua diajak melihat bagaimana anak-anak di Jepang belajar. Kami diperbolehkan masuk ke dalam kelas, dan melihat proses belajar mengajar mereka. Saya bersemangat untuk hadir, karena saya meyakini bahwa kemajuan suatu bangsa tidak bisa dilepaskan dari bagaimana bangsa tersebut mendidik anak-anaknya.

    Melihat bagaimana ketangguhan masyarakat Jepang saat gempa bumi lalu, bagaimana mereka tetap memerhatikan kepentingan orang lain di saat kritis, dan bagaimana mereka memelihara keteraturan dalam berbagai aspek kehidupan, tidaklah mungkin terjadi tanpa ada kesengajaan. Fenomena itu bukan sesuatu yang terjadi “by default”, namun pastilah “by design”. Ada satu proses pembelajaran dan pembentukan karakter yang dilakukan terus menerus di masyarakat.

    Dan saat saya melihat bagaimana anak-anak SD di Jepang, proses pembelajaran itu terlihat nyata. Fokus pendidikan dasar di sekolah Jepang lebih menitikberatkan pada pentingnya “Moral”. Moral menjadi fondasi yang ditanamkan “secara sengaja” pada anak-anak di Jepang. Ada satu mata pelajaran khusus yang mengajarkan anak tentang moral. Namun nilai moral diserap pada seluruh mata pelajaran dan kehidupan.

    Sejak masa lampau, tiga agama utama di Jepang, Shinto, Buddha, dan Confusianisme, serta spirit samurai dan bushido, memberi landasan bagi pembentukan moral bangsa Jepang. Filosofi yang diajarkan adalah bagaimana menaklukan diri sendiri demi kepentingan yang lebih luas. Dan filosofi ini sangat memengaruhi serta menjadi inti dari sistem nilai di Jepang.

    Anak-anak diajarkan untuk memiliki harga diri, rasa malu, dan jujur. Mereka juga dididik untuk menghargai sistem nilai, bukan materi atau harta.

    Di sekolah dasar, anak-anak diajarkan sistem nilai moral melalui empat aspek, yaitu Menghargai Diri Sendiri (Regarding Self), Menghargai Orang Lain (Relation to Others), Menghargai Lingkungan dan Keindahan (Relation to Nature & the Sublime), serta menghargai kelompok dan komunitas (Relation to Group & Society). Keempatnya diajarkan dan ditanamkan pada setiap anak sehingga membentuk perilaku mereka.

    Pendidikan di SD Jepang selalu menanamkan pada anak-anak bahwa hidup tidak bisa semaunya sendiri, terutama dalam bermasyarakat. Mereka perlu memerhatikan orang lain, lingkungan, dan kelompok sosial. Tak heran kalau kita melihat dalam realitanya, masyarakat di Jepang saling menghargai. Di kendaraan umum, jalan raya, maupun bermasyarakat, mereka saling memperhatikan kepentingan orang lain. Rupanya hal ini telah ditanamkan sejak mereka berada di tingkat pendidikan dasar.

    Empat kali dalam seminggu, anak saya kebagian melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga. Ia harus membersihkan dan menyikat WC, menyapu dapur, dan mengepel lantai. Setiap anak di Jepang, tanpa kecuali, harus melakukan pekerjaan-pekerjaan itu. Akibatnya mereka bisa lebih mandiri dan menghormati orang lain.
    Kebersahajaan juga diajarkan dan ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Nilai moral jauh lebih penting dari nilai materi. Mereka hampir tidak pernah menunjukkan atau bicara tentang materi.

    Anak-anak di SD Jepang tidak ada yang membawa handphone, ataupun barang berharga. Berbicara tentang materi adalah hal yang memalukan dan dianggap rendah di Jepang.

    Keselarasan antara pendidikan di sekolah dengan nilai-nilai yang ditanamkan di rumah dan masyarakat juga penting. Apabila anak di sekolah membersihkan WC, maka otomatis itu juga dikerjakan di rumah. Apabila anak di sekolah bersahaja, maka orang tua di rumah juga mencontohkan kebersahajaan. Hal ini menjadikan moral lebih mudah tertanam dan terpateri di anak.

    Dengan kata lain, orang tua tidak “membongkar” apa yang diajarkan di sekolah oleh guru. Mereka justru mempertajam nilai-nilai itu dalam keseharian sang anak.

    Saat makan siang tiba, anak-anak merapikan meja untuk digunakan makan siang bersama di kelas. Yang mengagetkan saya adalah, makan siang itu dilayani oleh mereka sendiri secara bergiliran. Beberapa anak pergi ke dapur umum sekolah untuk mengambil trolley makanan dan minuman. Kemudian mereka melayani teman-temannya dengan mengambilkan makanan dan menyajikan minuman.

    Hal seperti ini menanamkan nilai pada anak tentang pentingnya melayani orang lain. Saya yakin, apabila anak-anak terbiasa melayani, sekiranya nanti menjadi pejabat publik, pasti nalurinya melayani masyarakat, bukan malah minta dilayani.

    Saya sendiri bukan seorang ahli pendidikan ataupun seorang pendidik. Namun sebagai orang tua yang kemarin kebetulan melihat sistem pendidikan dasar di SD Negeri Jepang, saya tercenung. Mata pelajaran yang menurut saya “berat” dan kerap di-“paksa” harus hafal di SD kita, tidak terlihat di sini. Satu-satunya hafalan yang saya pikir cukup berat hanyalah huruf Kanji.
    Sementara, selebihnya adalah penanaman nilai.

    Besarnya kekuatan industri Jepang, majunya perekonomian, teknologi canggih, hanyalah ujung yang terlihat dari negeri Jepang. Di balik itu semua ada sebuah perjuangan panjang dalam membentuk budaya dan karakter. Ibarat pohon besar yang dahan dan rantingnya banyak, asalnya tetap dari satu petak akar. Dan akar itu, saya pikir adalah pendidikan dasar.

    Sistem pendidikan Jepang seperti di atas tadi, berlaku seragam di seluruh sekolah. Apa yang ditanamkan, apa yang diajarkan, merata di semua sekolah hingga pelosok negeri. Mungkin di negeri kita banyak juga sekolah yang mengajarkan pembentukan karakter. Ada sekolah mahal yang bagus. Namun selama dilakukan terpisah-terpisah, bukan sebagai sistem nasional, anak akan mengalami kebingungan dalam kehidupan nyata. Apalagi kalau sekolah mahal sudah menjadi bagian dari mencari gengsi, maka satu nilai moral sudah berkurang di sana.

    Di Jepang, masalah pendidikan ditangani oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, dan Ilmu Pengetahuan Jepang (MEXT) atau disebut dengan Monkasho. Pemerintah Jepang mensentralisir pendidikan dan mengatur proses didik anak-anak di Jepang. MEXT menyadari bahwa pendidikan tak dapat dipisahkan dari kebudayaan, karena dalam proses pendidikan, anak diajarkan budaya dan nilai-nilai moral.

    Mudah-mudahan dikeluarkannya kata “Budaya” dari Departemen “Pendidikan dan Kebudayaan” sehingga “hanya” menjadi Departemen “Pendidikan Nasional” di negeri kita, bukan berarti bahwa pendidikan kita mulai melupakan “Budaya”, yang di dalamnya mencakup moral dan budi pekerti.

    Hakikat pendidikan dasar adalah juga membentuk budaya, moral, dan budi pekerti, bukan sekedar menjadikan anak-anak kita pintar dan otaknya menguasai ilmu teknologi. Apabila halnya demikian, kita tak perlu heran kalau masih melihat banyak orang pintar dan otaknya cerdas, namun miskin moral dan budi pekerti. Mungkin kita terlewat untuk menginternalisasi nilai-nilai moral saat SD dulu. Mungkin waktu kita saat itu tersita untuk menghafal ilmu-ilmu “penting” lainnya.

    Demikian sekedar catatan saya dari menghadiri pertemuan orang tua di SD Jepang.
    Artikel Lain Yang Berhubungan

    Ingin kuliah gratis ke jepang Baca keterangannya di www.dagangku.com

    Demikian Artikel tentang Sekolah di Jepang VS Sekolah di Indonesia semoga bermanfaat, Baca juga artikel

    Website penting:

    Kurangi Pengangguran, Maksimalkan Program Magang

    Kurangi Pengangguran, Maksimalkan Program Magang
    SEMARANG, suaramerdeka.com -Program pemagangan dinilai sangat efektif untuk meningkatkan kopetensi dan menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompenten sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja. Maka untuk itu, dengan memperbanyak program-program magang diharapkan bisa mengurangi banyak angka pengangguran. Demikian dikatakan Yusti Anaria, Kasubdit Promosi dan Jejaring Pemagangan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, pada acara Sosialisasi Pemagangan Dalam Negeri yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Semarang, Senin (25/3). Menurut Yusti, program magang sangat diperlukan guna melatih SDM yang belum memiliki pengalaman.

     Di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur yang berpengalaman, diharapkan para peserta bisa menguasai keterampilan atau keahlian tertentu. Perubahan struktur dan kualifikasi jabatan di dunia kerja atau industri, kadang kurang dapat diantisipasi dengan cepat oleh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan. "Maka program pemagangan merupakan alternatif terbaik, karena perusahaan selalu mencari tenaga kerja yang berpengalaman, tanpa harus merekrut atau membajak dari luar," katanya. Untuk memenuhi kebutuhan pemagangan, perlu diselenggarakan kerja sama antara Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dengan perusahaan sebagai penyelenggara. 

    Sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor 22/MEN/IX/2009 disebutkan, bahwa perusahaan hanya dapat menerima peserta magang paling banyak 30 persen dari jumlah karyawan. "Peserta magang terdiri dari pencari kerja, siswa LPK dan tenaga kerja yang ditingkatkan kompetensinya. 

    Adapun jangka waktu pemagangan dibatasi paling lama satu tahun. Apabila lebih dari satu tahun harus dituangkan perjanjian pemagangan baru dan dilaporkan kepada Disnakertrans Kabupaten/Kota," tegasnya. Kepala Disnakertrans Kota Semarang Gunawan Saptogiri mengatakan, sosialisasi pemagangan dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara ketentuan serta implementasi di lapangan. Untuk itu dirinya berharap semua perusahaan dapat menerima peserta magang, karena masih banyak tenaga kerja yang belum mempunyai keterampilan. "Sehingga solusinya perlu dimagangkan sampai mempunyai kompetensi yang dibutuhkan perusahaan," tegas dia.

    Demikian Artikel tentang Kurangi Pengangguran, Maksimalkan Program Magang semoga bermanfaat, Baca juga artikel

    Website penting:

    PERKEMBANGAN PROGRAM PEMAGANGAN KE JEPANG

    PERKEMBANGAN PROGRAM PEMAGANGAN KE JEPANG

    Oleh:

    Ir. Rr. Retno Dewi Broto HS
    (Kasubid. Penempatan Tenaga Kerja, Pusdatinaker, Balitfo)

    Kondisi p engangguran di Indonesia saat ini sudah semakin kritis, pada tahun 2003 jumlah penganggur telah mencapai 38 juta-an orang yang terdiri atas penganggur terbuka (9,13 juta) dan setengah penganggur (28,87 juta). Dari jumlah tersebut, yang berpendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) ke atas sebanyak 7,46 juta orang atau 19,74 persen. Dengan demikian penganggur masih di dominasi oleh tenaga kasar yang rata-rata berpendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) ke bawah yaitu sebesar 30,53 juta orang atau 80,26 persen. J umlah penganggur pada tahun 2004 semakin meningkat, diantaranya berasal dari pemulangan TKI ilegal yang bekerja di Malaysia yang jumlahnya mencapai sekitar 760.000 orang. Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah telah mengambil beberapa langkah diantaranya melalui program pemagangan di luar wilayah Indonesia seperti ke Jepang , Korea , Asia Pasifik dan Singapura.

    Pemagangan di luar wilayah Indonesia ini merupakan bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja/karyawan yang lebih berpengalaman dalam proses produksi barang dan atau jasa di perusahaan, dalam rangka menguasai ketrampilan atau keahlian tertentu yang diselenggarakan di luar wilayah Indonesia . Sedangkan lembaga penyelenggara program pemagangan yaitu lembaga pelatihan kerja yang telah mendapat izin atau telah terdaftar pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan untuk melaksanakan program pelatihan kerja. Penyelenggaraan program pemagangan di luar wilayah Indonesia mengikuti ketentuan yang berlaku di negara penerima peserta program pemagangan .

    Proses pemagangan ke luar wilayah Indonesia ini, di awali dari pra pelatihan bahasa negara tujuan penerima peserta program pemagangan yang dilakukan oleh lembaga latihan/perusahaan/yayasan yang melaksanakan program pemagangan selama kurang lebih satu bulan. Selanjutnya dibuatkan rekomendasi pengiriman peserta pemagangan yang telah lulus pelatihan untuk dikirim ke luar negeri yaitu negara penerima peserta pemagang yang dilakukan oleh yayasan atau perusahaan yang telah ditunjuk. Sedangkan pemagang yaitu seseorang yang telah menjalani pelatihan awal untuk pekerjaan yang memang diakui dapat dimagangkan di negara penerima peserta program pemagangan selama jangka waktu yang telah ditentukan sebagaimana yang ditetapkan dalam kontrak.

    Peserta program pemagangan ke luar wilayah Indonesia ini, memperoleh hak untuk:

    mendapatkan sertifikat dari lembaga pelatihan kerja apabila yang bersangkutan telah menyelesaikan program pemagangan,
    mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan pengakuan kualifikasi kompetensi,
    mendapatkan perlindungan asuransi kecelakaan, kesehatan, kematian yang preminya ditanggung oleh lembaga penerima peserta pemagangan yang besarnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di negara tempat dilaksanakannya program pemagangan,
    mendapat fasilitas keselamatan kerja dan kesehatan kerja selama mengikuti praktek kerja di perusahaan,
    mendapatkan uang saku dan transport sesuai dengan perjanjian antara peserta magang dengan lembaga pelatihan kerja penyelenggara program pemagangan.

    Perkembangan pemberang-katan peserta program pemagangan ke Jepang selama empat tahun terakhir mengalami fluktuasi, yang dipengaruhi oleh situasi perekonomian dan keamanan di Indonesia. Namun selama empat tahun terakhir ini, pemerintah Indonesia telah berhasil memberangkatkan peserta pemagangan ke Jepang sebanyak 7.763 orang. Tabel 2, menunjukkan bahwa pada tahun 2001 jumlah pemberangkatan peserta pemagangan ke Jepang sebanyak 2.094 orang. Pada tahun 2002, jumlah pemberangkatan peserta pemagangan ke Jepang sebanyak 1.697 orang atau menurun 18,96 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2003, jumlah pemberangkatan peserta pemagangan ke Jepang sebanyak 2.183 atau meningkat 28,63 persen dibandingkan tahun 2002. Pada tahun 2004, jumlah peserta pemagangan yang diberangkatkan ke Jepang sebanyak 1.789 orang atau menurun 18,05 persen dibandingkan tahun 2003 atau meningkatkan 5,42 persen apabila dibandingkan pemberangkatan tahun 2002. Pemberangkatan peserta pemagangan ini dilaksanakan setiap bulan, kecuali pada bulan Maret dan Desember tidak ada pemberangkatan.

    Demikian pula dengan pemulangan peserta pemagangan di Jepang dilaksanakan setiap bulan, kecuali pada bulan Maret dan Desember tidak ada pemulangan. Selama empat tahun terakhir ini, jumlah pemulangan peserta pemagangan ke Jepang sebanyak 7.628 orang atau 98,26 persen dari jumlah peserta yang diberangkatkan pada tahun yang sama. Dengan rincian yaitu pada tahun 2001 jumlah pemulangan peserta pemagangan di Jepang ke Indonesia sebanyak 1.838 orang. Pada tahun 2002, jumlah pemulangan peserta pemagangan di Jepang ke Indonesia sebanyak 1.720 orang atau menurun 6,42 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2003, jumlah pemulangan peserta pemagangan dari Jepang sebanyak 2.255 atau meningkat 31,10 persen dibandingkan tahun 2002. Pada tahun 2004, jumlah peserta pemagangan yang dipulangkan dari Jepang sebanyak 1.815 orang atau menurun 19,51 persen dibandingkan tahun 2003 atau meningkatkan 5,52 persen apabila dibandingkan pemberangkatan tahun 2002.

    Sumber : Warta Ketenagakerjaan Edisi 12 (Desember) 2004

    Demikian Artikel tentang PERKEMBANGAN PROGRAM PEMAGANGAN KE JEPANG semoga bermanfaat, Baca juga artikel

    Website penting:

    BAGI CALON PESERTA YANG AKAN MENGIKUTI SELEKSI PEMAGANGAN KE JEPANG ANDA WAJIB MELIHAT DAN MEMPELAJARI 2 VIDEO BERIKUT »



    Google+ Followers

    INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG

    INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG
    INFO LOWONGAN KERJA PROGRAM PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG MELALUI JALUR IM JAPAN (IMM JAPAN) KERJA SAMA DISNAKERTRANS DAN JALUR SWASTA (NON IMM) UNTUK PRIA DAN WANITA

    Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding

    Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding
    Jasa Video Shooting dan Fotografer Wedding murah di jakarta, untuk berbagai acara misalnya: Pernikahan, prewedding, ulang tahun, famili gathering, seminar, outbond, rapat, workshop dan acara lainnya yang membutuhkan documentasi.
    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More