September 2013

Sebelum masuk silahkan Like Fanpage Kami...! Close Lowongan Jepang

»Gratis informasi Lowongan Magang Jepang terbaru

»Gratis tips & Konsultasi menghadapi Seleksi

peserta diklat magang jepang

Diklat Pendidikan Kenshusei

Pendidikan dan Pelatihan Program Magang Jepang

seleksi magang jepang

Seleksi Magang Jepang

tes Seleksi Meliputi:Interview, dokument, psykotest, Medical Check up, FMD(lari, push up, sit up) dan Tes Bahasa Jepang dan Matematika dasar

kontrak magang jepang

Kontrak Magang Jepang

Kontrak Magang dan Proses Pemberangkatan Peserta Diklat .

hak dan kewajiban

Kerja Magang Jepang

Peserta magang di jepang wajib menyelesaikan Kontrak magang kerja di jepang selama 3 tahun sesuai dengan bidang industri dan lokasi penempatan.

sukses magang ke jepang

Sukses Magang Jepang

Peserta yang telah Menyelesaikan Kontrak Magang di jepang wajib pulang ke indonesia dan akan menerima:-Sertifikat Keterampilan dari JITCO, IM Japan, dan Tunjangan modal usaha

Alumni Magang jepang Mengepalai 300 Karyawan


Alumni Magang jepang Mengepalai 300 Karyawan
Memenuhi “undangan” seseorang adalah hukumnya wajib, kalau memang yang diundang memang bisa mendatangi undangan tersebut. Kebetulan tempat pengundang tidak jauh dari tempat yang sambangi, saya putuskan untuk sekalian mengunjunginya. Dengan menaiki sebuah kereta yang cukup nyaman dari Stasiun Tugu, saya naik sebuah kereta Madiun Jaya, sebuah kereta api AC jurusan Jogja-Madiun yang cukup bersih dan sejuk. Kalau tidak ada celoteh obrolan beraksen Jawa dan bahasa Indonesia di situ, Suasananya, membuat saya berpikir seperti naikdensha (電車-kereta api) di Jepang. Mudah-mudahan tingkat kebersihan dan keteraturan seperti ini bisa dipertahankan di perusahaan KA Indonesia.


Di Stasiun Solo Balapan, kota Solo, saya dijemput seorang yang mempunyai antusiasme dengan determinasi tinggi. “Bagaimana kabarnya Mas?”, sapanya ramah khas di depan pintu keluar stasiun. Ya, sang pemberi undangan kali ini adalah seorang pengusaha yang pernah menjadikenshusei (研修生-pemagang) IM Japan. Pernah magang kerja di kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka. Kenshusei ini bernama Teguh, seorang pengusaha yang membawahi sebuah pabrik garment dengan pekerja sekitar 300-350 orang yang berlokasi di kota Sukoharjo, sekitar 10 Km sebelah selatan Kota Surakarta.

Lokasi pabriknya di daerah Combongan yang masih dikitari sawah-sawah hijau nan asri, Teguh sang direktur yang pernah ex Kenshusei ini menggelindingkan bisnisnya di bidang garmen. Dengan senang hati, Teguh mengajak saya “sightseeing” di pabriknya yang didominasi wanita itu. Diantara deru mesin jahit, Dia mencoba menjelaskan alur produksi di pabriknya. Dari proses “menata”-nya dan cara menempatan beberapa tim untuk melakukan QC (Quality Control), saya tahu bahwa sang direktur yang masih muda, sangat melek dan aware dengan masalah kualitas. Sebuah adagium yang tidak asing bagi para pemagang yang pernah merasakan kibishi-nya (厳しいーketat/keras) proses controlling pada manajemen produksi Jepang. Ya, dia sepertinya menerapkan proses pembelajaran yang didapat dari belajar magang, Kaizen procedure. Tak ayal, beberapa barang yang sebenarnya salahnya “minimalis”, harus dimasukkan kotak bertulis “reject”, yang berarti harus diulang proses menjahitnya (kalau masih bisa diperbaiki). Kalau jumlah reject-nya melebihi rata-rata, sang supervisor harus menghadap dan mempertanggungjawabkan “kesalahan”-nya tersebut.


Dengan penerapan QC yang terpadu dan ketat, tak ayal banyak PO yang “dipasrahkan” di perusahaan yang dia pimpin. Ribuan order baju per bulan menunggu untuk digarap, di time chartproduksi tercatat beberapa hari libur yang diharuskan lembur untuk mengejar target pemesanan. Menariknya, tercatat beberapa merek cukup populer, ternyata dikerjakan disitu juga, sebut saja seperti Tom Taylor, Mustang, Oliver, Levis. Dan yang membuat saya “bangga”, dia tetap menyelipkan di tiap piece baju itu dengan label “made in Indonesia”. “Kita harus bangga Mas dengan produk buatan kita sendiri”, ujarnya dengan mimik serius. Membanggakan ada anak muda punya idealisme seperti ini.


Walaupun berorientasi profit, Teguh ternyata sangat memperhatikan hal-hal “remeh” bernada kemanusiaan, seperti kondisi kesehatan anak buahnya. Di sebuah ruangan di sudut pabrik, dia menunjukkan sebuah klinik kecil yang digawangi seorang dokter dengan seorang perawat yang bertugas memeriksa keluhan kesehatan para karyawan secara cuma-cuma, termasuk obatnya. Kesehatan buat semua karyawan pabrik baginya adalah hal mendesak, terlebih biaya kesehatan di luar pabrik masih boleh dikata belum memihak orang kebanyakan, terutama karyawan pabrik. Sebuah langkah yang perlu diapresiasi dari direktur muda ini.


Sosok Teguh barangkali tidaklah banyak. Kalau mau mengamati dengan jeli, kebanyakan para jebolan magang yang kembali ke tanah air. Walaupun secara materi, uang yang dibawa cukup lumayan, banyak yang terpuruk menjadi “miskin” kembali. Barangkali ini cerita lama. Bahkan saya pernah berbincang dengan ketua IKAT-Jepang (Ikatan Alumni Trainee Jepang), Saudara Ribut pernah bertutur hanya sekitar 10-15% saja dari alumni magang Jepang yang jumlahnya kurang lebih 45.000 orang, yang berhasil dan mampu menjadi “sachou” (社長- direktur) seperti Teguh tadi.


Padahal kalau potensi alumni Jepang yang pulang ke tanah air ini digarap dengan lebih serius bukan tidak mungkin akan menjadi basis pembangunan usaha kecil dan menengah (SME’s) Indonesia yang tangguh dan kuat. Karena sebagian besar para kenshusei tersebut, di Jepang tempat magang mereka juga bukan perusahaan-perusahaan besar, tetapi juga perusahaan-perusahaan kecil dan menengah Jepang. Dengan bekal magang yang ber-atmosfer relatif mirip dan skill yang memadai dari pengalaman tersebut, apalagi dari segi finansial uang yang dibawa pulang juga cukup lumayan. Kalau dikelola dengan baik, bukan hal yang mustahil akan bermunculan sentra-sentra industri kecil yang kuat yang akan membuka banyak lapangan usaha.

Insya Allah, saya pribadi akan berusaha membantu dengan sedikit apa yang saya punyai untuk rekan-rekan Kenshusei ini. Meminjam kata-kata seorang kawan ketika rapat pelatihan untuk para kenshusei. “Kenshusei Gituuu Lhooo….pasti Bisa !!!!”

Demikian Artikel tentang Alumni Magang jepang Mengepalai 300 Karyawan semoga bermanfaat, Baca juga artikel

>> Rahasia Sukses Orang jepang

>> Kisah Sukses Alumni magang jepang

Website penting:
>> Info lowongan kerja magang jepang terbaru

Posted by Donny Oktavian Syah

reff:manuverbisnis.wordpress.com


by jasa fotografer ulang tahun jakarta

Rahasia Kesuksesan Orang Jepang

Rahasia Kesuksesan Orang Jepang

Telah kita ketahui dan saksikan Negara Jepang adalah negara maju yang sangat hebat dan berjaya. Namun gempa dan tsunami yang melanda negeri matahari itu menghancurkan sebagian besar wilayah jepang yang berdampak pada perekonomiannya. Akan tetapi sepertinya tidak perlu lama bagi jepang agar bisa kembali menguasai perekonomian dunia, karena Jepang dikenal memiliki rakyat yang sangat luar biasa ulet. Banyak orang-orang sukses berasal dari Jepang.

Akan tetapi ternyata penyebab majunya mereka sudah diajarkan dalam agama Islam jauh sebelum negara Jepang ada. Kita bisa berkaca kepada sejarah, di mana belum ada dalam sejarah dunia, yang bisa menguasai sepertiga dunia hanya dalam waktu 30 tahun. Itulah masa para Khalifah Rasyidin. Kaum muslimin sendiri yang meninggalkan ajaran agama mereka sehingga inilah yang diberitakan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,


إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ وَتَرَكْتُمْ الْجِهَادَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ

“Jika kalian berjual beli dengan cara ‘inah, memegangi ekor-ekor sapi [sibuk berternak, pent], dan menyenangi pertanian dan meninggalkan jihad, niscaya Allah akan menimpakan pada kalian kehinaan, tidak akan mencabutnya dari kalian sampai kalian kembali kepada agama kalian”.[1]

Berikut kita bahas, bahwa apa yang menjadi penyebab majunya Negara Jepang ternyata ada dalam ajaran Islam sejak dahulu.[2]

1.Malu

#“Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dalam pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pemimpin yang terlibat korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.”#


Malu yang terpuji jelas adalah ajaran Islam. Bahkan jelas dan tegas dari sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

إِنَّ لِكُلِّ دِيْنٍ خُلُقًا وَخَلُقُ اْلإِسْلاَمِ الْـحَيَاءُ.

“Sesungguhnya setiap agama memiliki akhlak, dan akhlak Islam adalah malu.”[3]

Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اَلْـحَيَاءُ لاَ يَأْتِيْ إِلاَّ بِخَيْـرٍ.

“Malu itu tidak mendatangkan sesuatu melainkan kebaikan semata-mata.”[4]

Dalam riwayat Muslim disebutkan,

اَلْـحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ.

“Malu itu kebaikan seluruhnya.”[5]]

Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling pemalu. Abu Sa’id Al-Khudri Radhiallahu anhu berkata,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَشَدَّ حَيَاءً مِنَ الْعَذْرَاءِ فِـيْ خِدْرِهَا.

“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih pemalu daripada gadis yang dipingit di kamarnya.”[6]

2.Mandiri

#“Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Bahkan seorang anak TK sudah harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Biasanya mereka mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang nantinya akan mereka kembalikan di bulan berikutnya.”#


Anjuran untuk berusaha sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain adalah ajaran agama Islam.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لأَنْ يَأْخُذَ اََحَدُكُمْ اَحْبُلَهُ ثُمَّ يَاْتِى الْجَبَلَ فَيَاْتِىَ بِحُزْمَةٍ مِنْ حَطَبٍ عَلَى ظَهْرِخِ فَيَبِيْعَهَا فَيَكُفَّ اللهُ بِهَا وَجْهَهُ خَيْرٌلَهُ مِنْ اَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ اَعْطَوْهُ اَوْ مَنَعُوْهُ.

“Sesungguhnya, seorang di antara kalian membawa tali-talinya dan pergi ke bukit untuk mencari kayu bakar yang diletakkan di punggungnya untuk dijual sehingga ia bisa menutup kebutuhannya, adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik mereka memberi atau tidak”.[7]
Demikian juga nabi Dawud, seorang Raja besar, tetapi ia tetap makan dari hasil kerjanya yaitu mengolah besi.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا اَكَلَ اَحَدٌطَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ اَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِْهِ, وَاِنَّ نَبِيَّّ اللهِ دَاوُدُ عَلَيْهِ السَّلامُ كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِْهِ.

“Tidaklah seseorang makan makanan yang lebih baik daripada hasil usahanya sendiri, sedang Nabi Daud Alaihissalam juga makan dari hasil usahanya sendiri”.[8]

3. Pantang menyerah

#“Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambah dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo, ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen).


Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).”#

Semangat dan pantang menyerah!! Ini adalah ajaran Islam.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

احرص على ما ينفعك، واستعن بالله ولا تعجزن، وإن أصابك شيء فلا تقل لو أني فعلت لكان كذا وكذا؛ ولكن قل: قدر الله وما شاء فعل، فإن لو تفتح عمل الشيطان

“Bersemangatlah kamu terhadap apa-apa yang bermanfaat bagi kamu, dan mohonlah pertolongan pada Allah dan jangan merasa lemah (pantang menyerah). Dan jika meminpamu sesuatu maka jangan katakan andaikata dulu saya melakukan begini pasti akan begini dan begini, tetapi katakanlah semua adalah takdir dari Allah dan apa yang dikehendakiNya pasti terjadi.”[9]

Ada tawakkal dalam ajaran Islam, lihat bagaimana motivasi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallamagar kita mencontoh burung dalam berusaha, burung tidak tahu pasti di mana ia akan mendapat makanan, akan tetapi yang terpenting bagi burung adalah ia berusaha keluar dan terbang mencari.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوحُ بِطَاناً

”Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rizki sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.”[10]

“selalu ada Jalan”. ya, ini juga adalah ajaran Islam. Jika kita berusaha dan tawakkal, maka kita akan medapat jalan keluar dari arah yang tidak kita sangka-sangka.

Allah Ta’ala berfirman,

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (At-Thalaq: 3)

4.Loyalitas

#”Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan.”#


Dalam ajaran Islam seorang muslim diajarkan agar mematuhi persyaratan yang telah mereka sepakati. Jika dalam suatu perusahan mereka bekerja, maka mereka harus mematuhi persyaratan perusahaan yaitu harus mencurahkan yang terbaik serta loyal dengan perusahaan teresebut selama tidak melanggar batas syariat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

المُسْلِمُوْنَ عَلَى شُرُوطِهِمْ

“Umat Islam berkewajiban untuk senantiasa memenuhi persyaratan mereka.“[11]

5.Inovasi

#”Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.’#


Islam juga mengajarkan agar kita mengembangkan Ilmu dan belajar (bukan inovasi dalam urusan agama = bid’ah). Bahkan kedudukan orang yang berilmu tinggi baik. Baik Ilmu dunia maupun akhirat.

Allah Ta’ala berfirman,

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (Al-Mujadilah: 11)

6. Kerja keras

#“Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.”#


Kerja keras juga Ajaran Islam. Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa sallam mengajarkan kita berlindung kepada Allah dari sifat malas,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian).”[12]

Bahkan kita harus bersegera dalam kebaikan untuk diri kita.

Allah Ta’ala berfirman,

فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ

“Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan”. (Al-Baqarah: 148)


وَسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa” (Al-Imran:133)

7.Jaga tradisi, menghormati orang tua dan Ibu Rumah Tangga

#“Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari Anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.”#


Tentu saja tradisi yang baik yang dilestarikan. Tradisi yang sesuai dengan nilai luhur dan ajaran Islam. Ajaran Islam juga melertarikan tradisi yang baik. Sebagaimana tradisi orang Arab Jahiliyah yang memuliakan tamu, menepati janji dan sumpah walaupun sumpah itu berat sekali. Bahkan adat/tradisi bisa dijadikan patokan hukum dalam ajaran Islam. Sebagaimana kaidah fiqhiyah.

العادة مجكمة

“Adat/tradisi dapat dijadikan patokan hukum”

Syaikh Doktor Muhammad Al-Burnu Hafizahullah menjelaskan makna kaidah ini, “Bahwasanya adat manusia jika tidak menyelisihi syari’at adalah hujjah dan dalil, wajib beramal dengan konsekuensinya karena adat dapat dijadikan hukum”.[13]

Mengenai perempuan yang sudah menikah dan tidak bekerja (IRT), ini juga ajaran utama agama Islam (Ibu rumah tangga bukan pekerjaan yang sepele dan hina, akan tetapi adalah sebuah kehormatan dan butuh pengorbanan yang akan melahirkan dan mendidik generasi terbaik).

لا تمنعوا نساءكم المساجد وبيوتهن خير لهن

“Janganlah kalian melarang istri-istri kalian pergi ke masjid-masjid, dan rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka”[14]

Mengenai menghormati orang tua. Jelas ini ajaran Islam. Bahkan digandengkan dengan ridha Allah.

Allah Ta’ala berfirman:


وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya danhendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” (Al-Israa’ : 23-24)

8.Budaya baca

#“Jangan kaget kalau Anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca”#


Ayat yang pertama kali turun adalah perintah membaca. Ini adalah ajaran Islam.
Alla Ta’ala berfirman,


اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan” (Al-Alaq: 1)

Begitupula jika kita membaca teladan para ulama, misalnya syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah yang membaca setiap hari 12 jam. Begitu juga ulama yang lain, ada yang membaca sambil berjalan, hingga ia terperosok dalam lubang. Ada yang membaca sampai ia tertidur dengan buku di atas wajahnya.

9 Hidup hemat

#“Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, mungkin kita sedikit heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30, dan ternyata sebelum tutup itu pihak supermarket memotong harga hingga setengahnya.”#

jelas ini ajaran islam, hemat dan berusaha qona’ah. Allah Ta’ala berfirman,


وَالَّذِينَ إِذَا أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَامًا

“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (hartanya), mereka tidak berlebih-lebihan dan tidak pula kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (Al-Furqan: 67)

10.Kerjasama kelompok

#”Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut.Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, namun 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”.”#


Anjuran untuk bekerja sama adalah ajaran Islam. Saling membantu dalam kebaikan dan pahala.

Allah Ta’ala berfirman,

{وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ} [المائدة: 2]

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (Qs. Al Maidah: 2.)

Demikian artikel tentang Rahasia Kesuksesan Orang Jepang semoga bermanfaat, Bagi yang ingin bekerja di negara jepang untuk mempelajari pola hidup dan kerja disana bisa mengikuti program magang jepang

Website penting:

>> Info lowongan terbaru Program magang jepang

>> Lowongan Kerja Ke Jepang Terbaru GRATISS
>> Lowongan Visa Engineering Jepang Terbaru
sumber: muslimafiyah.com


by jasa fotografer ulang tahun jakarta

Prosedur Keimigrasian ke jepang

Prosedur Keimigrasian ke jepang

1. Keterangan Umum.

Pada tgl. 24 Mei 2006, telah diumumkan sebuah undang-undang baru yang merupakan amandemen dari beberapa bagian dari Undang-Undang Pengawasan Keimigrasian dan Pengungsian. Undang-Undang Baru ini akan mulai berlaku pada tanggal 20 November 2007.


Undang-undang yang telah direvisi tersebut mencakup aturan-aturan baru untuk mencegah adanya terorisme. Sebagai bagian dari kerangka kerja ini, akan dilaksanakan tindakan anti-terorisme baru, yang menggunakan keterangan identifikasi pribadi di loket-loket pengawasan imigrasi.

Berdasarkan prosedur keimigrasian yang baru, di loket pengawasan imigrasi para warganegara asing yang akan masuk ke Jepang, akan diwajibkan pengambilan rekam sidik-jari dan foto muka, dan setelah itu petugas pengawasan imigrasi akan melakukan penilaian kelayakan masuk ke Jepang.

Bilamana ada warganegara asing, yang diharuskan untuk diambil sidik-jari dan fotonya, menolak untuk mematuhi aturan baru ini, maka orang yang bersangkutan tidak akan diizinkan untuk masuk ke Jepang dan akan diperintahkan untuk meninggalkan Jepang.

2. Siapa saja yang terkena aturan baru ini

Semua warganegara asing yang memasuki Jepang harus mematuhi aturan baru ini, kecuali :

(1) Special permanent residents (mereka yang telah memperoleh izin tinggal khusus)
(2) Orang-orang yang berusia di bawah 16 tahun.
(3) Orang-orang yang melakukan kegiatan dalam status tinggal sebagai “Diplomat” atau “Official”.
(4) Orang-orang yang diundang oleh kepala dari sebuah badan pemerintah.
(5) Orang-orang yang setara dengan (3) atau (4), berdasarkan peraturan Kementerian Kehakiman.

3. Prosedur Keimigrasian

Para pemohon (orang yang ingin memasuki Jepang) diharuskan untuk mengikuti prosedur berikut ini.1. Pemohon harus menyerahkan paspornya kepada petugas pengawasan imigrasi.


1. Pemohon harus menyerahkan paspornya kepada petugas pengawasan imigrasi.
Prosedur Keimigrasian jepang
Prosedur Keimigrasian jepang
2 Setelah petugas pengawasan imigrasi memberikan petunjuk tentang prosedur yang harus diikuti, pemohon akan diminta untuk meletakkan jari telunjuk kedua tangannya pada digital fingerprint reader. Sidik-jari akan terbaca dan disimpan secara elektromagnetis.

3 Kemudian akan diambil foto muka/wajah, dengan kamera yang terpasang di bagian atas digital fingerprint reader

4 Petugas pengawasan imigrasi akan melakukan tanya-jawab singkat.

5 Setelah penilaian selesai, pemohon akan menerima kembali paspornya dari petugas pengawasan imigrasi.

Q & A Mengapa sekarang mulai diberlakukan sistem pengawasan imigrasi yang baru ?

Inilah jawaban atas berbagai pertanyaan anda mengenai prosedur imigrasi yang baru.

Tanya (T) : Mengapa perlu dilakukan rekam sidik jari dan pengambilan foto terhadap diri saya ?

Jawab (J) : Dengan mengumpulkan data-data identifikasi, seperti sidik-jari dan foto muka, dari para pengunjung ke Jepang, kami dapat melakukan identifikasi terhadap orang-orang yang dianggap dapat menimbulkan bahaya terhadap keamanan, seperti misalnya para teroris, dan orang-orang yang bepergian dengan paspor yang bukan miliknya. Hal ini akan membantu kami mencegah serangan teroris.

T : Bagaimana kalau tidak bisa dilakukan rekam sidik-jari dari jari telunjuk saya ?

J : Bila rekam sidik-jari tidak bisa dilakukan terhadap jari telunjuk anda karena, misalnya, tangan anda tidak punya telunjuk, maka rekam sidik-jari akan dilakukan pada jari lainnya, berdasarkan urutan yang ditentukan oleh Kementerian Kehakiman. Mohon beritahukan petugas pengawasan imigrasi bila ada kesulitan semacam itu.

T : Apa yang akan terjadi bila tidak bisa dilakukan rekam sidik-jari atau pengambilan foto muka pada diri saya ?

J : Petugas pengawasan imigrasi yang bersangkutan akan memeriksa kasus anda secara seksama, untuk menentukan apakah anda termasuk dalam salah satu kategori pengecualian atau tidak. Bila, meski sudah ditentukan bahwa anda tidak termasuk dalam salah satu kategori pengecualian, anda tetap menolak untuk memberikan keterangan identifikasi pribadi tersebut, maka anda tidak akan diberikan izin masuk ke Jepang dan akan diperintahkan untuk meninggalkan Jepang.

T : Bagaimana penyimpanan dan perlindungan terhadap keterangan pribadi yang saya sampaikan pada loket pengawasan imigrasi ?

J : Keterangan pribadi yang akan anda sampaikan kepada kami (sidik-jari dan foto) merupakan data yang penting. Oleh karena itu, kami akan menyimpannya dengan baik dan melindungi data anda, sesuai dengan undang-undang bagi perlindungan data pribadi, yaitu “Undang-Undang bagi Perlindungan Keterangan Pribadi yang Diambil oleh Badan-badan Administratif (pemerintah)”. Akan dilakukan semua tindakan yang diperlukan untuk menjamin keamanan data anda. 

Untuk keterangan selanjutnya, silakan hubungi :

Divisi Urusan Umum (General Affairs Division)
Biro Imigrasi,
Kementerian Kehakiman
1-1-1 Kasumigaseki, Chiyoda-ku,
Tokyo, 100-8977
Jepang
Telpon : +81 (0)3-3580-4111


URL : www.moj.go.jp

Demikian Artikel Prosedur Keimigrasian ke jepang semoga bermanfaat, Sebaiknya Anda juga membaca Artikel yang berhubungan:
>> Aturan dan kondisi visa ke jepang

>> Kebijakan Penerbitan Visa Jepang

>> Izin Masuk dan Izin tinggal di jepang

>> Prosedur pengajuan visa ke jepang

>> wilayah kerja kantor permohonan visa ke jepang

Website penting :
>> Info terbaru lowongan kerja di jepang

reff: www.id.emb-japan.go.jp

Aturan dan kondisi Visa ke jepang

1.

Kalau mau ajukan berkas permohonan visa jam berapa?

Jawab: 

Setiap hari kerja, yaitu hari Senin hingga hari Jumat, jam 8.30-12.00. Harap Anda maklumi bahwa pengajuan permohonan tidak bisa dilakukan pada hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional karena tutup. Kami sarankan Anda untuk memeriksa jadwal libur kami terlebih dahulu di web-site Kedutaan Besar Jepang di Indonesia (http://www.id.emb-japan.go.jp/hoho.html)

2.

Kalau siang, bisa ajukan berkas permohonan visa?

Jawab: 

Pengajuan berkas dilakukan pada pagi hari, jam 08:30 – 12:00. Sedangkan siang hari hanya untuk pengambilan visa.

3.

Saya mau ajukan permohonan visa, persyaratannya apa saja?

Jawab: 

Anda bisa melihat daftar persyaratan web site kami (www.id.emb-japan.go.jp/visa.html), datang bertanya ke loket visa atau telepon ke Bagian Visa Kedutaan Besar Jepang.

4.

Atasan saya mau ajukan permohonan visa untuk keperluan bisnis, boleh diwakilkan?

Jawab: 

Pada prinsipnya, pemohon datang untuk mengajukan permohonan visa. Namun, bila pemohon tidak dapat datang sendiri dikarenakan alasan tertentu, maka bisa diwakilkan (staf dari kantor tempat pemohon bekerja atau keluarga, dlsb). Untuk informasi lebih lengkap, harap melihat web site Bagian Visa Kedutaan Besar Jepang (www.id.emb-japan.go.jp/visa.html).

5.

Saya mau ajukan permohonan visa untuk tujuan wisata, boleh lewat agen perjalanan?

Jawab: 

Proses pengajuan aplikasi visa boleh dilakukan oleh agen perjalanan selama agen tersebut sudah disetujui pendaftarannya oleh kantor Konsulat Jenderal Jepang.

6.

Berapa biaya untuk visa?

Jawab: 

Untuk kunjungan sementara, seperti kunjungan wisata, bisnis, atau keluarga: single entry visa Rp. 350,000,- dan multiple entry visa Rp. 700,000,-.Sedangkan transit visa (single/Double entry) Rp 80,000,-. Harga visa berbeda-beda berdasarkan jenisnya. Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda bisa datang/telepon ke Bagian Visa Kedutaan Besar Jepang.

7.

Apa yang dimaksud dengan multiple entry visa?

Jawab: 

Multiple entry visa adalah visa yang bisa digunakan untuk mengunjungi Jepang berkali-kali selama masa berlaku. Pemohon boleh saja mengajukan permohonan tersebut permohonan tersebut, namun layak atau tidaknya untuk dikabulkan akan ditentukan berdasarkan tujuan kunjungan dan hal-hal lainnya.

8.

Saya berencana pergi ke Amerika melalui Jepang. Apakah perlu visa?

Jawab: 

Ya, Anda perlu Visa. Cara yang harus dilakukan untuk masuk wilayah Jepang adalah sebagai berikut:
  Mengajukan permohonan visa transit di Bagian Visa Kedutaan Besar Jepang. Bila Anda memiliki visa transit, maka Anda dapat tinggal di Jepang selama 15 hari. Ada dua jenis visa transit, yaitu single dan double. Bagi pemegang double transit visa, dapat transit di Jepang pada saat berangkat dan kepulangan. Harga sama saja.

9.

Saya berencana pergi ke Jepang untuk keperluan bisnis. Apakah bias mengajukan permohonan visa transit?

Jawab: 

Tidak bisa. Visa Transit diperuntukkan bagi mereka yang akan pindah pesawat di Jepang dalam perjalanan menuju ke negara lainnya. Misalnya, seseorang yang hendak pergi ke Amerika akan pindah pesawat di Jepang. Maka orang tersebut bisa mengajukan permohonan Visa Transit. Bagi mereka yang akan pergi ke Jepang untuk keperluan bisnis, maka harus mengajukan permohonan visa bisnis.

10.

Suami/istri adalah warga negara Jepang. Apakah saya tetap memerlukan visa ketika pergi ke Jepang?

Jawab: 

Ya, perlu.

11.

Berapa lama proses pembuatan visa?

Jawab: 

Empat hari kerja. Misalnya, Anda memasukkan aplikasi pada hari Senin, maka Anda bisa mencek permohonan Anda pada hari Kamis.

12.

Saya memiliki Multiple Entry Visa, tapi saya membuat paspor baru. Apa yang harus saya lakukan?

Jawab: 

Anda bisa memindahkan visa Anda ke dalam paspor yang baru. Caranya dengan mengisi formulir transfer, membawa paspor lama dan baru, serta pas foto terbaru Anda.

13.

biayanya?

Jawab: 

Empat hari kerja. Dan, tidak dikenakan biaya.

14.

Saya memiliki APEC Business Travel Card (ABTC), dan berencana untuk pergi ke Jepang dalam rangka kunjungan bisnis. Apa saya perlu mengajukan permohonan pembuatan visa?

Jawab: 

Anda tidak perlu mengajukan permohonan pembuatan visa bila Anda memiliki APEC Business Travel Card (ABTC) dan berkunjung ke Jepang untuk tujuan bisnis. Namun, untuk tujuan kunjungan selain bisnis, Anda tetap harus mengajukan permohonan pembuatan visa.

15.

Saya sudah mengajukan permohonan pembuatan visa. Apakah saya bisa melakukan pengecekan melalui telepon untuk mengetahui proses visa saya?

Jawab: 

Harap Anda datang ke loket visa pada hari keempat untuk mengetahui hasil dari proses visa Anda.

16.

Apakah pengambilan visa boleh diwakilkan oleh orang lain?

Jawab: 

Ya, boleh.

17.

Saya kehilangan tanda bukti pengambilan paspor (resi). Apa yang saya harus lakukan?

Jawab: 

Bila Anda kehilangan resi, maka Pemohon sendiri yang harus datang mengambil. Selain itu, harus membawa Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh pemohon, dan bukti identitas diri. Kami sarankan Anda segera menghubungi kantor Konsulat Jenderal Jepang ketika kehilangan resi tersebut supaya tidak disalahgunakan oleh orang lain.

18.

Saya berencana untuk pergi wisata ke Jepang, tapi belum tahu akan menginap dimana. Apakah boleh saya tidak mencantumkan nama hotel dalam formulir visa?

Jawab: 

Tidak, formulir visa dan jadwal kegiatan harus diisi selengkap-lengkapnya.

19.

Sebaiknya ada berapa saldo yang harus dimiliki?

Jawab: 

Saldo yang ada harus mencukupi biaya kebutuhan pemohon selama berada di Jepang.

demikian Artikel Aturan dan kondisi Visa ke jepang semoga bermanfaat, sebaiknya Anda juga membaca Artikel yang berhubungan:>> Kebijakan Penerbitan Visa Jepang>> Wilayah Yurisdiksi (wilayah kerja) Permohonan visa ke jepang>> Izin Masuk dan Izin Tinggal di Jepang>> Informasi Visa ke jepang
Website Penting :>> Info terbaru lowongan kerja di jepang 



reff: www. id.emb-japan.go.jp

Tips buat yang berkuliah di Jepang dan berniat melanjutkan mencari kerja

Kiat Sukses Mencari Kerja di Jepang-Tips buat temen-temen yang berkuliah di Jepang dan berniat melanjutkan mencari kerja-Kadek Fendy Sutrisna 11 Februari 2012

Seiring dengan banyaknya perusahaan Jepang yang mulai menjajaki pasar dunia, beberapa tahun belakangan ini banyak mahasiswa asing termasuk mahasiswa Indonesia direkrut untuk menjadi pekerja di Jepang. Tentu saja proses seleksi pencarian kerja ini tetaplah tidak mudah, negara ini memiliki sistem perekrutan tenaga kerja yang berbeda dengan negara kita. Tapi jangan langsung takut bersaing dulu, karena mereka tetap membutuhkan skill Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia yang kita miliki untuk membantu mereka memasarkan produknya. Tentu saja kita juga punya nilai positip lainnya, yaitu mereka menilai kita sebagai orang-orang pintar yang sudah bisa lolos seleksi sampai bisa berkuliah ke Jepang.
Perlu diketahui bahwa kebanyakan perusahaan di Jepang hanya merekrut mahasiswa yang fresh graduate. Itu artinya apabila berencana bekerja di Jepang, kita harus mempersiapkan diri setahun penuh di tahun terakhir sebelum kelulusan. Jadi apabila kita masuk ke kuliah April/Oktober 2012, proses pencarian kerja harus sudah dilakukan dari Desember tahun 2013. Tahun terakhir ini adalah tahun dimana kita juga sedang sibuk untuk bereksperimen, seminar, atau mempersiapkan tugas akhir/thesis. Jika sudah lulus kuliah dan belum juga mendapatkan pekerjaan, maka sangat susah buat mahasiswa lulusan universitas Jepang untuk mencari kerja di Jepang.
Pada artikel ini saya mencoba untuk berbagi pengalaman saat berkuliah S2 dan mencari kerja di Jepang. Kiat-kiat sukses akan saya paparkan berdasarkan pengalaman pribadi saya. Semoga bisa menjadi masukan dan selamat menikmati.

6 BULAN PERTAMA DI JEPANG : KURSUS INTENSIF BAHASA JEPANG

Saya tiba di Jepang bulan April 2009 dengan skill Bahasa Jepang yang nol besar, tidak bisa Bahasa Jepang sama sekali. Saya memulai petualangan di Jepang dengan mengikuti kelas bahasa intensif dari pukul 9 – 18. Dimana program tersebut menargetkan siswanya untuk lancar berbahasa Jepang dalam 6 bulan. Jika gagal saya harus langsung pulang ke Indonesia.
Tentu saja waktu 6 bulan tidaklah cukup, sangat pendek dan butuh perjuangan ekstra untuk bisa mencapai target tersebut. Oleh karena itu saya selalu belajar juga dirumah dan mungkin saat itu saya hanya tidur4 sampai 6 jam sehari.
Memang tidak semua mahasiswa perantau memiliki kesempatan untuk belajar bahasa lokal negara tersebut sebelum mengikuti perkuliahannya. Namun apabila kesempatan itu ada, saya sangat menyarankan buat rekan-rekan untuk jangan ragu-ragu dan untuk belajar Bahasa Jepang terlebih dahulu semaksimal mungkin. Jika perlu paksa dosen pembimbing kalian untuk memberikan waktu kita dulu di kursus Bahasa Jepang.

6 BULAN KEDUA DI JEPANG : MASUK PERKULIAHAN DAN LANGSUNG PASANG TARGET LULUS JLPT LEVEL 2

Setelah selesai mengikuti kelas Bahasa Jepang, saya akhirnya resmi menjadi mahasiswa S2. Tantangan baru datang lagi pada proses yang ini. Yaitu saat pertama kali saya kuliah, saya bingung kenapa orang-orang disekitar saya menggunakan Bahasa Jepang yang berbeda dari yang saya pelajari. Kecepatan berbicara mereka juga sangat cepat. Selidik punya selidik, ternyata memang Bahasa Jepang yang digunakan sehari-hari sedikit berbeda dengan bahasa Jepang baku yang saya pelajari di kelas kemaren. Apalagi bahasa gaul dan anak mudanya Jepang, tambah berbeda lagi dan butuh jam terbang ekstra untuk bisa menangkap pembicaraan mereka.
Dari sini saya mengambil kesimpulan bahwa untuk dapat diterima kerja di Jepang saya harus meningkatkan skill bahasa Jepang saya menjadi 4 kali lipat dalam 6 bulan ke depan ini. Jujur saja sewaktu selesai kelas bahasa padahal saya sudah yakin bahwa skill Bahasa Jepang saya sudah sangat cukup. Tapi kenyataannya memang mustahil belajar bahasa dan menjadi native hanya dalam 6 bulan
Dari sini saya membuat target gila, yaitu lulus JPLT level 2 dan lulus BJT dalam 2 bulan ke depan ini. Untuk sekedar diketahui bahwa saya masuk S2 bulan Oktober, dan mengikuti tes JLPT bulan Desember. Tes JLPT dilaksanakan 2 kali dalam setahun, Desember dan April.
Saya berpikir waktu itu apabila saya gagal di bulan Desember, maka ini akan bisa menjadi pengalaman untuk mengambil JLPT selanjutnya di bulan April. Saat itu saya belajar sendiri setiap pulang dari kuliah dengan membeli buku khusus kumpulan soal-soal untuk menghadapi JLPT.
Untungnya saya lulus di tes JLPT ini dan bisa langsung melanjutkan tantangan berikutnya, yaitu mengikuti BJT secepatnya. BJT berbeda dengan JLPT. Tes ini lebih condong untuk tes ketrampilan bahasa Jepang di dunia bisnis, seperti bagaimana menggunakan Bahasa Jepang saat kita menelpon rekan bisnis, bagaimana cara mempromosikan produk, bagaimana cara berbicara dengan atasan/bawahan, bagaimana cara mengirim email antar kantor ataupun intern kantor, bagaimana cara menulis surat perkantoran, dll.
Selama 6 bulan di awal kuliah S2 ini, saya fokus meningkatkan skill bahasa Jepang saya. Setiap habis kuliah saya selalu menambah kosakata bahasa Jepang saya dengan mencoba mencatat dan membuat semua tugas menggunakan bahasa Jepang. Setiap kuliah, saya selalu berusaha untuk bertanya, walaupun bahasa Jepang saya masih pas-pasan dan dosen biasanya bingung menjawab pertanyaan yang saya ajukan. Sampai suatu hari dosen-dosen sadar bahwa saya melakukan itu karena juga ingin meningkatkan skill dan kepercayaan diri saya menggunakan Bahasa Jepang.

6 BULAN SELANJUTNYA FOKUS DI LAB

Setelah berhasil lulus tes JLPT level 2 dan tes BJT, selanjutnya saya memilih untuk fokus di Lab. Setiap hari saya selalu dateng ke Lab pukul 9 pagi dan pulang pukul 11 malem. Ini saya lakukan karena mulai semester depan saya akan disibukkan dengan kegiatan mencari kerja. Jadi sebisa mungkin saya berusaha untuk menyelesaikan penelitian saya dalam waktu 6 bulan.  Awalnya di Lab tidak ada kebiasaan menginap. Tapi setelah 2 bulan saya sibuk di Lab, hampir setiap hari kita anak-anak lab menginap bersama.  Hasil penelitian saya pun termasuk memuaskan, karena saya berhasil mengikuti seminar di Jerman, Perancis, Kyushu, Taiwan, dan Bali hanya dalam waktu 6 bulan.


Proses 6 bulan ini juga saya tetap belajar Bahasa Jepang. Saya diajarkan bahasa Jepang yang tidak formal oleh teman-teman Lab. Diajarkan cara membuat paper ilmiah dengan Bahasa Jepang. Jika ada waktu luang, saya mencoba untuk menulis ulang berita Jepang di Internet beserta komentar pribadi saya tentang berita tersebut setiap minggunya. Belajar mengarang menjelaskan penelitan saya dengan menggunakan Bahasa Jepang, dll. Contoh karangan Bahasa Jepang yang sudah saya buat dengan menggunakan bahasa Jepang dapat dibaca pada blog ini.


Yang saya tekankan disini adalah jika mau mencari kerja di Jepang, manfaatkanlah waktu 6 bulan diawal ini sebaik-baiknya untuk menyelesaikan segala kuliah dan penelitian S2. Karena hanya waktu ini yang tersisa dimana kita bisa fokus.

SATU TAHUN TERAKHIR : SAATNYA SIBUK MENCARI KERJA

Setelah selesai dengan penelitian, saatnya saya mulai mencari tau tentang tata cara mengikuti proses mencari kerja di Jepang. Pertama-tama saya mencari informasi tentang perusahaan-perusahaan Internasional yang ada di Jepang. Kemudian saya mencari teman-teman Jepang yang memiliki tujuan sama untuk menyiapkan berkas-berkas dan mengatur jadwal bersama. Diawal-awal saya juga rajin mengikuti seminar-seminar tentang tata cara dan etika mencari kerja di Jepang. Biasanya ada banyak seminar seperti ini di kampus yang bertujuan untuk menjelaskan proses mencari kerja ini kepada mahasiswa asing. Banyak pelajaran yang saya dapat dari mengikuti seminar ini, seperti cara berpakaian, cara mendaftar di perusahaan, cara mengikuti seminar/interview, sopan santun saat mengikuti seleksi, dll.


Di awal bulan Januari saya mulai mendaftar di website-website seperti Rikunabi, Global Leader, IFSA, Mynavi, Jobstreet, dll. Oiya selain mencari kerja, saya juga mendaftarkan diri untuk mengikuti internship di perusahaan-perusahaan yang saya tuju dengan menggunakan web-web tersebut.


Setelah selesai dengan semua itu, perusahaan-perusahaan yang saya tuju saya buat list dan rangkumannya menggunakan Microsoft Exel beserta alamat website, user name, password, gaji perbulan, bidang pekerjaan, alamat perusahaan, jadwal-jadwal interview, dan info-info lainnya. Ini saya lakukan karena perusahaan yang saya tuju lebih dari 10 perusahaan. Saya mulai bingung menghafalkan user name dan password masing-masing perusahaan.
Oiya sekedar informasi bahwa saat kita mencari kerja di Jepang, kita haru mengikuti tahap-tahap seperti mengisi formulir secara on-line, mengikuti seminar (setsumei-kai), mengikuti kunjungan ke pabrik/perusahaan, interview, tes tulis, dan yang terakhir tes kesehatan.
Ada banyak trik-trik yang harus dipelajari di setiap tahapan. Namun intinya adalah kita harus banyak mencoba. Semakin banyak kita mencoba dan bertanya, gagal, dan mencoba perusahaan yang lain lagi maka semakin terbiasa dan semakin pintar kita menjawab setiap pertanyaan interview. Ada 4 pertanyaan pokok yang selalu ditanya setiap interview yaitu : perkenalan diri selama 3 menit; jelaskan tentang penelitian yang sedang kita kerjakan dan penelitian S1; alasan kenapa memilih kerja di perusahaan yang kita tuju itu/jepang; dan 5-10 tahun ke depan apa rencan kita. Jawaban dari keempat pertanyaan ini sebisa mungkin harus bisa kita jawab dengan lancar. Apabila itu sudah bisa maka saya rasa pertanyaan-pertanyaan yang lainnya tidak akan menjadi masalah.


Hal penting lainnya adalah, setiap kita mengikuti seminar atau kunjungan ke perusahaan, jangan lupa untuk membawa catatan kecil. Selalu duduk di depan, catat semua yang disampaikan saat seminar, ajukan pertanyaan sebanyak mungkin adalah tantangan yang harus coba dilakukan apabila kita serius ingin bekerja di perusahaan tersebut. Apabila kita aktif selama mengikuti proses ini, nanti akan ada orang perusahaan yang akan memberikan kartu nama ke kita. Jika ada berikan juga kartu nama kita beserta CV, paper, dllnya yang bisa menjadi pertimbangan mereka. Sesampainya dirumah jangan lupa untuk mengirimkan email terimakasih kepada orang yang memberi kartu nama tersebut beserta kesan-kesan kita dan pertanyaan selama mengikuti proses seminar atau kunjungan ke perusahaan tersebut.
Saat mengikuti tes tulis, cobalah mencari informasi ke bagian arsip kampus, pelajari tes-tes tahun lalu. Biasanya soal tes tulis tidak berubah dari tahun ke tahun.
Jika ada pertanyaan lainnya tentang tata cara atau tips-tips lainnya dalam mencari kerja di Jepang silahkan komentar, akan saya jawab dengan senang hati. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Reff: indone5ia.wordpress.com

Izin Masuk dan Izin Tinggal di Jepang

Disclaimer: pemberian izin masuk atau lazim disebut visa dan izin tinggal di Jepang merupakan hak dan wewenang penuh pemerintah Jepang. Apabila seseorang ditolak visa maupun izin tinggalnya, maka pemerintah Jepang tidak wajib memberitahukan alasan penolakan tersebut kepada yang bersangkutan. KBRI Tokyo tidak bisa memberikan rekomendasi untuk seseorang agar bisa memperoleh izin masuk atau izin tinggal di Jepang. Jawaban-jawaban berikut bukanlah sikap resmi KBRI Tokyo namun merupakan rekomendasi yang biasa diberikan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan.


Saya ingin berkunjung di Jepang, apa yang harus saya lakukan?

Jika seseorang dari sebuah Negara ingin mengunjungi Negara lain, maka yang bersangkutan wajib memperoleh izin masuk atau biasa disebut visa ke Negara yang akan dikunjungi. Hal yang sama berlaku bagi seseorang yang ingin berkunjung ke Jepang. Anda diwajibkan untuk memperoleh visa masuk ke Jepang yang diterakan atau ditempelkan ke paspor Anda. Silakan hubungi Konsulat Jepang di Indonesia (Konsulat di Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar dan Denpasar) untuk memperoleh informasi visa masuk ke Jepang dan silakan hubungi Kantor Imigrasi setempat untuk memperoleh informasi lengkap tentang penerbitan Paspor RI.
Setelah Anda memperoleh visa masuk ke Jepang, silakan anda cek kolom category dalam visa Anda. Sesuaikan kategori tersebut dengan tujuan Anda masuk ke Jepang, misalnya kategori ‘as temporary visitor’ hanya ditujukan bagi Anda yang berkunjung untuk tujuan wisata atau kunjungan singkat lainnya tanpa izin memperoleh penghasilan, kategori ‘as trainee’ ditujukan bagi anda yang berkunjung dengan tujuan untuk pemagangan dan lain-lain.  Anda dilarang melakukan kegiatan di luar kategori yang diizinkan, misalnya Anda melakukan kegiatan yang menghasilkan upah (bekerja) sementara anda memegang visa ‘as temporary visitor’. Pelanggaran terhadap larangan tersebut akan dikenakan sanksi pidana dan pencekalan selama minimal 10 tahun oleh pemerintah Jepang.


Saya ingin bekerja di Jepang, apa yang harus saya lakukan?

Berbeda dengan Negara-negara lain – misalnya Malaysia, Korea Selatan atau Negara-negara Teluk – Pemerintah Jepang sangat selektif dalam menerima pekerja asing. Secara legal formal, sektor informal tertutup bagi pekerja asing, namun demikian warga asing yang bekerja sebagai pekerja profesional (engineer, manager) dimungkinkan untuk masuk dan bekerja di Jepang.
Namun demikian, untuk mensiasati peraturan nasionalnya, beberapa lembaga penyalur di Jepang membuka kesempatan bagi pemagang (kenshuusei) untuk melakukan pelatihan teknis di Jepang dan membantu industri-industri yang kekurangan tenaga kerja semi terampil. Oleh karena itu, pekerja semi terampil di Jepang bukanlah orang yang berstatus sebagai tenaga kerja, namun berstatus sebagai pemagang. Untuk diingat, bahwa kesempatan pemagangan di Jepang hanya berlaku selama 3 (tiga) tahun dan sekali seumur hidup. Bagi Anda yang telah memperoleh kesempatan pemagangan di Jepang, Anda dilarang mengikuti program pemagangan lagi, dan berdasarkan pengalaman yang ada, bagi mereka yang melanggar larangan ini akan dikenakan sanksi pidana dan dicekal untuk masuk ke Jepang dalam jangka waktu minimal 10 tahun oleh pemerintah Jepang.
Bagi Anda yang memiliki keterampilan profesional (engineer, manager dan lain-lain), Anda bisa memperoleh kesempatan kerja di Jepang melalui berbagai perusahaan Jepang yang membuka lowongan pekerjaan profesional. Kesempatan bekerja di Jepang yang lain bagi kaum profesional juga bisa didapat dengan belajar di perguruan tinggi Jepang. Sebagai ilustrasi, banyak tenaga profesional Indonesia yang berada di perusahaan-perusahaan di Jepang direkrut dari perguruan tinggi Jepang tempat mereka belajar.
Bagi Anda yang tidak memiliki keterampilan profesional, silakan Anda menghubungi dinas tenaga kerja setempat dan tanyakan kesempatan untuk pemagangan di Jepang. Lembaga penyalur pemagangan seperti IMM bekerja sama dengan dinas tenaga kerja di beberapa daerah di Indonesia untuk merekrut pemagang dari Indonesia. Selain itu, banyak lembaga penyalur pemagang yang beroperasi di Indonesia.
Informasi mengenai program pemagangan ke Jepang terdapat di situs Direktorat Bina Pemagangan Kemenakertrans RI sedangkan informasi mengenai program pengiriman Perawat dan Caregiver ke Jepang terdapat di situs BNP2TKI


Saya telah memperoleh visa masuk ke Jepang dan sudah tiba di Jepang, apa yang harus saya lakukan?

Apabila Anda berkunjung ke Jepang untuk tujuan apapun, kami sarankan Anda untuk selalu melakukan kontak dan lapor diri ke Perwakilan RI di Jepang yaitu KBRI Tokyo dan KJRI Osaka (bagi Anda yang tinggal di prefektur-prefektur berikut: Fukui, Hyogo, Mie, Osaka, Kyoto, Nara, Shiga, Wakayama, Hiroshima, Okayama, Shimane, Tottori, Yamaguchi, Ehime, Kagawa, Kochi dan Tokushima).
Bagi Anda yang memiliki izin masuk dan tinggal kurang dari 90 hari, Anda tidak diwajibkan untuk memperoleh surat registrasi warga negara asing, namun bagi Anda yang memiliki izin tinggal lebih dari 90 hari, maka sesuai dengan ketentuan Pemerintah Jepang, Anda wajib melakukan registrasi warga negara asing. Silakan hubungi Kantor Biro Imigrasi atau Kantor Pemerintah di tempat Anda tinggal untuk memperoleh informasi lengkap mengenai registrasi warga negara asing.


Saya telah memperoleh visa kunjungan singkat ke Jepang, apakah saya bisa memperpanjang visa tersebut?

Perpanjangan izin masuk atau perubahan izin tinggal bagi warga asing yang berada di Jepang merupakan hak dan wewenang pemerintah Jepang dalam hal ini Biro Imigrasi, Kementerian Hukum Jepang. Untuk kemungkinan perpanjangan atau perubahan izin tersebut, silakan hubungi kantor biro imigrasi di tempat anda tinggal saat ini. Namun secara singkat bisa disampaikan bahwa Biro Imigrasi Jepang akan memberikan perpanjangan atau perubahan izin tersebut berdasarkan keadaan dan syarat-syarat yang telah Anda penuhi.


Saya masuk dengan visa turis namun saya telah tinggal di Jepang melewati batas waktu visa saya, apa yang harus saya lakukan?

Secara legal formal, Anda telah melanggar Undang-undang Kontrol Imigrasi dan Pengungsi Jepang. Pelanggaran ini mengakibatkan sanksi pidana, deportasi dan pencekalan oleh pemerintah Jepang. Apabila anda telanjur melewati batas waktu visa, disarankan agar anda menghubungi Kantor Biro Imigrasi di tempat Anda tinggal saat ini dan meminta bantuan penyelesaiannya.
Namun demikian, Pemerintah Jepang dalam hal ini Biro Imigrasi, Kementerian Hukum Jepang akan memberikan izin tinggal kepada Anda yang telah melanggar batas waktu tinggal apabila Anda dianggap memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan pemerintah Jepang. Salah satu syarat adalah Anda memiliki keluarga (suami atau istri atau anak atau orang tua) yang memiliki izin tinggal yang sah di Jepang atau berkewarganegaraan Jepang.


Saya masuk ke Jepang dengan visa belajar, bisakah saya bekerja di Jepang?

Pada prinsipnya Anda hanya diizinkan melakukan kegiatan sesuai dengan izin tinggal yang diberikan. Namun demikian, apabila Anda masuk dengan visa belajar, Anda dimungkinkan bekerja paruh waktu di Jepang. Persyaratan utama izin bekerja Anda adalah izin bekerja paruh waktu dari institusi pendidikan tempat Anda belajar. Silakan konsultasikan keinginan Anda untuk bekerja paruh waktu dengan pimpinan institusi tempat Anda belajar dan dengan kantor Biro Imigrasi setempat.
Hal yang sama juga berlaku bagi mereka yang memiliki izin tinggal di Jepang selain izin tinggal 'as temporary visitor'. Namun untuk memperoleh izin kerja tersebut, kami sarankan Anda senantiasa berkonsultasi dengan kantor Biro Imigrasi setempat untuk menghindarkan pelanggaran izin tinggal.

demikian Informasi Izin Masuk dan Izin Tinggal di Jepang semoga bermanfaat, sebaiknya Anda juga membaca Artikel yang berhubungan:

>> Kebijakan Penerbitan Visa Jepang

>> Prosedur pengajuan Visa ke jepang

>> Wilayah Yurisdiksi (wilayah kerja) Permohonan visa ke jepang

Situs Penting:
>> Info Terbaru Lowongan Magang Jepang

Kebijakan Penerbitan Visa Jepang

Kebijakan Penerbitan Visa Jepang 
dalam rangka Memberantas Perdagangan Manusia (Trafficking)

1.
  Untuk meningkatkan kesempatan para warganegara asing untuk berkunjung ke Jepang, Kementerian Luar Negeri Jepang telah berupaya menyederhanakan prosedur pemeriksaan terhadap setiap permohonan visa Jepang. Sementara itu, juga ditingkatkan upaya untuk mencegah kegiatan illegal di Jepang. Sebagai bagian dari pengawasan keimigrasian tersebut, bila diperlukan, setiap permohonan visa akan dilakukan pemeriksaan secara ketat. Khususnya, akhir-akhir ini, yang menjadi keprihatinan pemerintah Jepang adalah teridentifikasinya cukup banyak korban perdagangan manusia (trafficking) di kalangan wanita asing yang dibawa ke Jepang melalui organisasi-organisasi kejahatan, terutama dari Asia, Eropa Timur, Rusia, dan Amerika Latin.
  Dari sisi kemanusiaan serta dan guna melindungi hak asasi para wanita asing dan anak-anak, pemerintah Jepang telah berupaya memerangi perdagangan manusia.
(Rencana Aksi Jepang berupa Tindakan-tindakan untuk Memerangi Trafficking :
      http://www.mofa.go.jp/policy/i_crime/people/index_a.html).
2.
  Kedutaan Besar Jepang dan Konsulat Jepang di seluruh dunia telah berupaya untuk memeriksa setiap permohonan visa secara hati-hati, dan upaya ini akan terus dilanjutkan guna mencegah terjadinya trafficking . Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh Kantor Konsulat Jepang di Indonesia mulai menerapkan pemeriksaan permohonan visa secara ketat, termasuk permohonan visa kunjungan sementara. Untuk meningkatkan kesempatan para warganegara asing untuk berkunjung ke Jepang, Kementerian Luar Negeri Jepang telah berupaya menyederhanakan prosedur pemeriksaan terhadap setiap permohonan visa Jepang. Sementara itu, juga ditingkatkan upaya untuk mencegah kegiatan illegal di Jepang. Sebagai bagian dari pengawasan keimigrasian tersebut, bila diperlukan, setiap permohonan visa akan dilakukan pemeriksaan secara ketat. Khususnya, akhir-akhir ini, yang menjadi keprihatinan pemerintah Jepang adalah teridentifikasinya cukup banyak korban perdagangan manusia (trafficking) di kalangan wanita asing yang dibawa ke Jepang melalui organisasi-organisasi kejahatan, terutama dari Asia, Eropa Timur, Rusia, dan Amerika Latin.
3.
  Dalam hal ini, ada kemungkinan terjadi kasus di mana proses pemeriksaan permohonan visa diperlukan waktu yang lebih lama daripada waktu biasa, yaitu rata-rata 4 hari kerja; atau bisa saja pemohon diminta untuk menyampaikan dokumen tambahan dan/atau diperlukan wawancara (tanya-jawab), khususnya bila pemohon adalah wanita muda atau anak-anak yang rentan terhadap trafficiking manusia. Untuk itu kami mohon pengertian dan kerjasama anda.

Berikut ini dicantumkan beberapa petunjuk yang mungkin anda perlukan sebelum anda mengajukan permohonan visa ke Jepang :
Sudahkah anda membaca dan tahu tentang undang-undang keimigrasian dan peraturan-peraturan Jepang ?
Bila anda mengajukan permohonan untuk “temporary visitor visa” (visa kunjungan sementara), maka anda TIDAK BOLEH bekerja di Jepang.
Bila anda mengajukan permohonan untuk “working visa” (visa untuk bekerja), maka anda harus lulusan pendidikan tinggi atau punya pengalaman kerja tertentu sebagai seorang profesional di suatu bidang. TIDAK diizinkan bekerja sebagai waitress (pelayan), hostess, maid (pembantu) dan PSK (pekerja seks komersial). Jangan menjadi korban yang terperangkap oleh bujukan seseorang untuk mendapatkan pekerjaan demikian, hal itu dapat akibatkan terjadinya trafficking manusia.
Apakah semua dokumen yang anda miliki seperti paspor, kontrak, sertifikat, dan formulir aplikasi visa sudah diperiksa dengan seksama oleh anda sendiri? Apakah keterangan pada masing-masing dokumen itu benar dan tepat ? Apakah memang anda sendiri yang menandatangani dokumen-dokumen itu ?
Apakah anda tahu benar apa yang akan anda lakukan/kerjakan di Jepang ? Bila anda akan bekerja di Jepang, apakah anda tahu tentang persyaratan kerja dan aturan upahnya ? Apakah anda sudah punya nomor telpon darurat di Jepang, seperti kedutaan besar, konsulat atau kantor perwakilan negara asal anda ?
Apakah anda telah membayar uang dalam jumlah besar untuk mendapatkan visa ke Jepang ? Atau anda telah meminjam uang dalam jumlah besar yang akan anda kembalikan dengan penghasilan yang nanti anda akan peroleh di Jepang ? Perlu anda ketahui bahwa ada sejumlah agen dan broker (calo) yang mencoba mengeksploitasi (memeras) anda dengan mengirim anda ke Jepang.

Kalau ada hal yang ingin anda tanyakan atau timbul keraguan dalam prosedur permohonan visa ke Jepang ini, silakan anda hubungi petugas visa di Kedutaan Besar Jepang bagian Konsuler

demikian Informasi kebijakan Penerbitan Visa Jepang semoga bermanfaat, sebaiknya Anda juga membaca Artikel yang berhubungan:
>> Prosedur pengajuan Visa ke jepang
>> Wilayah Yurisdiksi (wilayah kerja) Permohonan visa ke jepang

Website penting:
>>Informasi Lowongan kerja Perusahaan jepang

reff:www.id.emb-japan.go.jp

BAGI CALON PESERTA YANG AKAN MENGIKUTI SELEKSI PEMAGANGAN KE JEPANG ANDA WAJIB MELIHAT DAN MEMPELAJARI 2 VIDEO BERIKUT »



Google+ Followers

INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG

INFO LOWONGAN PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG
INFO LOWONGAN KERJA PROGRAM PEMAGANGAN RESMI KE JEPANG MELALUI JALUR IM JAPAN (IMM JAPAN) KERJA SAMA DISNAKERTRANS DAN JALUR SWASTA (NON IMM) UNTUK PRIA DAN WANITA

Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding

Creating Pro - Video Shooting & Foto Wedding
Jasa Video Shooting dan Fotografer Wedding murah di jakarta, untuk berbagai acara misalnya: Pernikahan, prewedding, ulang tahun, famili gathering, seminar, outbond, rapat, workshop dan acara lainnya yang membutuhkan documentasi.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More